Biaya Energi Menyusut, Margin Emiten Tambang Mineral Bisa Pulih
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Setelah tertekan lonjakan biaya energi pada kuartal II-2026, emiten pertambangan logam diperkirakan memasuki fase yang lebih kondusif pada semester kedua tahun ini. Penurunan biaya operasional dapat menopang perbaikan margin dan menjaga prospek kinerja sektor tambang hingga akhir 2026.
Senior Market Analyst Mirae Asset Sekuritas, Nafan Aji Gusta mengatakan, industri pertambangan merupakan sektor yang sangat intensif menggunakan bahan bakar, listrik dan logistik. Karena itu, normalisasi harga energi berpotensi menjadi katalis utama yang memperbaiki profitabilitas emiten tambang.
