XLSmart Merugi di Kuartal Pertama Usai Merger, Begini Gambaran Kinerja ISAT

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT XLSmart Telecom Sejahtera Tbk (EXCL), perusahaan gabungan XL Axiata dan Smartfren merugi usai resmi merger pada 17 April 2025. Pada kuartal II-2025, entitas gabungan itu mencatatkan rugi bersih Rp 1,61 triliun. Sementara itu, pada kuartal I-2025, XL Axiata masih membukukan laba bersih Rp 394,57 miliar.
Kinerja bottom line yang berbanding terbalik ini disebabkan adanya kenaikan di hampir semua jenis beban. Mulai dari beban penyusutan, beban infrastruktur, beban penjualan dan pemasaran, beban interkoneksi dan beban langsung lainnya, beban gaji dan kesejahteraan karyawan, beban umum dan administrasi, serta beban amortisasi.
Ini Artikel Spesial
Agar bisa lanjut membaca sampai tuntas artikel ini, pastikan Anda sudah berlangganan.
Sudah berlangganan? MasukBerlangganan dengan Google
Gratis uji coba 7 hari pertama. Anda dapat menggunakan akun Google sebagai metode pembayaran.
Kontan Digital Premium Access
Business Insight, Epaper Harian + Tabloid, Arsip Epaper 30 Hari
Rp 120.000
Business Insight
Hanya dengan 20rb/bulan Anda bisa mendapatkan berita serta analisis ekonomi bisnis dan investasi pilihan