Waspadai Risiko Saham yang Dikenai Sanksi Denda BEI

Kamis, 14 Juli 2022 | 09:08 WIB
Waspadai Risiko Saham yang Dikenai Sanksi Denda BEI
[ILUSTRASI. Sebanyak 51 emiten terlambat menyampaikan laporan keuangan kuartal I 2022 KONTAN/Carolus Agus Waluyo]
Reporter: Kenia Intan | Editor: Narita Indrastiti

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Sebanyak 51 emiten mendapatkan sanksi denda karena terlambat menyampaikan laporan keuangan interim per 31 Maret 2022 (lihat tabel). BEI memberikan peringatan tertulis II dan denda hingga Rp 50 juta terhadap emiten-emiten tersebut.

Vice President Infovesta Utama Wawan Hendrayana mengatakan, keterlambatan penyampaian laporan keuangan bisa menjadi pertanda awal kurangnya good corporate governance (GCG) emiten. Karena itu, investor sebaiknya lebih mewaspadai saham-sahamnya, karena memiliki risiko yang lebih tinggi.

Ini Artikel Spesial
Agar bisa lanjut membaca sampai tuntas artikel ini, pastikan Anda sudah berlangganan.
Sudah Berlangganan?
Berlangganan dengan Google
Gratis uji coba 7 hari pertama dan gunakan akun Google sebagai metode pembayaran.
Business Insight
Artikel pilihan editor Kontan yang menyajikan analisis mendalam, didukung data dan investigasi.
Kontan Digital Premium Access
Paket bundling Kontan berisi Business Insight, e-paper harian dan tabloid serta arsip e-paper selama 30 hari.
Masuk untuk Melanjutkan Proses Berlangganan
Bagikan

Berita Terbaru

Harga Komoditas Terus Mendaki, Prospek Emiten Tembaga Semakin Cerah
| Kamis, 10 September 2026 | 08:39 WIB

Harga Komoditas Terus Mendaki, Prospek Emiten Tembaga Semakin Cerah

Prospek emiten tembaga di pengujung tahun 2026 semakin cerah. Hal ini seiring tren harga tembaga di pasar global yang masih terus mendaki. ​

Tiga Investor Baru Siap Bercokol di KEK Kendal
| Kamis, 10 September 2026 | 08:36 WIB

Tiga Investor Baru Siap Bercokol di KEK Kendal

Ketiganya adalah  Anhui Anli Materials Technology Co Ltd, Zhejiang Tongli Clothing Co Ltd serta PT Padimas Surya Makmur.

Tiga Investor Baru Siap Bercokol di KEK Kendal
| Kamis, 10 September 2026 | 08:36 WIB

Tiga Investor Baru Siap Bercokol di KEK Kendal

Ketiganya adalah  Anhui Anli Materials Technology Co Ltd, Zhejiang Tongli Clothing Co Ltd serta PT Padimas Surya Makmur.

OJK Segera Terbitkan Aturan Bursa Mineral dan Komoditas Strategis
| Kamis, 10 September 2026 | 08:28 WIB

OJK Segera Terbitkan Aturan Bursa Mineral dan Komoditas Strategis

OJK menargetkan, POJK BMKS bisa diterbitkan pada 17 September 2026. Ada dua Rancangan Peraturan OJK (RPOJK) yang tengah disiapkan.​

Normalisasi Stok, Kinerja SIDO Baru Akan Pulih Tahun Depan
| Kamis, 10 September 2026 | 08:27 WIB

Normalisasi Stok, Kinerja SIDO Baru Akan Pulih Tahun Depan

SIDO sedang menjalani proses pemulihan kinerja keuangan usai terjadi normalisasi stok pada awal tahun 2026

Potensi Penguatan Terbatas
| Kamis, 10 September 2026 | 08:23 WIB

Potensi Penguatan Terbatas

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berpeluang menguat dengan kecenderungan terbatas pada perdagangan Kamis (10/9)

Akses Pendanaan Hijau untuk Proyek EBT Kencana Energi Terbuka, Simak Prospek KEEN
| Kamis, 10 September 2026 | 08:13 WIB

Akses Pendanaan Hijau untuk Proyek EBT Kencana Energi Terbuka, Simak Prospek KEEN

PT Kencana Energi Lestari Tbk (KEEN) memiliki ketergantungan yang tinggi terhadap cuaca yang bisa memengaruhi kinerja keuangannya.

Rasio Utang Pemerintah Lampaui 40% PDB di 2027
| Kamis, 10 September 2026 | 08:13 WIB

Rasio Utang Pemerintah Lampaui 40% PDB di 2027

Kemkeu menargetkan rasio utang pemerintah terhadap produk domestik bruto (PDB) sekitar 40,31%-40,64% pada 202

Bakal Akuisisi Perusahaan Migas, Saham PIPA Masih Menarik untuk Dikoleksi?
| Kamis, 10 September 2026 | 08:11 WIB

Bakal Akuisisi Perusahaan Migas, Saham PIPA Masih Menarik untuk Dikoleksi?

Aztech memiliki kontrak strategis dengan Pertamina dengan proyeksi pendapatan sekitar Rp 250 miliar per tahun dan margin EBITDA mencapai 60%.

Waspada Efek dari Rencana Menarik Dana Menganggur Pemda
| Kamis, 10 September 2026 | 08:06 WIB

Waspada Efek dari Rencana Menarik Dana Menganggur Pemda

Nilai dana yang mengendap pemda di perbankan daerah diproyeksi mencapai sekitar Rp 100 triliun      

INDEKS BERITA

Terpopuler