Berita Bisnis

Bisnis Penerbangan Kian Suram, Garuda dan Sriwijaya Air Pangkas Karyawan

Selasa, 25 Mei 2021 | 07:23 WIB
Bisnis Penerbangan Kian Suram, Garuda dan Sriwijaya Air Pangkas Karyawan

ILUSTRASI. Pekerja membongkar muat kargo dari pesawat Garuda Indonesia setibanya di Bandara Internasional Sultan Iskandar Muda (SIM), Blang Bintang, Kabupaten Aceh Besar, Aceh, Sabtu (22/5/2021). ANTARA FOTO/Ampelsa/wsj.

Reporter: Amalia Nur Fitri, Ridwan Nanda Mulyana | Editor: Yuwono triatmojo

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Alarm tanda bahaya berbunyi di bisnis penerbangan Tanah Air. Setelah PT Garuda Indonesia Tbk (GIAA) menawarkan karyawannya untuk pensiun dini, kini giliran Sriwijaya Air berencana merumahkan karyawannya.

Hingga Mei 2021, kondisi keuangan Garuda Indonesia berdarah-darah. Hal itu terungkap dalam rekaman percakapan antara manajemen dan karyawan GIAA belum lama ini, yang salinannya diperoleh KONTAN. Dalam rekaman berdurasi kurang lebih 17 menit itu, Direktur Utama GIAA, Irfan Setiaputra mengungkapkan, utang Garuda per Mei tahun ini menyentuh Rp 70 triliun. Setiap bulan, potensi utang terus bertambah lebih dari Rp 1 triliun.


Baca juga