Aktivitas Pabrik China Per Oktober 2019 Paling Bergairah Sejak Dua Tahun Terakhir

Jumat, 01 November 2019 | 09:40 WIB
Aktivitas Pabrik China Per Oktober 2019 Paling Bergairah Sejak Dua Tahun Terakhir
[ILUSTRASI. Pekerja memindahkan ban di sebuah pabrik di Nantong, Provinsi Jiangsu, China pada 28 April 28 2019. Aktivitas pabrik China meningkat pada Oktober 2019. REUTERS/Stringer ATTENTION EDITORS - THIS IMAGE WAS PROVIDED BY A THIRD PARTY. CHINA OUT.]
Reporter: Sumber: Reuters | Editor: Tedy Gumilar

KONTAN.CO.ID - BEIJING. Di luar dugaan aktivitas pabrik di China pada Oktober 2019 tumbuh dengan laju tercepat sejak lebih dari dua tahun terakhir.

Kondisi tersebut seiring dengan kenaikan pesanan untuk ekspor dan peningkatan kapasitas produksi pabrik-pabrik di China.

Survei Caixin/Markit Manufacturing Purchasing Managers' Index (PMI) menunjukkan, indeks pada Oktober tumbuh 51,7 dari posisi 51,4 pada September 2019. 

Sebagai catatan, laju PMI September 2019 juga yang tercepat sejak Februari 2017.

Baca Juga: Jeblok di Akhir Bulan, IHSG Hanya Naik 0,96% Sebulan premium

"Permintaan domestik dan dari pasar luar negeri meningkat secara substansial," kata Zhengsheng Zhong, Direktur Analisis Makroekonomi di CEBM Group.

Sementara itu permintaan untuk pasar ekspor yang kembali meningkat untuk pertama kalinya dalam lima bulan terakhir, diyakini sebagai dampak dari kebijakan tarif perdagangan Amerika Serikat (AS).

"Permintaan untuk pasar ekspor meningkat kemungkinan karena AS memilih untuk sementara membebaskan lebih dari 400 jenis produk China dari tarif tambahan pada bulan September," kata Zhong.

Di dalam negeri, dalam setahun terakhir Pemerintah China telah berusaha memacu permintaan domestik.

Baca Juga: Perang Dagang Menekan Harga Minyak premium

Strategi utamanya dengan menggenjot pengeluaran infrastruktur meskipun dampaknya tidak bisa terlihat seketika.

"Jika peningkatan permintaan, termasuk yang dihasilkan oleh proyek-proyek infrastruktur dan ekspor dapat berlanjut, secara bertahap stabilitas sektor manufaktur dapat terbangun," lanjut Zhong.

Bagikan

Berita Terbaru

Di Balik Rencana Arsari Kibarkan Bisnis Digital
| Minggu, 18 Januari 2026 | 12:51 WIB

Di Balik Rencana Arsari Kibarkan Bisnis Digital

Saat ekonomi global sarat tantangan, Arsari Group justru tancap gas untuk membangun bisnis infrastruktur digital.

 
Peta Baru Bisnis Teh usai Peracik Sariwangi Berganti
| Minggu, 18 Januari 2026 | 12:48 WIB

Peta Baru Bisnis Teh usai Peracik Sariwangi Berganti

Pergantian kepemilikan merek teh Sariwangi akan menandai babak baru industri teh Indonesia, di tengah ketatnya persaingan.

 
Peluang Cuan Padel: Pengusaha Raup Untung dari Jasa Sewa Raket Premium
| Minggu, 18 Januari 2026 | 12:44 WIB

Peluang Cuan Padel: Pengusaha Raup Untung dari Jasa Sewa Raket Premium

Olahraga padel tak hanya bikin sehat dan bikin dompet tebal. Setelah ramai sewa lapangan padel, kini ramai jasa penyewa.

Luka Etika Demokrasi
| Minggu, 18 Januari 2026 | 12:42 WIB

Luka Etika Demokrasi

Ingatan kolektif masyarakat Indonesia pendek dan kerap bekerja selektif. Peristiwa besar yang sempat mengguncang ruang publik perlahan pudar.

Utang Luar Negeri Dalam Tren Menurun
| Minggu, 18 Januari 2026 | 10:00 WIB

Utang Luar Negeri Dalam Tren Menurun

Berdasarkan data Bank Indonesia (BI), per akhir November 2025, ULN sebesar US$ 424,9 miliar, turun berturut-turut sejak Juni 2025.

Investasi Asing Tertahan, Domestik Jadi Bantalan
| Minggu, 18 Januari 2026 | 09:00 WIB

Investasi Asing Tertahan, Domestik Jadi Bantalan

Realisasi investasi sepanjang tahun 2025 mencapai Rp 1.931,2 triliun, atau tumbuh 12,7% secara tahunan.

Punya Cuan Menarik, Investasi Jam Tangan Mewah Masih Diminati
| Minggu, 18 Januari 2026 | 06:17 WIB

Punya Cuan Menarik, Investasi Jam Tangan Mewah Masih Diminati

Minat untuk mengoleksi hingga investasi menjaga permintaan atas investasi jam tangan mewah di Indonesia

CYBR Akan Memperluas Jangkauan Pasar Keamanan Siber
| Minggu, 18 Januari 2026 | 06:13 WIB

CYBR Akan Memperluas Jangkauan Pasar Keamanan Siber

PT ITSEC Asia Tbk (CYBR) membidik pendapatan lebih kuat dengan memperluas jangkauan ke berbagai negara

Prospek Bank Digital 2026: Kredit Diproyeksi tumbuh 11%, Sementara Laba Naik 5%
| Minggu, 18 Januari 2026 | 06:04 WIB

Prospek Bank Digital 2026: Kredit Diproyeksi tumbuh 11%, Sementara Laba Naik 5%

Sejumlah emiten bank digital mulai mencatatkan kenaikan harga disertai peningkatan volume transaksi, menandakan adanya akumulasi jangka pendek.

Halo Jane (HALO) Bidik Pertumbuhan Dobel Digit
| Sabtu, 17 Januari 2026 | 14:10 WIB

Halo Jane (HALO) Bidik Pertumbuhan Dobel Digit

Manajemen HALO menjalankan strategi efisiensi biaya secara berkelanjutan, khususnya pada cost of production

INDEKS BERITA

Terpopuler