Pemangkasan RKAB Berdampak Instan pada Pergerakan Saham Emiten Nikel
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Tok! pemerintah resmi mengumumkan penetapan Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB) nikel untuk tahun 2026 ini, di kisaran 260 juta ton hingga 270 juta ton. Regulator memangkas lebih dari 100 juta ton produksi nikel, dibandingkan RKAB nikel tahun 2025 lalu yang masih menetapkan 379 juta ton produksi mineral bahan baku baterai kendaraan listrik tersebut.
Sebenarnya industri sudah mengantisipasi penurunan RKAB hingga 250 juta ton, artinya penetapan RKAB oleh pemerintah masih sedikit diatas ekspektasi awal. Seiring dengan keputusan tersebut, harga nikel dunia lantas terkerek naik, mengutip trading economy harga nikel terapresiasi 1,52% pada pukul 13.41 siang ini.
