Bitcoin Sempat Menguat Tiga Hari Beruntun, Simak Proyeksi Harga & Katalis Pekan Depan
KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Harga bitcoin (BTC) mencatatkan kenaikan selama tiga hari berturut-turut pada pekan ini.
Walaupun bitcoin sempat mendekati level US$ 85.000, tetapi laju penguatan aset kripto terbesar di dunia tersebut masih menghadapi tantangan menjelang sejumlah agenda ekonomi penting Amerika Serikat (AS) pada pekan depan.
Pada Kamis (22/10/2026), harga bitcoin naik 1,25% ke US$ 84.200. Sejak awal Juli 2026, harganya telah meningkat sekitar 39% dari kisaran US$ 60.000 menjadi US$ 83.500.
Financial Expert Ajaib, Panji Yudha, mengatakan bahwa ada tiga faktor utama yang mendorong reli bitcoin pada awal pekan ini, yakni arus dana institusi, perubahan ekspektasi kebijakan moneter, dan peningkatan akumulasi oleh investor besar.
Dari sisi institusi, ETF bitcoin spot di AS mencatatkan arus masuk bersih sekitar US$ 1,075 miliar selama periode 19–21 Oktober. Arus masuk inilah yang memutus tren arus keluar yang berlangsung selama dua pekan berturut-turut.
"iShares Bitcoin Trust (IBIT) milik BlackRock, yang membukukan arus masuk US$ 665 juta dalam sehari. Institusi ini yang berkontribusi paling banyak," kata Panji kepada KONTAN, Jumat (23/10). Menurut Panji, angka tersebut merupakan arus masuk harian terbesar sejak Oktober 2025.
