Bank Sentral China Terima Aplikasi Credit Scoring yang Terafiliasi dengan Ant

Sabtu, 27 November 2021 | 08:50 WIB
Bank Sentral China Terima Aplikasi Credit Scoring yang Terafiliasi dengan Ant
[ILUSTRASI. FILE PHOTO: Kantor pusat Ant Financial Services Group di Hangzhou, Provinsi Zhejiang, China, 24 Januari 2018. REUTERS/Shu Zhang/File Photo]
Reporter: Sumber: Reuters | Editor: Thomas Hadiwinata

KONTAN.CO.ID - BEIJING. Bank sentral China (PBOC), pada Jumat (26/11), menerima aplikasi untuk mendirikan usaha patungan penilaian kredit pribadi, yang mendapat dukungan dari Ant Group.

Jika mendapat persetujuan resmi dari regulator, Qiantang Credit Rating Co Ltd akan menjadi perusahaan penilaian kredit pribadi ketiga di China.

Perusahaan itu akan didirikan di Hangzhou, Provinsi Zhejiang dengan modal 1 miliar yuan ($ 156,50 juta), kata bank sentral. Ant dan afiliasinya yang merupakan raksasa e-commerce China, Alibaba, juga berkandang di kota yang sama.

Ant dan Zhejiang Tourism Investment Group Co Ltd yang didukung negara masing-masing akan memiliki 35% dari usaha tersebut, menurut sebuah pernyataan oleh People's Bank of China (PBOC).

Baca Juga: Bos Evergrande menjual saham buat bayar utang

Mitra lain yang didukung negara, termasuk Hangzhou Finance and Investment Group dan Zhejiang Electronic Port, masing-masing akan memegang 6,5%.

Transfar Group, pemegang saham non-negara, akan memegang 7%, sedangkan 10% sisanya akan dipegang oleh Hangzhou Xishu.

Hangzhou Xishu adalah entitas yang mengoperasikan rencana kepemilikan saham karyawan, kata sumber yang mengetahui masalah tersebut.

Pendirian usaha tersebut merupakan bagian dari perombakan bisnis Ant yang diperintahkan oleh regulator yang menghentikan penawaran umum perdana (IPO) blockbuster November lalu.

Baca Juga: Pabrikan mobil asal China Chery ingin jadikan Indonesia basis produksi di ASEAN

Pemerintah telah mendorong perusahaan-perusahaan yang didukung negara untuk memberikan pengaruh lebih besar atas bisnis ekonomi baru yang tumbuh cepat tetapi diatur dengan ringan, Reuters telah melaporkan.

Ini juga berfungsi sebagai upaya bank sentral selama setahun untuk menghubungkan data pinjaman di antara berbagai platform pinjaman online, dan memperketat kontrol dalam berbagi informasi kredit untuk mencegah pinjaman berlebihan dan penipuan.

Sebelum Qiantang, bank sentral telah menyetujui Baihang Credit pada tahun 2018, agen kredit pribadi berlisensi pertama di China dengan sembilan pihak berinvestasi bersama, termasuk unit pemeringkat kredit Ant dan Tencent Holdings.

Ini memberikan persetujuan kedua untuk mendirikan Pudao Credit Rating pada Desember 2020, sebuah usaha antara lengan investasi pemerintah Beijing dan anak perusahaan raksasa e-commerce JD.com dan pembuat smartphone Xiaomi Corp.

Bagikan

Berita Terbaru

Bitcoin Terjun Bebas: Rekor Terendah Sejak Oktober 2024, Cek Dampaknya!
| Sabtu, 27 Juni 2026 | 07:30 WIB

Bitcoin Terjun Bebas: Rekor Terendah Sejak Oktober 2024, Cek Dampaknya!

Bitcoin anjlok di bawah US$60.000, tekanan jual dari investor jumbo picu likuidasi. Cek alasan utama di balik penurunan drastis ini

Kabar Gembira, Duet Emiten Salim Ini Segera Menebar Dividen
| Sabtu, 27 Juni 2026 | 07:12 WIB

Kabar Gembira, Duet Emiten Salim Ini Segera Menebar Dividen

Raksasa sawit LSIP dan SIMP mengumumkan dividen besar tahun buku 2025. Kalkulasi terbaru menunjukkan ada potensi keuntungan.

Kita Kalah Saing
| Sabtu, 27 Juni 2026 | 07:10 WIB

Kita Kalah Saing

Dengan tingkat daya saing yang jauh lebih rendah dari negara lain, makin sulit mengajak investor asing membenamkan investasi di Indonesia.

Negara Pengusaha di Balik MBG Libur
| Sabtu, 27 Juni 2026 | 07:05 WIB

Negara Pengusaha di Balik MBG Libur

Kepentingan swasta di program yang diperuntukkan untuk masyarakat tidak boleh mengalahkan kepentingan publik.​

Daya Beli Lesu, Suku Bunga Tinggi: Bagaimana HBAT Bertahan di 2026?
| Sabtu, 27 Juni 2026 | 07:00 WIB

Daya Beli Lesu, Suku Bunga Tinggi: Bagaimana HBAT Bertahan di 2026?

PT Minahasa Membangun Hebat (HBAT) siapkan strategi khusus untuk 2026. Tantangan daya beli dan suku bunga tinggi jadi tantangan

Penurunan Harga Emas Berpotensi Tekan Bisnis Gadai
| Sabtu, 27 Juni 2026 | 06:40 WIB

Penurunan Harga Emas Berpotensi Tekan Bisnis Gadai

Bisnis gadai emas diperkirakan berpotensi tertekan seiring tren penurunan harga emas. Tapi, perusahaan menyakini dampaknya masih bisa dikelola

Intervensi BI Penopang Rupiah, Tapi Rupiah Tetap Melemah Sepekan Penuh
| Sabtu, 27 Juni 2026 | 06:35 WIB

Intervensi BI Penopang Rupiah, Tapi Rupiah Tetap Melemah Sepekan Penuh

Rupiah menguat tipis di akhir pekan, tapi melemah sepekan. Cermati proyeksi dua analis pada pekan depan

Himbara Lega, Dana SAL Tak Jadi Ditarik
| Sabtu, 27 Juni 2026 | 06:30 WIB

Himbara Lega, Dana SAL Tak Jadi Ditarik

Kementerian Keuangan urung menarik kembali dana SAL pemerintah yang ditempatkan di bank. Sebaliknya, dana justru ditambah jadi Rp 400 triliun. ​

Laris, Menkeu Tunda Penerbitan Panda Bond
| Sabtu, 27 Juni 2026 | 05:40 WIB

Laris, Menkeu Tunda Penerbitan Panda Bond

Penerbitan Panda Bond ditunda hingga akhir Juli. Ini justru membuka peluang besar bagi Indonesia menjaring 21 investor institusi China.

Anggaran Dipangkas, Tapi Belum Tentu Optimal
| Sabtu, 27 Juni 2026 | 05:30 WIB

Anggaran Dipangkas, Tapi Belum Tentu Optimal

Pemerintah siapkan efisiensi MBG Rp 40 triliun demi memperkuat disiplin fiskal​.                         

INDEKS BERITA