BI Menyempitkan Area Spekulasi Dolar
KONTAN.CO.ID-JAKARTA. Kebijakan Bank Indonesia (BI) mempersempit ruang transaksi valas tanpa underlying mulai mengubah dinamika pasar. Penyusutan volume transaksi pasca threshold diturunkan, mengindikasikan berkurangnya permintaan dolar yang tidak sepenuhnya berbasis kebutuhan ekonomi riil.
Deputi Gubernur BI Thomas Djiwandono bilang pada tahap pertama, saat batas transaksi tanpa underlying diturunkan dari US$ 100.000 menjadi US$ 50.000, rerata transaksi harian turun US$ 16 juta. Pada tahap kedua, penurunan dari US$ 50.000 menjadi US$ 25.000 kembali menekan rerata transaksi harian sebesar US$ 9 juta.
