Bank Ramai-Ramai Tagih Subsidi Bunga

Minggu, 05 Juli 2020 | 12:00 WIB
Bank Ramai-Ramai Tagih Subsidi Bunga
[]
Reporter: Dikky Setiawan, Nina Dwiantika | Editor: Dikky Setiawan

KONTAN.CO.ID -JAKARTA. Berbeda dengan pelaku bisnis di industri pembiayaan, kalangan perbankan di Tanah Air justru sangat antusias menjalan program subsidi bunga. Bahkan, sudah ada sejumlah bank yang mengajukan klaim atau penagihan atas subsidi bunga kepada pemerintah. Salah satunya adalah PT Bank Negara Indonesia Tbk (BNI). 
              
Bambang Setyatmojo, General Manager Divisi Bisnis Usaha Kecil 2 BNI, mengaku, pihaknya telah melakukan penagihan klaim subsidi bunga kredit usaha rakyat (KUR) kepada pemerintah. Total nilai tagihan subsidi KUR yang diajukan BNI mencapai Rp 125 miliar dari sekitar 110.000 debitur. Tagihan sebesar itu untuk periode  April–Mei 2020.
              
Bambang mengatakan, dari kalkulasi perseroan ada sekitar 200.000 debitur KUR dengan nilai kredit Rp 20 triliun yang memiliki potensi terimbas pandemi. Sementara hingga April lalu, bank berlogo angka 46 ini setidaknya sudah memberikan restrukturisasi kepada 1.500 debitur KUR dengan nilai Rp 350 miliar.

Selain BNI, PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BRI) juga mengajukan tagihan subsidi KUR kepada pemerintah. Bahkan, tagihan subsidi bank wong cilik ini sudah cair.  Karena itu, BRI telah menyalurkan stimulus tambahan subsidi bunga KUR tahap pertama yang telah diterima dari pemerintah pada Selasa (30/6) kepada lebih dari 214.000 debitur KUR.

Ini Artikel Spesial
Agar bisa lanjut membaca sampai tuntas artikel ini, pastikan Anda sudah berlangganan.
Sudah Berlangganan?
Berlangganan dengan Google
Gratis uji coba 7 hari pertama dan gunakan akun Google sebagai metode pembayaran.
Business Insight
Artikel pilihan editor Kontan yang menyajikan analisis mendalam, didukung data dan investigasi.
Kontan Digital Premium Access
Paket bundling Kontan berisi Business Insight, e-paper harian dan tabloid serta arsip e-paper selama 30 hari.
Masuk untuk Melanjutkan Proses Berlangganan
Bagikan

Berita Terbaru

Stok Kedelai Diproyeksikan Aman Hingga Akhir Maret Tahun Ini
| Jumat, 13 Februari 2026 | 07:56 WIB

Stok Kedelai Diproyeksikan Aman Hingga Akhir Maret Tahun Ini

Berdasarkan neraca pangan hingga akhir Maret 2026, ketersediaan kedelai nasional tercatat sekitar 629.000 ton,

Eastparc Hotel (EAST) Menargetkan Okupansi 80%
| Jumat, 13 Februari 2026 | 07:46 WIB

Eastparc Hotel (EAST) Menargetkan Okupansi 80%

EASTmasih menargetkan segmen meetings, incentives, conferences/conventions and exhibiton (MICE) atau pertemuan atau acara di hotel pada tahun ini.

Peluang Terbuka dari Bisnis Keamanan Siber
| Jumat, 13 Februari 2026 | 07:38 WIB

Peluang Terbuka dari Bisnis Keamanan Siber

Hingga saat ini, penipuan dokumen digital terbanyak adalah jenis lowongan pekerjaan, diikuti dengan maraknya penipuan transaksi invoice

ESDM Ajukan Tambahan Proyek Hilirisasi
| Jumat, 13 Februari 2026 | 07:33 WIB

ESDM Ajukan Tambahan Proyek Hilirisasi

Danantara) telah resmi melaksanakan groundbreaking fase pertama atau peletakan batu pertama atas enam proyek hilirisasi yang terletak di 13 lokasi

Untung Rugi Impor Energi US$ 15 Miliar dari AS
| Jumat, 13 Februari 2026 | 07:28 WIB

Untung Rugi Impor Energi US$ 15 Miliar dari AS

Pertamina siap menjalankan mandat dari pemerintah untuk mengimpor energi dari AS untuk mendukung ketahanan energi

Sumber Global Energy (SGER) Ekspansi ke Pasar Bangladesh
| Jumat, 13 Februari 2026 | 07:25 WIB

Sumber Global Energy (SGER) Ekspansi ke Pasar Bangladesh

Sumber Global Energy akan mengirim produk batubara yang digunakan untuk sektor pembangkit listrik di Bangladesh 

Jemaah Haji Didorong Gunakan QRIS di Arab Saudi
| Jumat, 13 Februari 2026 | 07:22 WIB

Jemaah Haji Didorong Gunakan QRIS di Arab Saudi

Setiap musim haji, perputaran uang mencapai Rp 40 triliun, dan sebanyak 80% merupakan cash outflow  

Tarik Ulur Pencabutan Izin Tambang Martabe
| Jumat, 13 Februari 2026 | 07:20 WIB

Tarik Ulur Pencabutan Izin Tambang Martabe

Pemerintah membuka peluang untuk memulihkan izin pertambangan emas Martabe jika hasil evaluasi tidak ada pelanggaran lingkungan

Janji Perbaiki Iklim Bisnis Dalam Negeri
| Jumat, 13 Februari 2026 | 07:13 WIB

Janji Perbaiki Iklim Bisnis Dalam Negeri

Perbaikan iklim bisnis di dalam negeri salah satunya dilakukan melalui sinkronisasi data, aturan, serta fakta di lapangan

Gali Lubang Tutup  Lubang Semakin Dalam
| Jumat, 13 Februari 2026 | 07:08 WIB

Gali Lubang Tutup Lubang Semakin Dalam

Target defisit keseimbangan primer dalam APBN 2026 lebih tinggi dibanding target tahun lalu         

INDEKS BERITA

Terpopuler