Simak Mata Uang Pilihan Saat Dolar AS Tertekan
Pelemahan dolar Amerika Serikat (AS) membuka peluang penguatan mata uang utama seperti euro (EUR), poundsterling (GBP), dan dolar Australia (AUD).
Rupiah Sepekan Menguat, Berpeluang Lanjut Naik di Pekan Depan
Pelemahan imbal hasil US Treasury menjadi salah satu katalis yang menopang pergerakan rupiah sepekan ini.
Rupiah Potensi Kembali Menguat pada Jumat (20/8)
Mengutip Bloomberg, rupiah di pasar spot naik 0,52% secara harian ke Rp 17.748 per dolar Amerika Serikat (AS).
Pasar Sigap Mengantisipasi Arah BI Rate
RDG BI pada 18-19 Agustus 2026 memutuskan pertahankan BI rate sebesar 5,75%. Pasar finansial domestik merespon beragam keputusan BI tersebut.
Nilai Tukar Rupiah Menanti Risalah FOMC
Mengutip Bloomberg, rupiah di pasar spot naik 0,12% secara harian ke Rp 17.840 per dolar AS pada Rabu (19/8).
Pergerakan Rupiah Menanti Hasil RDG BI
Investor kembali risk on ke emerging market, terlihat dari yield SBN yang turun setelah data ketenagakerjaan dan inflasi AS melemah
Meski Dolar Melemah, Valuta Asia Masih Sulit Terangkat
Indeks dolar AS diperdagangkan di kisaran 99,5 pada Selasa (18/8), atau bertahan di dekat level terendah dalam dua bulan terakhir
Perlu Disiplin Fiskal untuk Kejar Target Rupiah dan Yield SBN
Target rupiah bisa tercapai dengan syarat tekanan harga minyak mereda dan arus modal kembali membaik.
Sentimen Global Membaik, Rupiah Berhasil Rebound Sepekan Ini
Penguatan rupiah dipengaruhi oleh pelemahan indeks dolar AS serta meningkatnya ekspektasi pemangkasan suku bunga The Federal Reserve.
Rupiah pada Akhir Pekan Menanti Data Ekonomi
Berdasarkan Bloomberg, rupiah di pasar spot ditutup stagnan pada level Rp 17.877 per dolar Amerika Serikat (AS) pada Kamis (13/8)
Rupiah Menanti Rilis Data AS pada Kamis (13/8)
Mengutip Bloomberg, rupiah ditutup melemah 0,09% secara harian terhadap dolar Amerika Serikat ke Rp 17.877 per dolar AS.
Rupiah Tertekan Kenaikan Harga Minyak
Mengutip Bloomberg, rupiah di pasar spot terkoreksi 0,60% secara harian ke Rp 17.861 per dolar Amerika Serikat (AS).
Rupiah Menanti Data The Fed pada Perdagangan Selasa (10/8)
Mengutip Bloomberg, rupiah ditutup menguat 0,79% terhadap dolar AS ke level Rp 17.755 per dolar AS pada Senin (10/8)
Rupiah di Awal Pekan Melihat Kondisi Global
Sentimen terhadap rupiah masih cukup positif seiring tekanan terhadap dolar AS yang mereda dan terjadi penurunan harga minyak dunia.
Penguatan Rupiah Pekan Ini Terangkat Pelemahan Dolar
Mengutip Bloomberg, rupiah di pasar spot naik 0,15% secara harian menjadi Rp 17.897 per dolar Amerika Serikat (AS).
Pergerakan Rupiah Menanti Peninjauan Indeks
Mengutip Bloomberg, kurs rupiah di pasar spot ditutup menguat 0,06% menjadi Rp 17.923 per dolar Amerika Serikat (AS).
Cadangan Devisa Menipis, Seberapa Kuat Rupiah Bertahan?
Pergerakan rupiah di kuartal III-2026 diproyeksikan masih berada dalam fase bearish karena tekanan ekonomi yang melanda.
Indeks Dolar Dalam Tren, Berikut Prediksi Rupiah Hari Ini, Kamis (6/8)
Pergerakan rupiah didorong oleh melemahnya permintaan terhadap dolar AS. Pelemahan itu setelah peluang deeskalasi konflik AS–Iran.
Yield US Treasury Menurun, Indeks Dolar AS Ikut Melemah
Penurunan imbal hasil (yield) obligasi pemerintah Amerika Serikat (AS) menekan pergerakan indeks dolar AS (DXY).
Pergerakan Nilai Tukar Rupiah Masih Rapuh
Proses reformasi transparansi pasar modal domestik, turut menjadi perhatian investor asing sebelum dana mereka kembali masuk ke pasar domestik.
Rupiah Menanti Data Ekonomi pada Rabu (5/8)
Mengutip Bloomberg, rupiah di pasar spot merosot 1,17% secara harian ke level Rp 18.027 per dolar AS.
Rupiah Masih Akan Cermati Data Ekonomi pada Selasa (4/8)
Melansir Bloomberg, di pasar spot rupiah ditutup menguat 0,14% per hari ke level Rp 17.997 per dolar AS, Senin (3/8).
Rupiah Masih Rentan Terkoreksi pada Senin (3/8)
Mengutip Bloomberg, rupiah di pasar spot menguat 0,49% secara harian ke level Rp 18.022 per dolar AS pada Jumat (31/7)
Pergerakan Rupiah pada Jumat (31/7) Menanti Data Ekonomi AS
Mengutip data Bloomberg, rupiah di pasar spot ditutup melorot 0,21% secara harian ke level Rp 18.111 per dolar Amerika Serikat (AS).
Badai yang Melanda Rupiah Belum Berlalu
Transisi kepemimpinan di BI menambah tantangan bagi rupiah. Ini membuat rupiah menjadi mata uang berkinerja terburuk di Asia

