Bank Sentral Rusia Menyetop Pembayaran Kupon Obligasi Rubel Bagi Investor Asing

Rabu, 02 Maret 2022 | 16:05 WIB
Bank Sentral Rusia Menyetop Pembayaran Kupon Obligasi Rubel Bagi Investor Asing
[ILUSTRASI. Para investor asing secara efektif terjebak dalam kepemilikan obligasi berdenominasi rubel yang dikenal sebagai OFZ. REUTERS/Anton Vaganov]
Reporter: Sumber: Reuters | Editor: Anastasia Lilin Yuliantina

KONTAN.CO.ID - MOSKOW. Para investor asing secara efektif terjebak dalam kepemilikan obligasi berdenominasi rubel yang dikenal sebagai OFZ. Pasalnya, Bank Sentral Rusia menghentikan sementara pembayaran kupon sedangkan sistem penyelesaian utama di luar negeri berhenti menerima aset Rusia.

Euroclear and Clearstream menyatakan membatasi opsi pembayaran pada sekuritas-sekuritas Rusia untuk individu dan perusahaan asing. Badan serupa National Settlement Depositary (NSD) tapi versi Rusia yang menangani sistem penyelesaian terbesar di dunia tersebut, juga membatasi sekuritas-sekuritas melakukan transfer. Aturan pembatasan sejalan dengan permintaan Bank Sentral Rusia.

Ini Artikel Spesial
Agar bisa lanjut membaca sampai tuntas artikel ini, pastikan Anda sudah berlangganan.
Sudah Berlangganan?
Berlangganan dengan Google
Gratis uji coba 7 hari pertama dan gunakan akun Google sebagai metode pembayaran.
Business Insight
Artikel pilihan editor Kontan yang menyajikan analisis mendalam, didukung data dan investigasi.
Kontan Digital Premium Access
Paket bundling Kontan berisi Business Insight, e-paper harian dan tabloid serta arsip e-paper selama 30 hari.
Masuk untuk Melanjutkan Proses Berlangganan
Bagikan

Berita Terbaru

Penjualan Apartemen di Jakarta Lesu
| Senin, 09 November 2026 | 04:25 WIB

Penjualan Apartemen di Jakarta Lesu

Di wilayah DKI Jakarta saja, stok apartemen yang belum terjual diperkirakan mencapai 20.000 unit hingga 25.000 unit. 

Pemain Multinasional Diprediksi Bakal Dominasi Pasar
| Senin, 09 November 2026 | 04:25 WIB

Pemain Multinasional Diprediksi Bakal Dominasi Pasar

Perusahaan hasil spin-off dari UUS asuransi jiwa patungan bisa menduplikasi posisi induk usaha mereka dalam mendominasi kue pasar 

Protes Generasi Digital di Jantung Eropa
| Senin, 09 November 2026 | 04:18 WIB

Protes Generasi Digital di Jantung Eropa

Bagi Indonesia, gejolak Eropa mengingatkan bahwa bonus demografi, pertumbuhan ekonomi & kemajuan teknologi tak otomatis menjamin mobilitas sosial.

Moneymaxxing, Cara Cerdik Mengoptimalkan Tiap Rupiah yang Ada
| Minggu, 08 November 2026 | 16:21 WIB

Moneymaxxing, Cara Cerdik Mengoptimalkan Tiap Rupiah yang Ada

Moneymaxxing belakangan jadi tren dalam pengelolaan keuangan. Simak penjelasannya!                  

Waralaba Perlu Inovasi biar Tak Tenggelam Saat Pasar Jenuh
| Minggu, 08 November 2026 | 08:58 WIB

Waralaba Perlu Inovasi biar Tak Tenggelam Saat Pasar Jenuh

Industri waralaba di Indonesia masih menunjukkan pertumbuhan, meski lajunya melambat di tengah kondisi ekonomi yang menantang. 

Inspirasi Bos OSL Indonesia: Belajar Mandiri dari Sosok Ayah
| Minggu, 08 November 2026 | 07:55 WIB

Inspirasi Bos OSL Indonesia: Belajar Mandiri dari Sosok Ayah

Kemauan untuk mencari tahu dan ketekunan dalam mempelajari sesuatu juga menjadi bekal penting dalam menghadapi berbagai hal.

Memetik Cuan dari Jasa Foto Instan
| Minggu, 08 November 2026 | 06:35 WIB

Memetik Cuan dari Jasa Foto Instan

Jasa foto instan menjadi peluang usaha yang menarik di tengah maraknya berbagai event. Pelaku usaha menawarkan pengalama

Sambung Konektivitas dan Kontribusi Nyata di Wilayah 3T
| Minggu, 08 November 2026 | 06:15 WIB

Sambung Konektivitas dan Kontribusi Nyata di Wilayah 3T

TBIG menjaga keterhubungan jaringan untuk kelangsungan bisnis dengan menerapkan prinsip keberlanjutan. Apa saja upayanya

Sagu Sebagai Substitusi Tapioka
| Minggu, 08 November 2026 | 06:10 WIB

Sagu Sebagai Substitusi Tapioka

Impor tapioka sebesar 267.062 ton pada tahun 2024,  jumlahnya turun ketimbang 2019 sebesar 300.000 ton per tahun. 

Dari Premi Kecil Menuju Pasar yang Lebih Besar
| Minggu, 08 November 2026 | 06:10 WIB

Dari Premi Kecil Menuju Pasar yang Lebih Besar

Dengan premi lebih murah dan kanal digital, asuransi mikro berpeluang menjangkau masyarakat yang belum memiliki perlindungan.

 
INDEKS BERITA