Wall Street Berakhir Variatif Menanti Hasil Rapat Moneter The Fed

Rabu, 30 Januari 2019 | 06:52 WIB
Wall Street Berakhir Variatif Menanti Hasil Rapat Moneter The Fed
[]
Reporter: Sumber: Reuters | Editor: Hasbi Maulana

KONTAN.CO.ID - NEW YORK. Saham-saham Wall Street berakhir bervariasi pada hari Selasa (29/1). Saham Alphabet (induk Google), Facebook dan saham terkait teknologi lainnya turun, sementara saham 3M dan sektor industri lainnya meningkatkan Dow Jones Industrial Average.

Suku bunga juga menjadi fokus ketika Federal Reserve memulai pertemuan kebijakan moneter dua hari. Setelah menaikkan suku bunga secara bertahap tahun lalu, bank sentral mengambil pendekatan wait and see`pengetatan lebih lanjut dalam menghadapi perlambatan luar negeri dan volatilitas pasar.

The Fed secara luas diperkirakan akan membiarkan suku bunga tidak berubah pada hari Rabu, dan investor akan melihat laporan kinerja Januari hari Jumat untuk petunjuk tentang laju inflasi masa depan.

"Ini adalah hari keragu-raguan. Saya tidak berpikir ada orang yang ingin membuat taruhan besar di depan semua berita itu," Willie Delwiche, ahli strategi investasi di Baird, mengatakan tentang pendapatan perusahaan, keputusan Fed dan laporan ketenagakerjaan.

Indeks industri S&P, yang terpukul setelah peringatan dari Caterpillar pada hari Senin, rebound 1,37% , dibantu oleh laporan yang lebih baik dari perkiraan dari 3M Co dan perusahaan pertahanan.

Amazon.com Inc, Facebook Inc dan Microsoft Corp, yang semuanya akan melaporkan hasil kuartalan akhir pekan ini, masing-masing turun lebih dari 2%.

Indeks teknologi S&P kehilangan 1,01%.

Analis rata-rata memperkirakan laba per saham agregat S&P 500 perusahaan meningkat 14,2% pada kuartal keempat. Tetapi dengan pemotongan pajak perusahaan AS yang sekarang berumur setahun, pendapatan 2019 terlihat naik lebih moderat 5,6%.

Ketika pejabat Washington dan Beijing bersiap untuk menghadiri pertemuan perdagangan tingkat tinggi minggu ini, Departemen Kehakiman melontarkan tuduhan terhadap raksasa telekomunikasi China Huawei yang berpotensi menyuramkan pembicaraan tersebut.

Dow Jones Industrial Average naik 0,21%, berakhir ke 24.579,96. S&P 500 turun 0,15% menuju 2.640. Nasdaq Composite turun 0,81% menjadi 7.028,29.

Volume perdagangan mencapai 6,9 miliar saham, lebih kecil dibandingkan rata-rata 7,6 miliar saham selama 20 hari perdagangan terakhir.

Bagikan

Berita Terbaru

Ada Bioskop Pelat Merah Sinewara, Saham CNMA Masih Jadi Pilihan Utama
| Rabu, 18 Februari 2026 | 18:00 WIB

Ada Bioskop Pelat Merah Sinewara, Saham CNMA Masih Jadi Pilihan Utama

Bioskop pelat merah ini digagas untuk mengurai ketimpangan antara pertumbuhan industri film dengan ketersediaan layar bioskop di tanah air.

Sempat Mencapai Harga Pucuk, Saham ELSA Diprediksi Bisa Kembali Capai ATH
| Rabu, 18 Februari 2026 | 15:00 WIB

Sempat Mencapai Harga Pucuk, Saham ELSA Diprediksi Bisa Kembali Capai ATH

Saham PT Elnusa Tbk (ELSA) terus menanjak sejak awal tahun. Belum ada isu aksi korporasi yang beredar di kalangan pelaku pasar.

Perak Mengekor Kenaikan Harga Emas, Bisakah Jadi Alternatif Pilihan?
| Rabu, 18 Februari 2026 | 14:02 WIB

Perak Mengekor Kenaikan Harga Emas, Bisakah Jadi Alternatif Pilihan?

Perak dan emas punya klasifikasi aset yang berbeda. Perak pada umumnya lebih dianggap sebagai logam industri yang cenderung volatile.

Peta Pasar LNG Global Berubah, Indonesia Berpotensi Ketergantungan Impor Gas
| Rabu, 18 Februari 2026 | 10:30 WIB

Peta Pasar LNG Global Berubah, Indonesia Berpotensi Ketergantungan Impor Gas

Meski masih berstatus salah satu importir LNG terbesar jagat raya, China mulai bermanuver sebagai pedagang global.

Anggaran Kesehatan Nasional Naik, OMED Incar Laba Tahun 2026 Tumbuh Dua Digit
| Rabu, 18 Februari 2026 | 09:43 WIB

Anggaran Kesehatan Nasional Naik, OMED Incar Laba Tahun 2026 Tumbuh Dua Digit

Tahun ini PT Jayamas Medica Industri Tbk (OMED) menargetkan pendapatan Rp 2,3 triliun pada 2026, tumbuh 10%-15% secara tahunan.

PGEO Siap Eksekusi Program MESOP dalam Tiga Tahap
| Rabu, 18 Februari 2026 | 09:35 WIB

PGEO Siap Eksekusi Program MESOP dalam Tiga Tahap

Periode pelaksanaan MESOP PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGEO) berlangsung selama 30 hari bursa, yaitu sejak 24 Februari 2026.​

Minta Restu Pemegang Saham, DSSA Akan Stock Split dengan Rasio 1:25
| Rabu, 18 Februari 2026 | 09:32 WIB

Minta Restu Pemegang Saham, DSSA Akan Stock Split dengan Rasio 1:25

PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) akan melaksanakan stock split usai mendapatkan restu pemegang saham dalam RUPSLB pada 11 Maret 2026. 

Emiten Ritel Memburu Berkah Imlek dan Ramadan
| Rabu, 18 Februari 2026 | 09:25 WIB

Emiten Ritel Memburu Berkah Imlek dan Ramadan

Emiten ritel berpotensi meraup cuan dari momentum perayaan Tahun Baru Imlek dan bulan Ramadan tahun 2026.​

Saras Effect Memudar, Saham TRIN Anjlok ke Rp 1.025 Meski Proyeksi Laba Meroket
| Rabu, 18 Februari 2026 | 08:35 WIB

Saras Effect Memudar, Saham TRIN Anjlok ke Rp 1.025 Meski Proyeksi Laba Meroket

Manuver terbaru PT Perintis Triniti Properti Tbk (TRIN) mencakup rencana menggarap proyek pusat data (data center) dan gudang logistik.

Gesekan Kartu Kredit Perbankan Ditargetkan Tumbuh 7%–10% Tahun Ini
| Rabu, 18 Februari 2026 | 07:00 WIB

Gesekan Kartu Kredit Perbankan Ditargetkan Tumbuh 7%–10% Tahun Ini

​Transaksi kartu kredit tumbuh dua digit pada 2025 dengan kualitas kredit tetap terjaga. Tapi laju pertumbuhan diprediksi melambat tahun ini.

INDEKS BERITA

Terpopuler