Waspadai Potensi Aksi Ambil Untung di Rupiah

Rabu, 04 Agustus 2021 | 07:05 WIB
Waspadai Potensi Aksi Ambil Untung di Rupiah
[]
Reporter: Danielisa Putriadita | Editor: Harris Hadinata

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kurs rupiah sudah naik cukup tinggi. Pelaku pasar perlu mewaspadai potensi profit taking terhadap rupiah hari ini.

Analis Monex Investindo Futures Andian Wijaya menilai peluang terjadinya aksi ambil untung cukup besar. Ia memperkirakan kurs rupiah hari ini akan bergerak dengan rentang pergerakan Rp 14.250-Rp 14.450 per dollar AS. 

Di sisi lain, Kepala Ekonom Bank Central Asia David Sumual mengatakan, dollar AS masih terus bergerak datar. Selain karena The Fed dovish, dollar AS juga terpengaruh sentimen negatif rilis PMI sektor manufaktur AS yang lebih rendah dari proyeksi pelaku pasar dan data bulan sebelumnya, yaitu di level 59,5 di periode Juli.

Andian juga melihat pelemahan dollar AS yang terjadi sejak pekan lalu masih berpotensi membuat kurs rupiah menguat. Selain itu, sikap hati-hati pelaku pasar dalam menantikan rilis laporan non-farm payroll AS pekan ini juga membuat rupiah cenderung menguat.

Sementara, dari dalam negeri, David melihat belum ada sentimen signifikan yang mempengaruhi rupiah. Namun, pelaku pasar tengah menantikan data pertumbuhan ekonomi domestik kuartal dua yang bakal dirilis bulan ini. Menurut proyeksi David, kurs rupiah akan bergerak dalam kisaran Rp 14.320-Rp 14.400 per dollar AS.

Selasa (3/8), kurs spot rupiah menguat 0,56% menjadi Rp 14.342 per dollar AS. Sementara, kurs referensi JISDOR menguat 0,65% ke Rp 14.362 per dollar AS.

Bagikan

Berita Terbaru

Pasar Modal Membaik, tapi Investor Reksadana Masih Menahan Diri
| Minggu, 20 September 2026 | 09:00 WIB

Pasar Modal Membaik, tapi Investor Reksadana Masih Menahan Diri

Pemulihan pasar domestik sejak Juli belum sepenuhnya mendongkrak dana kelolaan industri reksadana. Mengapa laju AUM masih seret?

Patok Harga Rp 500 Per Saham, Sarana central Bajatama (BAJA) Gelar Rights Issue
| Minggu, 20 September 2026 | 08:53 WIB

Patok Harga Rp 500 Per Saham, Sarana central Bajatama (BAJA) Gelar Rights Issue

Harga pelaksanaan rights issue ditetapkan PT Sarana central Bajatama Tbk (BAJA) sebesar Rp 500 per saham.​

Tambang Emas di Poboya Beroperasi, Kinerja BRMS Berpotensi Mendaki
| Minggu, 20 September 2026 | 08:41 WIB

Tambang Emas di Poboya Beroperasi, Kinerja BRMS Berpotensi Mendaki

Seiring rampungnya proses pushback tambang Poboya, produksi emas BRMS pada paruh kedua 2026 seharusnya menunjukkan pemulihan volume produksi.

Kisah Mereka yang Tetap Touring Bersama di Usia Senja
| Minggu, 20 September 2026 | 07:10 WIB

Kisah Mereka yang Tetap Touring Bersama di Usia Senja

Touring tak hanya milik anak muda. Para pengendara atau biker lansia juga bisa aktif menjelajahi berbagai daerah dengan

PGEO Merangsek ke Ekosistem Data Center
| Minggu, 20 September 2026 | 06:15 WIB

PGEO Merangsek ke Ekosistem Data Center

PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGEO) mengincar peluang dari pertumbuhan pusat data, dan mempersiapkan proyek perconntohan.

Permintaan Diproyeksi Membaik, ini Proyeksi Analis Bagi JPFA
| Minggu, 20 September 2026 | 06:04 WIB

Permintaan Diproyeksi Membaik, ini Proyeksi Analis Bagi JPFA

Sentimen yang perlu diperhatikan untuk mencermati kinerja JPFA ke depan antara lain terkait pemulihan harga ayam broiler.

Strategi Dirut YB Sekuritas Disiplin Mengatur Portofolio Investasi
| Minggu, 20 September 2026 | 06:00 WIB

Strategi Dirut YB Sekuritas Disiplin Mengatur Portofolio Investasi

Dua dekade berkecimpung di pasar modal membuat Rangga Raharja akrab dengan siklus naik turun bursa saham

Arus Kas Menipis, Bisnis Gadai Laris
| Minggu, 20 September 2026 | 05:55 WIB

Arus Kas Menipis, Bisnis Gadai Laris

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat penyaluran pembiayaan industri pergadaian naik 50,73% secara tahunan per Juli 

Mereka Menangkap Tren Pergeseran ke Pencegahan Penyakit
| Minggu, 20 September 2026 | 05:35 WIB

Mereka Menangkap Tren Pergeseran ke Pencegahan Penyakit

Startup healthtech makin banyak dan kini mulai mengembangkan layanan preventif. Seperti apa strateginya?      

Pesaing Data Center
| Minggu, 20 September 2026 | 05:05 WIB

Pesaing Data Center

Untuk satu data center setidaknya akan menghabiskan air sekitar 6.000 meter kubik sampai 15.000 meter kubik air per hari.

INDEKS BERITA

Terpopuler