Bank Syariah BUMN Merger, Persaingan Bisnis Bakal Timpang

Rabu, 14 Oktober 2020 | 06:51 WIB
Bank Syariah BUMN Merger, Persaingan Bisnis Bakal Timpang
[ILUSTRASI. Petugas teller melayani nasabah di kantor cabnag BRI Syariah Kebun Jeruk Jakarta, Selasa (13/10)./pho KONTAN/Carolus Agus Waluyo/13/10/2020.]
Reporter: Anggar Septiadi | Editor: Yuwono Triatmodjo

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Tiga bank syariah entitas anak bank pelat merah bakal menguasai pangsa perbankan syariah di Tanah Air. Jika dilakukan penggabungan usaha alias merger, maka akan ada satu entitas yang bakal menguasai mayoritas pangsa pasar.

Sampai Juni 2020, total aset tiga bank syariah tersebut yaitu PT Bank BRI Syariah Tbk (BRIS), PT Bank Mandiri Syariah dan PT BNI Syariah mencapai Rp 214,74 triliun. Jumlah itu setara 60,26% total aset bank syariah yang ada di Indonesia.

Ini Artikel Spesial
Agar bisa lanjut membaca sampai tuntas artikel ini, pastikan Anda sudah berlangganan.
Sudah Berlangganan?
Berlangganan dengan Google
Gratis uji coba 7 hari pertama dan gunakan akun Google sebagai metode pembayaran.
Business Insight
Artikel pilihan editor Kontan yang menyajikan analisis mendalam, didukung data dan investigasi.
Kontan Digital Premium Access
Paket bundling Kontan berisi Business Insight, e-paper harian dan tabloid serta arsip e-paper selama 30 hari.
Masuk untuk Melanjutkan Proses Berlangganan
Bagikan

Berita Terbaru

Merdeka Gold Resources (EMAS) Realisasikan Seluruh Dana IPO Rp 4,54 Triliun
| Kamis, 04 Juni 2026 | 08:04 WIB

Merdeka Gold Resources (EMAS) Realisasikan Seluruh Dana IPO Rp 4,54 Triliun

Dana hasil IPO itu digunakan PT Merdeka Gold Resources Tbk (EMAS)untuk mendukung pengembangan tambang emas Pani di Gorontalo. 

Indah Kiat Pulp & Paper (INKP) Bayar Obligasi Jatuh Tempo dan Rilis Obligasi Baru
| Kamis, 04 Juni 2026 | 07:59 WIB

Indah Kiat Pulp & Paper (INKP) Bayar Obligasi Jatuh Tempo dan Rilis Obligasi Baru

PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk (INKP) menyiapkan jumbo dana untuk melunasi kewajiban obligasi dan sukuk yang akan jatuh tempo. 

Berencana Akuisisi Anak PTRO, SINI Gelar Rights Issue Jumbo
| Kamis, 04 Juni 2026 | 07:53 WIB

Berencana Akuisisi Anak PTRO, SINI Gelar Rights Issue Jumbo

Jumlah dana yang akan diterima PT Singaraja Putra Tbk (SINI) dari rights issue sebanyaknya Rp 3,6 triliun.

Meneropong Prospek Saham dan Kinerja NAYZ Usai Banting Setir Ke Bisnis Teknologi
| Kamis, 04 Juni 2026 | 07:44 WIB

Meneropong Prospek Saham dan Kinerja NAYZ Usai Banting Setir Ke Bisnis Teknologi

Transformasi bisnis akan diikuti divestasi sejumlah aset untuk produksi makanan bayi, termasuk yang diperoleh dari hasil IPO.

Harga Minyak Loyo, Emiten Migas Layu
| Kamis, 04 Juni 2026 | 07:36 WIB

Harga Minyak Loyo, Emiten Migas Layu

Normalisasi harga minyak dunia berpotensi mempengaruhi kelangsungan usaha emiten-emiten produsen minyak dan gas (migas). 

IHSG dan Rupiah Menukik, Pasar Keuangan Domestik Semakin Tak Menarik
| Kamis, 04 Juni 2026 | 07:31 WIB

IHSG dan Rupiah Menukik, Pasar Keuangan Domestik Semakin Tak Menarik

Risiko berinvestasi di Indonesia semakin tinggi, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dan rupiah semakin terkapar.

Manufaktur Keluar dari Zona Kontraksi, Tapi Ancaman Margin Belum Reda
| Kamis, 04 Juni 2026 | 07:27 WIB

Manufaktur Keluar dari Zona Kontraksi, Tapi Ancaman Margin Belum Reda

PMI manufaktur Indonesia kembali ekspansi, sinyal positif bagi sektor riil. Cek daftar emiten yang berpotensi diuntungkan jika tren ini berlanjut.

Fokus Bisnis Inti, Telkom Indonesia (TLKM) Lepas AdMedika
| Kamis, 04 Juni 2026 | 07:24 WIB

Fokus Bisnis Inti, Telkom Indonesia (TLKM) Lepas AdMedika

Telkom resmi lepas AdMedika ke Fullerton Health. Analis sebut strategi ini bagian penataan portofolio. Cari tahu dampak divestasi pada saham TLKM.

Saham AKRA Tertekan Lagi Usai Relief Rally, Fundamental yang Solid Masih Jadi Kunci
| Kamis, 04 Juni 2026 | 07:22 WIB

Saham AKRA Tertekan Lagi Usai Relief Rally, Fundamental yang Solid Masih Jadi Kunci

Laju produksi batubara domestik yang tersendat dapat menekan permintaan solar industri yang selama ini menjadi lumbung pasar utama AKRA.

Perkuat Bisnis Nikel, HRUM Siapkan Capex US$310 Juta
| Kamis, 04 Juni 2026 | 07:22 WIB

Perkuat Bisnis Nikel, HRUM Siapkan Capex US$310 Juta

Harum Energy alokasikan US$310 juta untuk capex 2026, mayoritas ke nikel. Cari tahu rencana bisnis dan rekomendasi saham HRUM

INDEKS BERITA

Terpopuler