Australian Lender Westpac Fined A$ 113 Million for Multiple Compliance Breaches

Jumat, 22 April 2022 | 16:07 WIB
Australian Lender Westpac Fined A$ 113 Million for Multiple Compliance Breaches
[ILUSTRASI. FILE PHOTO: A pedestrian looks at his phone as he walks past a logo for Australia's Westpac Banking Corp located outside a branch in central Sydney, Australia, November 5, 2018. REUTERS/David Gray/File Photo]
Reporter: Sumber: Reuters | Editor: Thomas Hadiwinata

KONTAN.CO.ID - April 22 (Reuters) - An Australian court ordered Westpac Banking Corp to pay A$113 million ($82.92 million) in penalties for multiple compliance failures across its businesses, after hearing the last of the six cases filed against it by the country's corporate watchdog.

The Federal Court fined Westpac A$40 million for one of the six cases, related to charging advice fees to over 11,800 deceased customers in the latest hearing, the Australian Securities and Investments Commission (ASIC) said on Friday. It was the biggest fine of all the six cases.

ASIC's legal actions that were initiated in November include the lender's compliance failures across its banking, superannuation, wealth management and insurance business over many years.

Australia's financial sector has faced intense scrutiny since a Royal Commission inquiry in 2018 found widespread shortcomings across the industry, with charging the dead among the most common and damaging revelations.

Baca Juga: Renault Eyes Possible IPO for Separating Its EV Business

"Over the course of 13 years, more than 70,000 customers have been affected by these failures, either by being incorrectly charged or given the wrong information," ASIC Deputy Chair Sarah Court said.

Westpac said it acknowledged the court hearing of all six civil penalty proceedings commenced by ASIC and the penalty amount that was previously disclosed.

"These penalties have been substantially provisioned (together with anticipated legal costs) in Westpac's full-year 2021 results," the bank said.

Westpac is scheduled to report its second-half results on May 9.

Bagikan

Berita Terbaru

Mengenal Sinyal untuk Waspada Tawaran Produk Bank
| Minggu, 26 April 2026 | 09:05 WIB

Mengenal Sinyal untuk Waspada Tawaran Produk Bank

Tergiur pada bunga tinggi bisa berujung dana simpanan raib. Simak cara memeriksa produk perbankan!  

Uji Ketangguhan Bitcoin, Ungguli Emas saat Perang AS-Iran Meletus
| Minggu, 26 April 2026 | 07:35 WIB

Uji Ketangguhan Bitcoin, Ungguli Emas saat Perang AS-Iran Meletus

Kinerja Bitcoin lebih unggul ketimbang emas selama perang di Timur Tengah. Perubahan fundamental atau sekadar kebetulan teknikal?

Bisnisnya Mudah dan Sederhana, tapi Beri Hasil yang Besar
| Minggu, 26 April 2026 | 05:42 WIB

Bisnisnya Mudah dan Sederhana, tapi Beri Hasil yang Besar

AI chatbot terus berkembang dan kian banyak masyarakat yang memanfaatkannya. Peluang ekonomi dari teknologi ini pun semakin menggiurkan.

 
Industri yang Terjepit Kenaikan Harga Solar Industri
| Minggu, 26 April 2026 | 05:36 WIB

Industri yang Terjepit Kenaikan Harga Solar Industri

Sektor industri khususnya perkebunan dan pertambangan tengah berjuang menghadapi kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM)

 
Jumpalitan di Bawah Tekanan Harga Plastik
| Minggu, 26 April 2026 | 05:33 WIB

Jumpalitan di Bawah Tekanan Harga Plastik

Kenaikan harga plastik membuat UMKM cari cara agar tetap meraih keuntungan. Salah satunya mencari pemasok plastik alternatif.

 
Monetisasi Selat Malaka
| Minggu, 26 April 2026 | 05:30 WIB

Monetisasi Selat Malaka

​Selat Malaka bukan sekadar perairan strategis, melainkan bagian dari rezim hukum internasional yang ketat. 

Rupiah Sempat Jebol Rp 17.318: Mengapa Mata Uang RI Kian Tertekan?
| Sabtu, 25 April 2026 | 07:45 WIB

Rupiah Sempat Jebol Rp 17.318: Mengapa Mata Uang RI Kian Tertekan?

Tekanan geopolitik AS-Iran membuat rupiah terancam. Krisis energi dan inflasi global membayangi. Ketahui pergerakan bagaimana rupiah ke depan

Gejolak Minyak dan Kerentanan Ekonomi
| Sabtu, 25 April 2026 | 07:05 WIB

Gejolak Minyak dan Kerentanan Ekonomi

Mengurangi impor minyak menjadi salah satu cara untuk bisa menghilangkan kerentanan ekonomi imbas lonjakan harga minyak dunia.​

Investasi Emas Dana Haji: Potensi Untung Lebih Tinggi, Risiko Rendah?
| Sabtu, 25 April 2026 | 07:00 WIB

Investasi Emas Dana Haji: Potensi Untung Lebih Tinggi, Risiko Rendah?

Masa tunggu haji panjang, nilai dana berpotensi tergerus inflasi. Cari tahu cara emas lindungi biaya haji Anda dari risiko penurunan.

Pajak Mobil Listrik Yang Adil
| Sabtu, 25 April 2026 | 07:00 WIB

Pajak Mobil Listrik Yang Adil

Mendorong kendaraan listrik penting, tetapi jangan mengorbankan prinsip keadilan pajak dan ruang fiskal daerah.

INDEKS BERITA

Terpopuler