Berputar Kencang

Rabu, 26 April 2023 | 08:00 WIB
Berputar Kencang
[]
Reporter: SS. Kurniawan | Editor: Markus Sumartomjon

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Hari ini, Rabu (26/4), aktivitas sebagian masyarakat kembali bergulir pasca libur dan cuti bersama Lebaran. Senin (24/4) dan Selasa (25/4) menjadi puncak arus balik periode pertama.

Periode pertama lantaran masih ada puncak arus balik periode kedua, yang pemerintah prediksi terjadi pada 30 April dan 1 Mei nanti. Sebab, tak sedikit yang mengajukan cuti tambahan, sehingga bisa menikmati waktu bersama keluarga atau liburan lebih lama.

Tambah lagi, Presiden Joko Widodo (Jokowi) sebelumnya mengimbau masyarakat yang masih di kampung halaman untuk menunda balik pada puncak arus balik periode pertama.

Jokowi mempersilakan aparatur sipil negara (ASN), anggota TNI dan Polri, serta pegawai BUMN dan perusahaan swasta untuk memperpanjang cuti ataupun bekerja dari rumah (work from home).

Maklum, keinginan masyarakat untuk mudik Lebaran tahun ini tinggi sekali pasca pandemi Covid-19.

Mengacu hasil survei Badan Kebijakan Transportasi Kementerian Perhubungan, pergerakan masyarakat selama masa mudik Lebaran 2023 mencapai 123,8 juta orang, meningkat 14,2% dibanding 2022 sebanyak 85,5 juta orang. Angka ini tertinggi sepanjang sejarah.

Ekonomi pun berputar lebih kencang. Bukan cuma mudik, masyarakat memanfaatkan momen libur dan cuti bersama Lebaran untuk rekreasi ke tempat-tempat wisata.

Buntutnya, kemacetan parah terjadi di sepanjang Jalur Puncak, Bogor, Jawa Barat, pada 24-25 April lalu. Kemacetan parah terjadi selama 24 jam, kendaraan nyaris tak bergerak.

Pengelola Ancol Taman Impian bahkan sampai menutup sementara penjualan tiket masuk lantaran pengunjung membeludak pada Senin (24/4). Sebab, per pukul 16.00 WIB, kedatangan pengunjung ke tempat wisata di Jakarta Utara ini menembus 100.000 orang.

Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif memproyeksikan, perputaran ekonomi di sektor pariwisata dan ekonomi kreatif saat momen mudik dan libur Lebaran tahun ini mencapai Rp 100 triliun hingga  Rp 150 triliun. Angka ini melonjak hampir dua kali lipat dari momen libur Lebaran tahun lalu.

Laju pertumbuhan ekonomi di kuartal kedua tahun ini pun bakal lebih kencang. Pertumbuhan tertinggi memang terjadi pada kuartal dengan momen bulan puasa dan Lebaran.

Bank Indonesia (BI) memperkirakan, ekonomi di kuartal II 2023 bisa tumbuh 5,1%. Hanya, pertumbuhan ekonomi bisa berarti jika inflasi bisa terkendali.

Bagikan

Berita Terbaru

GOTO Dilanda Sentimen Negatif Usai Cetak Laba Pertama, Begini Saran Analis
| Rabu, 03 Juni 2026 | 14:15 WIB

GOTO Dilanda Sentimen Negatif Usai Cetak Laba Pertama, Begini Saran Analis

Selama ini GOTO menerapkan take rate 20% dari mitra pengemudi, lebih tinggi dari kompetitor yang 10%.

BUVA Menguat Jelang RUPS, Investor Berburu Cerita Rights Issue
| Rabu, 03 Juni 2026 | 11:02 WIB

BUVA Menguat Jelang RUPS, Investor Berburu Cerita Rights Issue

Analis menilai kenaikan saham BUVA saat ini lebih didominasi faktor teknikal dibandingkan perubahan fundamental yang signifikan.

El Nino Datang, Saham Emiten Perberasan Bakal Terkena Dampak Ikutan?
| Rabu, 03 Juni 2026 | 10:35 WIB

El Nino Datang, Saham Emiten Perberasan Bakal Terkena Dampak Ikutan?

NASI menyiapkan langkah untuk memperluas jaringan pemasok sekaligus mempererat hubungan kemitraan guna menjaga ketersediaan bahan baku.

Produksi Padi Diramal Menyusut Hingga Juli
| Rabu, 03 Juni 2026 | 08:48 WIB

Produksi Padi Diramal Menyusut Hingga Juli

BPS memperkirakan produksi padi nasional Januari hingga Juli 2026 mencapai 38,11 juta ton gabah kering giling (GKG)

Kunjungan Wisman Tertinggi Sejak Pandemi
| Rabu, 03 Juni 2026 | 08:44 WIB

Kunjungan Wisman Tertinggi Sejak Pandemi

Kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) ke Indonesia pada April 2026 mencapai 1,25 juta kunjungan  

Prospek Manufaktur Masih Belum Membaik
| Rabu, 03 Juni 2026 | 08:15 WIB

Prospek Manufaktur Masih Belum Membaik

Purchasing managers' index (PMI) manufaktur Indonesia pada bulan Mei 2026 di level 50               

PMI Manufaktur Indonesia Ekspansif, Tapi Masih Jauh dari Pemulihan
| Rabu, 03 Juni 2026 | 08:12 WIB

PMI Manufaktur Indonesia Ekspansif, Tapi Masih Jauh dari Pemulihan

Untuk menyatakan sektor manufaktur benar-benar pulih, diperlukan PMI yang mampu bertahan di atas 50,0 selama beberapa bulan berturut-turut.

Rupiah Terpuruk Hampir 3% Sepanjang Mei 2026, Akankan Tekanan Mereda di Juni?
| Rabu, 03 Juni 2026 | 07:59 WIB

Rupiah Terpuruk Hampir 3% Sepanjang Mei 2026, Akankan Tekanan Mereda di Juni?

Secara musiman permintaan dolar AS di dalam negeri biasanya mulai melandai saat memasuki kuartal ketiga.

Asing Terus Net Sell, Penguatan IHSG Terbatas, Simak Rekomendasi Saham Hari Ini
| Rabu, 03 Juni 2026 | 07:36 WIB

Asing Terus Net Sell, Penguatan IHSG Terbatas, Simak Rekomendasi Saham Hari Ini

Pasar melihat kondisi ekonomi mengkhawatirkan. Surplus neraca dagang April 2026 yang hanya US$ 89,1 juta , terendah dalam enam tahun terakhir.

Rupiah Masih Lemas, Kinerja Emiten Kertas Bisa Bernas
| Rabu, 03 Juni 2026 | 07:35 WIB

Rupiah Masih Lemas, Kinerja Emiten Kertas Bisa Bernas

Di balik pelemahan rupiah yang semakin dalam, dua emiten Grup Sinar Mas di industri kertas dan bubur kertas berpotensi kecipratan berkah.

INDEKS BERITA

Terpopuler