KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Emiten-emiten produsen petrokimia dihadapkan oleh situasi ketidakpastian seiring lonjakan harga minyak mentah dunia. Ini terjadi di tengah konflik bersenjata di Timur Tengah yang melibatkan Israel-Amerika Serikat (AS) dan Iran.
Mengutip Bloomberg, harga minyak dunia terus mengalami kenaikan. Pada Rabu (4/3) , harga minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) naik 1,23% ke level US$ 75,47 per barel. Begitu pula dengan harga minyak mentah Brent yang naik 1,83% ke level US$ 82,89 per barel. Bersamaan dengan itu, harga bahan baku petrokimia seperti naphtha ikut melesat 5,74% ke level US$ 669,98 per ton.
