Bank Dunia Pangkas Prospek Pertumbuhan Ekonomi Besar, Utang dan Ketimpangan Tinggi

Selasa, 11 Januari 2022 | 22:15 WIB
Bank Dunia Pangkas Prospek Pertumbuhan Ekonomi Besar, Utang dan Ketimpangan Tinggi
[ILUSTRASI. Menurut Bank Dunia, rentetan efek pandemi Covid-19 berpotensi meninggalkan bekas luka yang tahan lama. REUTERS/Thomas Peter]
Reporter: Sumber: Reuters | Editor: Anastasia Lilin Yuliantina

KONTAN.CO.ID - WASHINGTON. Pada Hari Selasa (11/1), Bank Dunia memangkas prospek pertumbuhan ekonomi Amerika Serikat, Kawasan Euro dan China. Lembaga itu juga memperingatkan bahwa tingkat utang yang tinggi, peningkatan ketimpangan pendapatan dan Varian Omicron mengancam pemulihan ekonomi di negara-negara berkembang. Rentetan efek pandemi Covid-19, berpotensi meninggalkan bekas luka yang bertahan lama.

Bank Dunia menyebut pertumbuhan global diperkirakan akan melambat secara nyata dari 5,5% tahun lalu menjadi 4,1% pada 2022 dan turun lebih jauh menjadi 3,2% pada 2023. Penyebabnya permintaan yang terpendam menghilang serta pemerintah-pemerintah melepaskan dukungan fiskal dan moneter besar-besaran yang diberikan di awal pandemi.

Ini Artikel Spesial
Agar bisa lanjut membaca sampai tuntas artikel ini, pastikan Anda sudah berlangganan.
Sudah Berlangganan?
Berlangganan dengan Google
Gratis uji coba 7 hari pertama dan gunakan akun Google sebagai metode pembayaran.
Business Insight
Artikel pilihan editor Kontan yang menyajikan analisis mendalam, didukung data dan investigasi.
Kontan Digital Premium Access
Paket bundling Kontan berisi Business Insight, e-paper harian dan tabloid serta arsip e-paper selama 30 hari.
Masuk untuk Melanjutkan Proses Berlangganan
Bagikan

Berita Terbaru

Insentif Pengemplang
| Kamis, 15 Oktober 2026 | 06:10 WIB

Insentif Pengemplang

Jangan sampai niat untuk meningkatkan kepatuhan pajak, justru menghasilkan kebiasaan wajib pajak menunggu pengampunan.

Bisnis Data Center Berkembang, SEMA Terciprat Berkahnya
| Kamis, 15 Oktober 2026 | 06:00 WIB

Bisnis Data Center Berkembang, SEMA Terciprat Berkahnya

Phintraco Sekuritas menyorot besarnya eksposur SEMA terhadap proyek data center, yang mencapai lebih dari 70% bisnis perusahaan saat ini

Pendapatan Berulang jadi Penyangga Pakuwon Jati Tbk (PWON)
| Kamis, 15 Oktober 2026 | 06:00 WIB

Pendapatan Berulang jadi Penyangga Pakuwon Jati Tbk (PWON)

 Era bunga tinggi, marketing sales masih menjadi risiko utama untuk pertumbuhan kinerja PT Pakuwon Jati Tbk (PWON) 

Pabrik Unit 7 Siap Operasi, Prospek Kinerja ISSP Tahun Depan Kian Menjanjikan
| Kamis, 15 Oktober 2026 | 05:35 WIB

Pabrik Unit 7 Siap Operasi, Prospek Kinerja ISSP Tahun Depan Kian Menjanjikan

ISSP berpeluang melipatgandakan laba bersihnya dalam dua tahun ke depan setelah beroperasinya pabrik baru Unit 7.

Perbankan Masih Aktif Mencari Dana Non DPK
| Kamis, 15 Oktober 2026 | 05:25 WIB

Perbankan Masih Aktif Mencari Dana Non DPK

Perbankan kian aktif mencari pendanaan non-DPK untuk menjaga likuiditas dan memperkuat permodalan di tengah ketatnya persaingan menghimpun dana

Realisasi Penyaluran KUR Masih Mengucur Lancar
| Kamis, 15 Oktober 2026 | 05:25 WIB

Realisasi Penyaluran KUR Masih Mengucur Lancar

Penyaluran KUR telah mencapai 80,08% dari target 2026 hingga September, mendorong pemulihan kredit UMKM meski daya beli masih tertekan

Bunga Mekar, Dapen Kembali Lirik Deposito
| Kamis, 15 Oktober 2026 | 05:20 WIB

Bunga Mekar, Dapen Kembali Lirik Deposito

Dalam dua bulan, dana investasi dana pensiun di instrumen deposito naik sekitar Rp 4 triliun hingga Agustus.

Mampukah IHSG Menguat Tembus 6.000 pada Hari Ini?
| Kamis, 15 Oktober 2026 | 04:50 WIB

Mampukah IHSG Menguat Tembus 6.000 pada Hari Ini?

IHSG melemah 3,31% dalam sepekan terakhir. Sedangkan sejak awal tahun, IHSG melemah total 31,27%.​  

Paradoks Ekonomi Artificial Intelligence
| Kamis, 15 Oktober 2026 | 04:32 WIB

Paradoks Ekonomi Artificial Intelligence

Kasus Jatiluhur dan kekhawatiran di Batam seharusnya menjadi momentum mengevaluasi arah investasi digital.

Industri Urun Dana Pertebal Penghimpunan Dana
| Kamis, 15 Oktober 2026 | 04:20 WIB

Industri Urun Dana Pertebal Penghimpunan Dana

Sepanjang sembilan bulan pertama 2026, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat, total dana yang dihimpun lewat urun dana mencapai Rp 2,06 triliun

INDEKS BERITA