Jual Beli Lokasi Dapur MBG Tembus 6.877 Titik

Jumat, 12 Juni 2026 | 05:25 WIB
Jual Beli Lokasi Dapur MBG Tembus 6.877 Titik
[ILUSTRASI. Unjuk Rasa Kritik MBG (KONTAN/Cheppy A. Muchlis)]
Reporter: Lailatul Anisah | Editor: Markus Sumartomjon

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Satu per satu persoalan dalam program makan bergizi gratis (MBG) terus mengemuka. Setelah terjadi pergantian pucuk pimpinan di Badan Gizi Nasional (BGN), dugaan penyimpangan kembali mencuat dalam program yang menyedot anggaran jumbo tersebut. 

Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan (Zulhas), mengungkapkan negara mengalami pemborosan anggaran sekitar Rp 1 triliun akibat praktik jual beli titik dapur MBG atau Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Pemborosan tersebut terjadi karena jumlah dapur MBG yang terbangun melampaui perencanaan.

Ini Artikel Spesial
Agar bisa lanjut membaca sampai tuntas artikel ini, pastikan Anda sudah berlangganan.
Sudah Berlangganan?
Berlangganan dengan Google
Gratis uji coba 7 hari pertama dan gunakan akun Google sebagai metode pembayaran.
Business Insight
Artikel pilihan editor Kontan yang menyajikan analisis mendalam, didukung data dan investigasi.
Kontan Digital Premium Access
Paket bundling Kontan berisi Business Insight, e-paper harian dan tabloid serta arsip e-paper selama 30 hari.
Masuk untuk Melanjutkan Proses Berlangganan
Bagikan
Topik Terkait

Berita Terbaru

Harga Pertamax Naik, Kompensasi Jadi Prioritas
| Jumat, 12 Juni 2026 | 06:47 WIB

Harga Pertamax Naik, Kompensasi Jadi Prioritas

Kementerian ESDM menyebutkan pergeseran konsumsi dari Pertamax ke Pertalite belum signifikan dari hasil pemantauan di lapangan

Tekanan Rupiah: Dampak Sentimen Risk Off dan Outflow Asing
| Jumat, 12 Juni 2026 | 06:45 WIB

Tekanan Rupiah: Dampak Sentimen Risk Off dan Outflow Asing

Rupiah kembali melemah terhadap dolar AS. Analis ingatkan potensi penguatan dolar AS lanjutan, simak proyeksi kurs hari ini (12/6).

Menyorot Keandalan Pasokan Listrik
| Jumat, 12 Juni 2026 | 06:39 WIB

Menyorot Keandalan Pasokan Listrik

Sejumlah pembangkit di Jawa memiliki stok batubara di bawah kisaran ideal pasokan yang tertunda pengirimannya

Kinerja Reksadana Dolar: Diversifikasi Portofolio Jadi Kunci Utama
| Jumat, 12 Juni 2026 | 06:30 WIB

Kinerja Reksadana Dolar: Diversifikasi Portofolio Jadi Kunci Utama

Tiga reksadana dolar AS catat return fantastis hingga 47% ytd. Strategi overweight saham AI jadi pemicunya, simak risikonya!

Daya Beli Lesu dan Bunga Tinggi Adang Sektor Properti, HBAT Siapkan Sejumlah Strategi
| Jumat, 12 Juni 2026 | 06:30 WIB

Daya Beli Lesu dan Bunga Tinggi Adang Sektor Properti, HBAT Siapkan Sejumlah Strategi

Minat beli properti masyarakat belum pulih, daya beli terbatas. Waspadai risiko besar hadang industri hingga tahun 2026.

Harga Saham GOTO Terdampar di Gocap, Investor Asing Terlihat Mulai Menadah
| Jumat, 12 Juni 2026 | 06:26 WIB

Harga Saham GOTO Terdampar di Gocap, Investor Asing Terlihat Mulai Menadah

Persaingan yang ketat, perlambatan pertumbuhan transaksi, serta tekanan terhadap margin dan valuasi menjadi risiko yang perlu dicermati investor.

Pembiayaan Emas Diprediksi Berkilau
| Jumat, 12 Juni 2026 | 06:25 WIB

Pembiayaan Emas Diprediksi Berkilau

Perbankan syariah tetap optimistis pembiayaan emas mampu mempertahankan tren positif ke depan meski harga logam mulia tersebut mulai koreksi

Sejumlah Proyek Tambang Jadi Kunci Pertumbuhan Bumi Resources Minerals (BRMS)
| Jumat, 12 Juni 2026 | 06:15 WIB

Sejumlah Proyek Tambang Jadi Kunci Pertumbuhan Bumi Resources Minerals (BRMS)

BRMS sedang kembangkan proyek tambang emas besar yang diprediksi dongkrak kinerja. Analis proyeksikan pendapatan tumbuh di tahun 2026.

Tak Cukup Bunga
| Jumat, 12 Juni 2026 | 06:10 WIB

Tak Cukup Bunga

Tidak boleh lagi ada kebijakan dadakan yang mengguncang pasar, seperti rencana ekspor satu pintu untuk CPO, batubara, dan paduan besi.

Dana Bank akan Semakin Banyak Mengalir ke SRBI
| Jumat, 12 Juni 2026 | 06:10 WIB

Dana Bank akan Semakin Banyak Mengalir ke SRBI

​Naiknya imbal hasil SRBI membuat bank lebih memilih menempatkan dana ke instrumen ini dibanding menyalurkan kredit.

INDEKS BERITA

Terpopuler