Investor Masih Berhati-Hati, Kurva Imbal Hasil Obligasi Bergerak Mendatar
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Investor masih hati-hati memegang obligasi rupiah. Ini tampak dari yield obligasi tenor pendek dan tenor panjang yang kian menyempit. Kondisi ini menunjukkan investor meminta premi tinggi di tengah ketidak pastian fiskal dan prospek ekonomi yang belum pulih.
Berdasarkan data Bloomberg per 31 Juli 2026, yield obligasi pemerintah tenor satu tahun berada di level 7,05%. Sedangkan yield tenor 10 tahun mencapai 7,35%. Dengan begitu, selisih imbal hasil (spread) kedua tenor ini hanya sekitar 30 basis poin (bps), jauh lebih sempit dibandingkan pola historis.
