Bos Perbankan Eropa Berpesta Bonus Besar

Minggu, 24 Maret 2019 | 11:24 WIB
Bos Perbankan Eropa Berpesta Bonus Besar
[]
Reporter: Rizki Caturini | Editor: Narita Indrastiti

KONTAN.CO.ID - ZURICH. Meski kondisi ekonomi global penuh tantangan, perolehan bonus para bos perbankan di Eropa tetap tambun. Chief Executive Officer (CEO) Credit Suisse Tidjane Thiam, misalnya, berhasil mendapatkan total bonus sebesar 11,26 juta atau setara sekitar Rp 180 miliar.

Bonus kinerja tahun 2018 itu naik 30% dibanding tahun sebelumnya. Thiam nongkrong di jajaran peraih bonus tertinggi di sektor perbankan Eropa. Padahal bank terbesar kedua di Swiss itu tahun lalu merevisi bonus eksekutifnya, karena fokus pada peningkatan profitabilitas dan memaksimalkan pengembalian keuntungan bagi pemegang saham. Bank ini juga tahun lalu menjalankan proses restrukturisasi sebagai program perbaikan kinerja keuangan.

Mengutp Reuters, setelah keluar dari proses restrukturisasi, Credit Suisse bisa memberikan kenaikan insentif kepada karyawannya sebagai hadiah dari kerja keras tim yang mampu memperbaiki kinerja perusahaan.

Restrukturisasi keuangan kembali mengantarkan Credit Suissse mampu mencetak laba tahunan pertamanya sejak tahun 2014. Bank ini juga berstrategi memangkas biaya operasional dan mengalihkan bisnis ke arah wealth management yang lebih stabil dan jauh dari kegiatan perbankan investasi yang berisiko.

Menuai kritik

Sementara bos Deutsche Bank yakni Christian Sewing dalam laporan keuangan tahunan yang dirilis Jumat (22/3), tercatat mendapat bonus sebesar 7 juta. Data ini terkuat ketika Deutsche Bank kini dalam proses pembicaraan merger dengan Commerzbank untuk memperkuat bisnis.

Sewing yang menjadi CEO bank asal Jerman sejak April tahun lalu ini berhasil membawa Deutsche Bank kembali mendapat untung setelah merugi selama empat tahun terakhir. Kompensasi yang didapat Sewing masih lebih tinggi dari beberapa CEO bank investasi besar di Eropa, termasuk bos HSBC John Flint, dan CEO Barclays Jes Staley.

Dalam laporan keuangan juga terungkap, dewan manajemen Deutsche Bank mendapatkan bonus pertamanya kembali setelah empat tahun terakhir. Manajemen meraih pendapatan, termasuk bonus sebesar 55,7 juta di 2018, naik 29,8 juta dibandingkan tahun sebelumnya.

Bonus adalah masalah sensitif di Jerman. Banyak politisi dan opini publik mengkritik bayaran yang didapat petinggi bank terlalu tinggi. Gerhard Schick, mantan anggota parlemen Jerman mempertanyakan bonus petinggi Deutsche Bank apakah memang karena kinerja memuaskan.

Bagikan

Berita Terbaru

Bangun dari Tidur Panjang, Saham BIPI Melesat 95% di Tengah Isu Akuisisi Bakrie
| Senin, 16 Februari 2026 | 11:15 WIB

Bangun dari Tidur Panjang, Saham BIPI Melesat 95% di Tengah Isu Akuisisi Bakrie

Fundamental  PT Astrindo Nusantara Infrastruktur Tbk (BIPI) tengah tertekan, bahkan per September 2025 berbalik mengalami kerugian.

Paradoks Bursa Efek Indonesia (BEI): Saham Bagus Sepi, Saham Ramai Dicurigai
| Senin, 16 Februari 2026 | 10:18 WIB

Paradoks Bursa Efek Indonesia (BEI): Saham Bagus Sepi, Saham Ramai Dicurigai

Yang harus diburu, perilaku manipulatif: transaksi semu, cornering, spoofing, atau penyebaran informasi menyesatkan untuk menggerakkan harga.

Banyak Sentimen Positif Menyertai, Saham UNVR Diserbu Investor Asing Institusi
| Senin, 16 Februari 2026 | 10:05 WIB

Banyak Sentimen Positif Menyertai, Saham UNVR Diserbu Investor Asing Institusi

Iming-iming dividen jumbo dengan dividend yield yang menarik jadi daya tarik saham PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR).

Strategi Cuan di Pekan Pendek Saat Imlek dan Awal Ramadan
| Senin, 16 Februari 2026 | 08:45 WIB

Strategi Cuan di Pekan Pendek Saat Imlek dan Awal Ramadan

Investor disarankan mengatur alokasi aset portofolio pada pekan pendek di tengah sentimen Tahun Baru Imlek dan awal bulan Ramadan 2026. 

Masih Terbebani Biaya Merger, EXCL Rugi Rp 4,43 Triliun
| Senin, 16 Februari 2026 | 08:40 WIB

Masih Terbebani Biaya Merger, EXCL Rugi Rp 4,43 Triliun

Rugi bersih yang dialami EXCL lebih bersifat pada kerugian akuntansi sebagai dampak pasca merger dengan Smartfren.

Produksi Dipangkas, Emiten Jasa Tambang Ikut Terdampak
| Senin, 16 Februari 2026 | 08:38 WIB

Produksi Dipangkas, Emiten Jasa Tambang Ikut Terdampak

Tak hanya bagi produsen, kebijakan pemerintah yang memangkas produksi batubara dan nikel pada 2026 juga memengaruhi emiten jasa pertambangan

ESG Perbankan: Kredit Keberlanjutan Menjadi Pendorong Baru Pertumbuhan
| Senin, 16 Februari 2026 | 07:50 WIB

ESG Perbankan: Kredit Keberlanjutan Menjadi Pendorong Baru Pertumbuhan

Sektor berkelanjutan dan hijau berpotensi menjadi motor pertumbuhan baru kredit bank. Seperti apa laju pertumbuhan kredi

Mengukur Potensi Efisiensi Bank dari Larangan Komisaris Terima Bonus
| Senin, 16 Februari 2026 | 07:15 WIB

Mengukur Potensi Efisiensi Bank dari Larangan Komisaris Terima Bonus

​Bonus jumbo direksi dan komisaris bank BUMN kembali disorot jelang RUPST 2025, di tengah pengetatan tata kelola dan evaluasi skema tantiem.

Bank Pelat Merah Siap Dorong ROA
| Senin, 16 Februari 2026 | 07:00 WIB

Bank Pelat Merah Siap Dorong ROA

Presiden Prabowo Subianto telah meminta Danantara untuk mencetak ROA atau tingkat pengembalian dari aset sebesar 7% tahun ini. ​

Daya Beli Lesu Menyeret Kualitas KPR Perbankan
| Senin, 16 Februari 2026 | 06:50 WIB

Daya Beli Lesu Menyeret Kualitas KPR Perbankan

Bisnis KPR perbankan tengah menghadapi tekanan ganda. Tak hanya dibayangi perlambatan pertumbuhan pada 2025, kualitas asetnya pun tergerus. ​

INDEKS BERITA