AMDK Kemasan Botol Mendominasi Pasar

Rabu, 24 Juli 2019 | 04:50 WIB
AMDK Kemasan Botol Mendominasi Pasar
[]
Reporter: Kenia Intan | Editor: Yuwono Triatmodjo

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Meski tidak deras, pasar air minum dalam kemasan (AMDK) masih mengalir. Produk dalam kemasan botol masih menjadi penopang utama volume maupun nilai penjualan dari pasar AMDK nasional. Maklum saja, produk kemasan botol mendatangkan margin lebih besar.

"Karena selain membeli air, konsumen juga membayar untuk kemasan," kata Rachmat Hidayat, Ketua Asosiasi Perusahaan Air Minum dalam Kemasan Indonesia (Aspadin) kepada KONTAN, Minggu (21/7).

Tak ayal, pengusaha ADMK kemasan botol di dalam negeri bejibun. Mengacu data Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), Aspadin mencatat ada lebih dari 900 pelaku usaha AMDK. Kalau meminjam data Kementerian Perindustrian (Kemperin), terdapat sekitar 700 pemain. Mayoritas atau sekitar 90% adalah pelaku usaha segmen kecil dan menengah.

PT Akasha Wira International Tbk mengaku mayoritas penjualan AMDK semester I-2019 adalah kemasan botol 600 mililiter (ml). Hanya saja, perusahaan berkode saham ADES di Bursa Efek Indonesia (BEI) tersebut belum bersedia mengungkapkan nilai penjualannya.

Yang pasti, Akasha Wira tidak merasakan lonjakan penjualan yang signifikan selama paruh pertama 2019. "Memang ada pemesanan lebih sebelum Lebaran tetapi dikompensasikan setelah itu ordernya turun," tutur Thomas M. Wisnu Adjie, Direktur PT Akasha Wira International Tbk ketika dihubungi KONTAN Jumat (19/7) pekan lalu.

Lain cerita dengan PT Sariguna Primatirta Tbk. Perusahaan berkode saham CLEO di BEI itu justru lebih banyak menikmati penjualan dari AMDK kemasan galon. Tanpa menyebutkan nilai, Lukas Setio Wongso, Sekretaris Perusahaan PT Sariguna Primatirta Tbk menyatakan capaian kinerja semester I-2019 sesuai dengan harapan.

Kalau per kuartal I-2019, penjualan kemasan galon berkontribusi Rp 78,47 miliar atau 35,10% terhadap total penjualan bersih Rp 223,55 miliar. Penjualan kemasan botol berada pada urutan kedua dengan kontribusi Rp 73,73 miliar atau sekitar 32,98% terhadap total penjualan bersih. Sisanya adalah penjualan AMDK kemasan gelas, penjualan lain-lain dan jasa manufaktur.

Bagikan

Berita Terbaru

Harga Metanol Meroket 60% dalam Sebulan, ini Efeknya Bagi Chandra Asri Pacific (TPIA)
| Selasa, 15 September 2026 | 11:00 WIB

Harga Metanol Meroket 60% dalam Sebulan, ini Efeknya Bagi Chandra Asri Pacific (TPIA)

Kenaikan harga metanol ini, lebih tepat dipandang sebagai salah satu sinyal perbaikan kondisi pasar petrokimia.

Harga Minyak Menekan Banyak Pihak, dari Pemerintah, Bank Sentral, Hingga Masyarakat
| Selasa, 15 September 2026 | 10:30 WIB

Harga Minyak Menekan Banyak Pihak, dari Pemerintah, Bank Sentral, Hingga Masyarakat

Setiap kenaikan harga minyak sebesar US$ 1 per barel berpotensi menambah beban fiskal sekitar Rp 6 triliun – Rp 7 triliun.

Pasar Volatil, Aksi Akuisisi Tetap Ramai
| Selasa, 15 September 2026 | 09:19 WIB

Pasar Volatil, Aksi Akuisisi Tetap Ramai

Terdapat 29 emiten di Bursa Efek Indonesia (BEI) yang menggelar aksi akuisisi selama tahun 2026 berjalan

Bisnis Keramik Terimpit Suplai Gas Industri
| Selasa, 15 September 2026 | 09:09 WIB

Bisnis Keramik Terimpit Suplai Gas Industri

Pembatasan volume gas ditambah realisasi pasokan yang belum sesuai mulai memaksa sejumlah produsen keramik memangkas produksi.

Guardian Ekspansi Gerai ke Daerah dan Membuka Franchise
| Selasa, 15 September 2026 | 08:50 WIB

Guardian Ekspansi Gerai ke Daerah dan Membuka Franchise

Guardian Indonesia terus menambah jaringan gerainya untuk memperkuat kehadiran omnichannel pada 2026 dan 2027. 

Menanti Langkah Menkeu Baru Jaga Kredibilitas Fiskal, Cek Rekomendasi Saham Hari Ini
| Selasa, 15 September 2026 | 08:50 WIB

Menanti Langkah Menkeu Baru Jaga Kredibilitas Fiskal, Cek Rekomendasi Saham Hari Ini

Setelah pergantian menkeu, investor kembali mencermati kemampuan pemerintah dalam menjaga kredibilitas kebijakan fiskal.

Pefindo Pertahankan Rating Utang PTRO di Level idA+
| Selasa, 15 September 2026 | 08:24 WIB

Pefindo Pertahankan Rating Utang PTRO di Level idA+

PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) mempertahankan peringkat korporasi PT Petrosea Tbk (PTRO) pada level idA+ dengan outlook stabil.

Bidik Dana Rp 27,1 Triliun, FORU Menggelar Aksi Rights Issue
| Selasa, 15 September 2026 | 08:21 WIB

Bidik Dana Rp 27,1 Triliun, FORU Menggelar Aksi Rights Issue

PT Fortune Indonesia Tbk (FORU)  akan menerbitkan maksimal 215,09 miliar saham baru dengan harga pelaksanaan Rp 126 per saham. 

Danantara Akan Menggenggam 40,2% Saham BEI
| Selasa, 15 September 2026 | 08:18 WIB

Danantara Akan Menggenggam 40,2% Saham BEI

Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara disiapkan menjadi salah satu pemegang saham BEI lewat skema rights issue.

Genjot Ekspansi Gerai, Prospek Kinerja ACES Diprediksi Cerah
| Selasa, 15 September 2026 | 08:16 WIB

Genjot Ekspansi Gerai, Prospek Kinerja ACES Diprediksi Cerah

Ekspansi gerai, penyesuaian harga, serta penguatan kanal omnichannel akan menopang pertumbuhan kinerja emiten ritel tersebut.

INDEKS BERITA

Terpopuler