Anak Usaha FAP Agri (FAPA), Gugat Satgas Penertiban Kawasan Hutan Rp 71,67 Miliar

Rabu, 19 Agustus 2026 | 19:44 WIB
Anak Usaha FAP Agri (FAPA), Gugat Satgas Penertiban Kawasan Hutan Rp 71,67 Miliar
[ILUSTRASI. Ilustrasi palu hakim, persidangan (KONTAN/Muradi)]
Reporter: Yuwono Triatmodjo | Editor: Yuwono Triatmodjo

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kabar mengejutkan datang dari PT Bulungan Hijau Perkasa, anak usaha PT FAP Agri Tbk (FAPA). Perusahaan yang bergerak di bidang perkebunan dan kelapa sawit ini mengajukan gugatan perbuatan melawan hukum terhadap Satgas Penertiban Kawasan Hutan (PKH).

Tidak hanya Satgas PKH, perusahaan pemilik hak guna usaha (HGU) di Kecamatan Sebuku, Kabupaten Nunukan, Provinsi Kalimantan Utara itu juga melibatkan PT Agrinas Palma Nusantara (Persero) Pusat sebagai pihak turut tergugat.

Ini Artikel Spesial
Agar bisa lanjut membaca sampai tuntas artikel ini, pastikan Anda sudah berlangganan.
Sudah Berlangganan?
Berlangganan dengan Google
Gratis uji coba 7 hari pertama dan gunakan akun Google sebagai metode pembayaran.
Business Insight
Artikel pilihan editor Kontan yang menyajikan analisis mendalam, didukung data dan investigasi.
Kontan Digital Premium Access
Paket bundling Kontan berisi Business Insight, e-paper harian dan tabloid serta arsip e-paper selama 30 hari.
Masuk untuk Melanjutkan Proses Berlangganan
Bagikan

Berita Terbaru

Risiko Aturan Populis
| Jumat, 11 September 2026 | 06:10 WIB

Risiko Aturan Populis

Tanpa aturan yang khusus tentang perampasan aset, seharusnya negeri ini sudah bisa terbebas dari korupsi.

Risiko Aturan Populis
| Jumat, 11 September 2026 | 06:10 WIB

Risiko Aturan Populis

Tanpa aturan yang khusus tentang perampasan aset, seharusnya negeri ini sudah bisa terbebas dari korupsi.

Bakal Jalankan Program Pembukaan Rekening Gratis, Bagaimana Efeknya ke BBRI dan BRIS?
| Jumat, 11 September 2026 | 06:07 WIB

Bakal Jalankan Program Pembukaan Rekening Gratis, Bagaimana Efeknya ke BBRI dan BRIS?

Analis menyebut penunjukkan BBRI dan BRIS ini tidak akan memiliki efek besar terhadap prospek kedua perbankan tersebut.

Demi Menjaga Likuiditas, BI Rem Lelang SRBI
| Jumat, 11 September 2026 | 06:00 WIB

Demi Menjaga Likuiditas, BI Rem Lelang SRBI

Pengurangan lelang SRBI memberi ruang likuiditas lebih besar bagi perbankan domestik.                   

Ekspansi Kerjasama dan Layanan Jadi Andalan Medikalola Hermina Tbk (HEAL)
| Jumat, 11 September 2026 | 06:00 WIB

Ekspansi Kerjasama dan Layanan Jadi Andalan Medikalola Hermina Tbk (HEAL)

PT Medikalola Hermina Tbk (HEAL) menargetkan porsi pendapatan lebih seimbang antara pasien BPJS dan non BPJS

Investasi Dana Pensiun Mulai Berbalik Arah
| Jumat, 11 September 2026 | 05:50 WIB

Investasi Dana Pensiun Mulai Berbalik Arah

OJK mencatat industri dapen mengantongi Return on Investment (ROI) sebesar 0,95% pada bulan Juli 2026. 

Harga Minyak Bisa Buat APBN Tertekan
| Jumat, 11 September 2026 | 05:30 WIB

Harga Minyak Bisa Buat APBN Tertekan

APBN masih memiliki ruang untuk menghadapi kenaikan harga minyak. Pemerintah juga belum melihat kebutuhan menambah kuota subsidi BBM

Lakukan Hedging, UBS AG Jual 3,54 Juta Saham CPIN
| Jumat, 11 September 2026 | 05:30 WIB

Lakukan Hedging, UBS AG Jual 3,54 Juta Saham CPIN

Dari hasil penjualan saham PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk (CPIN), UBS AG London Branch mengantongi cuan Rp 11,4 miliar.

Segmen Bisnis Membaik, ASII Optimistis Kinerja Tumbuh Pada 2026
| Jumat, 11 September 2026 | 05:25 WIB

Segmen Bisnis Membaik, ASII Optimistis Kinerja Tumbuh Pada 2026

Optimisme pertumbuhan kinerja ASII ini ditopang sejumlah sektor usaha yang diproyeksi tetap tangguh hingga akhir 2026.​

Cari Dana Modal Kerja, HRTA Menggelar Private Placement
| Jumat, 11 September 2026 | 05:18 WIB

Cari Dana Modal Kerja, HRTA Menggelar Private Placement

PT Hartadinata Abadi Tbk (HRTA) akan menerbitkan 460,53 juta saham baru, setara 10% dari total saham ditempatkan dan disetor penuh perseroan. ​

INDEKS BERITA

Terpopuler