AS Wajibkan Penyedia Cloud Mengungkapkan Data Klien Asing
KONTAN.CO.ID - WASHINGTON. Amerika Serikat (AS) masih getol menghalangi China mencapai kemajuan teknologi. Yang terbaru, AS meminta penyedia layanan cloud seperti Amazon.com Inc. dan Microsoft Corp. secara aktif menyelidiki dan memanggil klien asing yang mengembangkan aplikasi kecerdasan buatan di platform mereka.
Bloomberg melaporkan, beleid terbaru pemerintahan Biden, yang dijadwalkan dirilis pada Senin (29/1) ini waktu setempat, mengharuskan perusahaan-perusahaan penyedia layanan cloud untuk mengungkapkan nama dan alamat IP pelanggan asing.
