Ambisi 1,55 Juta Ton Aluminium RI, Terganjal Isu Energi dan Sinkronisasi Kebijakan
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Fundamental komoditas aluminium global di tahun 2026 diprediksi akan tangguh, didorong oleh akselerasi sektor kendaraan listrik, pembangunan infrastruktur energi terbarukan, hingga kebutuhan pengemasan yang masif.
Sejatinya, momentum global ini bisa dijadikan peluang emas bagi rantai industri aluminium di Indonesia. Namun, tantangan sistemik yang sudah mengakar masih saja membayangi industri bauksit sebagai bahan baku utama aluminium di tanah air.
