Begini Strategi BPD Genjot Kredit Dana PEN
KONTAN.CO.ID -JAKARTA. Berbagai strategi tengah disiapkan sejumlah bank pembangunan daerah (BPD) yang menerima penempatan dana pemulihan ekonomi nasional (PEN) untuk menggenjot penyaluran kreditnya. Pada akhir Juli lalu, pemerintah melalui Kementerian Keuangan telah menempatkan dana sebesar Rp 11,5 triliun kepada tujuh BPD.
Adapun ketujuh BPD tersebut, antara lain, Bank DKI sebesar Rp 2 triliun, Bank BJB Rp 2,5 triliun, Bank Jateng Rp 2 triliun, dan Bank Sulutgo Rp 1 triliun. Sementara BPD Bali dan BPD DIY dengan anggaran masing-masing Rp 1 triliun. Lalu, Bank Jatim dapat Rp 2 triliun.
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menegaskan, tidak ada syarat apa pun kecuali untuk disalurkan untuk kredit sektor produktif, dan leverage minimum dua kali. "Misalnya kalau Bank DKI dapat Rp 2 trilun, minimum harus disalurkan menjadi kredit senilai Rp 4 triliun. Dan juga dana tidak boleh untuk beli SBN, atau valas,” kata Sri Mulyani.
