Biaya Spektrum 5G Lebih Ringan, Namun Beban Investasi Operator Belum Berakhir
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Hasil lelang spektrum 700MHz dan 2,6GHz yang diumumkan Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) pekan lalu membuka babak baru transisi 5G di Indonesia. Ketiga operator seluler, Telkomsel, Indosat Ooredoo Hutchison, dan XLSMART sama-sama mengantongi tambahan spektrum.
Namun di balik narasi positif "harga lelang lebih murah", dampaknya terhadap kinerja keuangan ketiga emiten ini justru berjalan tidak seragam. Analis Indo Premier Sekuritas (IPOT), Aurelia Barus dan Belva Monica memaparkan biaya tahunan pita 2,6GHz disepakati pada kisaran Rp 4,6 miliar – Rp 6,8 miliar per MHz, jauh lebih rendah dibandingkan lelang sebelumnya pada 2017 dan 2021 yang mencapai Rp 18 miliar – Rp 34 miliar per MHz. Sementara itu, fee pita 700MHz berkisar Rp 25 miliar – Rp35 miliar per MHz, relatif sejalan dengan acuan lelang 2015-2016 sebesar Rp 33 miliar per MHz.
