Binance Bakal Buka Exchange Cryptocurrency di Indonesia

Kamis, 16 Desember 2021 | 04:35 WIB
Binance Bakal Buka Exchange Cryptocurrency di Indonesia
[]
Reporter: Hikma Dirgantara | Editor: Avanty Nurdiana

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kabar Binance Holdding Ltd membentuk pedagang aset kripto digital asset exchange di Indonesia akhirnya terkonfirmasi. Kemarin, manajemen Binance secara resmi mengumumkan rencana membentuk exchange mata uang kripto melalui joint venture bersama MDI Ventures, anak usaha milik PT Telkom Indonesia.

CEO dan Founder Binance Changpeng CZ Zhao mengatakan, Binance memiliki ambisi terus mengembangkan blockchain dan ekosistem aset kripto secara global. "Karena memiliki adopsi teknologi yang cepat serta potensi ekonomi yang kuat, Indonesia bisa menjadi salah satu pusat ekosistem blockchain dan aset kripto di Asia Tenggara," tulis Zhao dalam keterangan resmi, Rabu (15/12). Binance nantinya akan menyediakan infrastruktur, teknologi, dan pengelolaan aset untuk mendukung pengembangan platform pedagang kripto baru tersebut. 

Baca Juga: Binance akan mendirikan bursa kripto di Indonesia bersama MDI Ventures

CEO MDI Ventures Donald Wirahardja mengatakan, bisnis aset kripto, blockchain, serta teknologi dinilai bakal berperan penting dalam infrastruktur keuangan digital. "Kami berharap ke depan bisa berkembang bersama Binance sebagai partner kami untuk menjembatani kesempatan pengembangan kapabilitas Indonesia pada sektor infrastruktur digital ini," papar dia.

Nantinya, penjaja mata uang kripto hasil bentukan Binance dan MDI Ventures ini akan semakin menambah ramai jumlah pedagang cryptocurrency di Indonesia. Saat ini, ada 13 pedagang aset kripto yang sudah mendapat izin dari Badan Pengawas Perdagangan Berjangka (Bappebti). Binance belum mengungkap lebih jauh mengenai target pedagang aset kripto ini beroperasi di Indonesia. 

Baca Juga: Solana Ventures gandeng Forte & Griffin investasikan US$ 150 juta di game blockchain

Bagikan

Berita Terbaru

Rekor Emas Dorong Saham Tambang Naik Tajam
| Selasa, 13 Januari 2026 | 10:00 WIB

Rekor Emas Dorong Saham Tambang Naik Tajam

Selain faktor moneter, lonjakan harga emas juga sangat dipengaruhi oleh eskalasi risiko geopolitik global, dari Venezuela kini bergeser ke Iran.

Menakar Semarak Imlek, Ramadan, dan Lebaran 2026 Kala Konsumen Tengah Tertekan​
| Selasa, 13 Januari 2026 | 09:30 WIB

Menakar Semarak Imlek, Ramadan, dan Lebaran 2026 Kala Konsumen Tengah Tertekan​

Ruang konsumsi barang non-esensial diprediksi kian terbatas dan pola belanja masyarakat cenderung menjadi lebih selektif.

Indikasi Kuat Belanja Masyarakat Awal Tahun Masih Tertahan
| Selasa, 13 Januari 2026 | 09:04 WIB

Indikasi Kuat Belanja Masyarakat Awal Tahun Masih Tertahan

Indeks Penjualan Riil (IPR) Desember 2025 diperkirakan tumbuh melambat menjadi 4,4% secara tahunan  

Tekanan Kas Negara di Awal Tahun
| Selasa, 13 Januari 2026 | 09:01 WIB

Tekanan Kas Negara di Awal Tahun

Kebutuhan belanja pemerintah di kuartal pertama tahun ini diperkirakan mencapai Rp 700 triliun, namun penerimaan belum akan optimal

Skandal Pajak Menggerus Kepatuhan dan Penerimaan
| Selasa, 13 Januari 2026 | 08:30 WIB

Skandal Pajak Menggerus Kepatuhan dan Penerimaan

Dalam jangka panjang, kasus korupsi pajak bakal menyeret rasio perpajakan Indonesia                 

BUVA Volatil: Reli Lanjut atau Profit Taking?
| Selasa, 13 Januari 2026 | 08:16 WIB

BUVA Volatil: Reli Lanjut atau Profit Taking?

Dengan kecenderungan uptrend yang mulai terbentuk, investor bisa menerapkan strategi buy on weakness saham BUVA yang dinilai masih relevan.

Saham Bakrie Non-Minerba Ikut Naik Panggung, Efek Euforia BUMI-BRMS & Narasi Sendiri
| Selasa, 13 Januari 2026 | 07:53 WIB

Saham Bakrie Non-Minerba Ikut Naik Panggung, Efek Euforia BUMI-BRMS & Narasi Sendiri

Meski ikut terimbas flash crash IHSG, hingga 12 Januari 2026 persentase kenaikan saham Bakrie non-minerba masih berkisar antara 15% hingga 83%.

Industri Kemasan Berharap dari Lebaran
| Selasa, 13 Januari 2026 | 07:39 WIB

Industri Kemasan Berharap dari Lebaran

Inaplas belum percaya diri dengan prospek industri plastik keseluruhan pada 2026, lantaran barang jadi asal China membanjiri pasar lokal.

Laju Kendaraan Niaga Masih Terasa Berat
| Selasa, 13 Januari 2026 | 07:33 WIB

Laju Kendaraan Niaga Masih Terasa Berat

Sektor logistik hingga tambang masih jadi penopang terhadap penjualan kendaraan niaga pada tahun ini

Menakar Kilau Dividen UNVR 2026 Pasca Divestasi Sariwangi dan Spin Off Bisnis Es Krim
| Selasa, 13 Januari 2026 | 07:33 WIB

Menakar Kilau Dividen UNVR 2026 Pasca Divestasi Sariwangi dan Spin Off Bisnis Es Krim

Dividen PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) diprediksi makin menarik usai spin off es krim dan lepas Sariwangi.

INDEKS BERITA