Utang Negara Naik, Risiko Meningkat
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Biaya utang pemerintah berisiko meningkat di tengah tekanan global dan pelemahan nilai tukar rupiah yang membayangi pasar obligasi domestik. Kondisi ini berpotensi mendorong investor menuntut imbal hasil lebih tinggi atas Surat Berharga Negara (SBN), baik di pasar primer maupun sekunder.
Ekonom Global Market Maybank Indonesia Myrdal Gunarto menilai, pelemahan rupiah ke kisaran Rp 17.000 per dolar AS turut mengerek persepsi risiko investor terhadap aset keuangan Indonesia. Dampaknya, setiap penerbitan utang baru berpotensi dibanderol dengan yield yang lebih mahal.
