BEI Akan Menggunakan Hitungan PER Trailing

Rabu, 01 Desember 2021 | 04:30 WIB
BEI Akan Menggunakan Hitungan PER Trailing
[]
Reporter: Nur Qolbi | Editor: Avanty Nurdiana

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Bursa Efek Indonesia (BEI) menyempurnakan metode perhitungan price earnings ratio (PER) dengan menerapkan metode trailing pada data yang tersaji di BEI, mulai Selasa (30/11). PER trailing dihitung berdasarkan kinerja keuangan perusahaan tercatat dengan menggunakan laba bersih periode empat kuartal terakhir.

Sebelumnya, BEI menggunakan perhitungan PER yang disetahunkan (annualized). Sekretaris Perusahaan BEI Yulianto Aji Sadono mengatakan, dengan metode perhitungan PER trailing, pelaku pasar dapat analisis fundamental dengan lebih akurat dan detail, serta lebih objektif dalam menentukan keputusan investasi. 

BEI mengubah metode penghitungan PER ini lantaran data ini termasuk indikator yang diperhitungkan dalam evaluasi indeks, saham marjin, evaluasi serta pemantauan perusahaan tercatat, dan lainnya. "PER trailing merupakan indikator populer para investor, manajer investasi, analis saham, dan sebagai indikator fundamental dalam berinvestasi," kata Yulianto dalam rilis, Selasa (30/11). 

Baca Juga: Saham-saham ini banyak diborong asing saat IHSG anjlok pada akhir bulan November 2021

PER market trailing dihitung dari median semua PER saham di BEI dengan laba positif dan di bawah batas ambang (threshold) yang ditentukan oleh BEI, yakni persentil 90%. Penggunaan persentil 90% sebagai threshold bertujuan sebagai mitigasi risiko perhitungan PER BEI yang berpotensi terjadi akibat outlier. 

Saham dengan PER positif ekstrem atau di atas persentil 90% dianggap sebagai outlier, sehingga tidak masuk dalam perhitungan PER pasar secara umum. Begitu juga dengan PER negatif akibat emiten mencetak laba negatif. "Informasi PER trailing dapat dilihat melalui situs BEI," kata Yulianto.

Baca Juga: IHSG ambruk 1,13% ke 6.533, saham-saham ini paling banyak dijual asing

Bagikan

Berita Terbaru

Biar Biaya Subscription Tak Bikin Dompet Jebol
| Minggu, 08 Februari 2026 | 10:00 WIB

Biar Biaya Subscription Tak Bikin Dompet Jebol

Meski kecil, biaya subscription rupanya bisa berdampak ke keuangan. Simak cara mengatasinya!        

Kinerja Obligasi Berisiko Volatil Jangka Pendek, Selektif Pilih Tenor SUN
| Minggu, 08 Februari 2026 | 09:00 WIB

Kinerja Obligasi Berisiko Volatil Jangka Pendek, Selektif Pilih Tenor SUN

Sikap Moody's Ratings mengubah prospek peringkat Pemerintah Indonesia, menambah sentimen negatif di pasar obligasi. Masih layak beli?

Susun Strategi Biar Botol Tak Mencemari Lingkungan
| Minggu, 08 Februari 2026 | 07:05 WIB

Susun Strategi Biar Botol Tak Mencemari Lingkungan

Kebijakan Bali yang membatasi ukuran botol AMDK menjadi ujian bagi industri, dan mendorong CLEO membuktikan komitmennya.

Laju Penjualan Sepeda Motor Listrik Tak Lagi Menderu
| Minggu, 08 Februari 2026 | 06:15 WIB

Laju Penjualan Sepeda Motor Listrik Tak Lagi Menderu

Kepastian absennya subsidi sepeda motor listrik membuat pasar bergerak tanpa insentif. Bagaimana strategi produsen?

 
Rupiah dalam Sepekan Tertekan Sentimen Domestik dan Global
| Minggu, 08 Februari 2026 | 06:10 WIB

Rupiah dalam Sepekan Tertekan Sentimen Domestik dan Global

Mengutip Bloomberg, rupiah di pasar spot melemah 0,20% secara harian ke Rp 16.876 per dolar AS. Dalam sepekan, rupiah melemah 0,53%. 

Tips Jordan Simanjuntak, CMO Triv untuk Investor Kripto Pemula
| Minggu, 08 Februari 2026 | 06:00 WIB

Tips Jordan Simanjuntak, CMO Triv untuk Investor Kripto Pemula

Perjalanan karier membawa Jordan Simanjuntak, Chief Marketing Officer Triv ini berinvestasi di aset kripto

Modal Jajanan Pasar: Rp3 Juta Hasilkan Omzet Menggiurkan!
| Minggu, 08 Februari 2026 | 05:15 WIB

Modal Jajanan Pasar: Rp3 Juta Hasilkan Omzet Menggiurkan!

Dengan harga terjangkau, cita rasa lokal, dan bisa dinikmati siapa saja, usaha jajanan pasar menawarkan peluang yang men

Menyoal Independensi BI
| Minggu, 08 Februari 2026 | 05:10 WIB

Menyoal Independensi BI

Dalam revisi UU P2SK, BI akan dibekali mandat tambahan; mendorong pertumbuhan ekonomi dan penciptaan lapangan pekerjaan.

IHSG Anjlok: Net Sell Asing Terjadi 3 Pekan Beruntun, SOHO & UNVR Malah Naik
| Sabtu, 07 Februari 2026 | 16:47 WIB

IHSG Anjlok: Net Sell Asing Terjadi 3 Pekan Beruntun, SOHO & UNVR Malah Naik

Pada periode 2-6 Februari 2026, IHSG tumbang 4,73% dan ditutup pada level 7.935,26. Pekan sebelumnya, IHSG telah turun 6,94%.

Anomali Pergerakan Saham BRIS, Diprediksi Nafasnya Kuat Hingga Tembus 3.000
| Sabtu, 07 Februari 2026 | 13:00 WIB

Anomali Pergerakan Saham BRIS, Diprediksi Nafasnya Kuat Hingga Tembus 3.000

Saham Bank Syariah Indonesia (BRIS) naik 5,78% dalam sepekan melebihi kinerja IHSG yang turun -4,47%, efek euforia pasca spin off dari BMRI.

INDEKS BERITA

Terpopuler