KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Bisnis alat berat akan cenderung melambat tahun ini. Penyebabnya, sektor yang menjadi andalan alat berat, yakni pertambangan batubara, masih lesu. Situasi ini memaksa pebisnis alat berat melakukan diversifikasi bisnis.
Pemerintah menetapkan target produksi batubara nasional tahun ini 55 juta ton, lebih rendah ketimbang realisasi tahun lalu 610 juta ton.
Ini Artikel Spesial
Agar bisa lanjut membaca sampai tuntas artikel ini, pastikan Anda sudah berlangganan atau membeli artikel ini.
Sudah berlangganan? MasukBerlangganan
Hanya dengan 20rb/bulan Anda bisa mendapatkan berita serta analisis ekonomi bisnis dan investasi pilihan
Kontan Digital Premium Access
Business Insight, Epaper Harian + Tabloid, Arsip Epaper 30 Hari
Rp 120.000
Berlangganan dengan Google
Gratis uji coba 7 hari pertama. Anda dapat menggunakan akun Google sebagai metode pembayaran.