Berita Bisnis

Bank BNI Mengincar Bank Kecil

Rabu, 20 Oktober 2021 | 08:00 WIB
Bank BNI Mengincar Bank Kecil

Reporter: Dina Mirayanti Hutauruk | Editor: Rizki Caturini

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Sempat berencana mengincar financial technology (fintech), terbaru Bank BNI dikabarkan akan melakukan akuisisi bank kecil. Langkah ini merupakan cara berlogo angka 46 itu masuk ke bisnis bank digital.

Bank BNI berencana mengakuisi bank BUKU I atau II. Kabar yang beredar, bank kecil yang dibidik BNI merupakan non emiten yakni Bank Mayora. 
Saat dikonfirmasi, Direktur Teknologi Informasi dan Operasi BNI, YB Hariantono tidak bersedia menjawab. "Ini no comment dulu," ujarnya kepada KONTAN, Selasa (19/10) 
 
Ia menyatakan, sebagai perusahaan terbuka, semua aksi korporasi yang dilakukan BNI harus tunduk pada  prinsip governance yang berlaku. Dan menghormati masing masing pihak terkait.
 
Itu sebabnya, BNI belum dapat menyampaikan nama target bank yang akan dibidik maupun mitra yang akan digandeng. Ia mengatakan, kesepakatan ekspansi anorganik tersebut akan diumumkan pada waktunya.
 
BNI saat ini dalam kondisi memasuki tahapan yang lebih serius untuk mewujudkan semua opsi dalam melakukan ekspansi anorganik. Ini sejalan permodalan semakin solid, kinerja  semakin baik, bahkan di atas target.
 
Sebelumnya, Direktur Keuangan BNI, Novita Anggraini mengatakan, akselerasi kapabilitas digital sudah menjadi bagian dari program transformasi BNI.
"Melalui akuisisi bank BUKU 1 atau BUKU 2 yang sehat dan kolaborasi dengan global tech company, kami percaya akan dapat membawa BNI semakin dekat dengan program digitalisasi kami," kata Novita. 
 
Novita menegaskan, BNI tidak terkendala dari sisi pendanaan dalam rencana akuisisi tersebut. Bank BUMN ini telah mengeksekusi beberapa program penguatan permodalan di bulan Maret dan September tahun ini. Apalagi kondisi profitabilitas menurutnya juga terus membaik.
 
BNI telah menerbitkan Additional Tier-1 Capital Bond Tahun 2021 sebesar US$ 600 juta atau sekitar Rp 8,6 triliun sebagai penguatan modal pada September lalu.
 
Bank Mayora sebetulnya sudah berencana melakukan penambahan modal sejak tahun 2019.  Kala itu bank tersebut berencana menambah modal dengan melantai di pasar modal alias penawaran saham perdana initial public offering (IPO).  
 
 


Baca juga