Boy Thohir Jadi Investor Anteraja, Kempit 10 Persen Saham

Rabu, 13 April 2022 | 19:06 WIB
Boy Thohir Jadi Investor Anteraja, Kempit 10 Persen Saham
[ILUSTRASI. Petugas Satria memindai paket yang akan dikirimkan melalui Anteraja. DOK/Anteraja]
Reporter: Tedy Gumilar | Editor: Tedy Gumilar

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Konglomerat Garibaldi Thohir atau Boy Thohir menambah portofolio investasinya. Paling anyar, Boy Thohir masuk menjadi investor di perusahaan logistik Anteraja.

PT Tri Adi Bersama, anak usaha PT Adi Sarana Armada Tbk (ASSA) yang menaungi dan mengoperasikan Anteraja, pada 12 April 2022 telah menerbitkan saham baru sebanyak 490.413 lembar saham senilai sekitar Rp 70,56 miliar.

Dengan demikian Boy Thohir menebus saham Anteraja di Rp 143.870 per lembar.

Merujuk keterbukaan informasi yang disampaikan Hindra Tanujaya, Corporate Secretary PT Adi Sarana Armada Tbk (13/4), para pemegang saham eksisting Anteraja, termasuk PT Adi Sarana Armada Tbk (ASSA) tidak mengeksekusi hak pre-emptive yang dimilikinya.

Baca Juga: Melongok Rekomendasi Saham Emiten yang Dimiliki GoTo, dari ARTO, Blue Bird dan MPPA

Dus, kepemilikan ASSA di Anteraja kini menyusut dari 55 persen menjadi 49,5 persen.

Porsi saham yang dimiliki PT Roda Bangun Selaras menyusut dari 25% menjadi 22,5 persen.

Lalu saham Anteraja yang dikuasai Time Prestige Investments Limited., porsinya berkurang dari 20% menjadi 18 persen.

Sementara Boy Thohir kini menjadi investor baru Anteraja dengan porsi kepemilikan 10 persen.

Baca Juga: Basis Pelanggan Bertambah, Prospek Bisnis Aneka Gas Industri (AGII) Semakin Bergas

Bagikan

Berita Terbaru

Asuransi Manfaatkan Perpanjangan Waktu Pelaporan SLIK
| Rabu, 29 April 2026 | 04:50 WIB

Asuransi Manfaatkan Perpanjangan Waktu Pelaporan SLIK

OJK memberikan perpanjangan waktu bagi perusahaan asuransi dalam mengimplementasikan kewajiban pelaporan Sistem Layanan Informasi Keuangan (SLIK)

Stimulus Kredit Terganjal Lesunya Permintaan
| Rabu, 29 April 2026 | 04:30 WIB

Stimulus Kredit Terganjal Lesunya Permintaan

Ketidakpastian ekonomi membuat pelaku usaha menahan diri untuk mencairkan kredit.                        

Perusahaan Gas Negara (PGAS) Pelan-Pelan Merogoh Belanja
| Rabu, 29 April 2026 | 04:20 WIB

Perusahaan Gas Negara (PGAS) Pelan-Pelan Merogoh Belanja

Realisasi capex PGN pada kuartal I-2026 ini mayoritas digunakan untuk segmen eksplorasi dan produksi migas, yakni US$ 17,53 juta.

Pendanaan Proyek ESG Lewat Urun Dana Mulai Ramai
| Rabu, 29 April 2026 | 04:15 WIB

Pendanaan Proyek ESG Lewat Urun Dana Mulai Ramai

ESG bukan sekadar tren jangka pendek. Melainkan mulai masuk ke dalam proses pengembangan awal di industri urun dana.

Prospek Bisnis CPO Terdorong Program B50
| Rabu, 29 April 2026 | 04:10 WIB

Prospek Bisnis CPO Terdorong Program B50

Produksi CPO nasional masih cukup untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri, termasuk tambahan kebutuhan dari program B50

Menanti Tuah Stimulus Meredam Harga Plastik
| Rabu, 29 April 2026 | 04:00 WIB

Menanti Tuah Stimulus Meredam Harga Plastik

Harapan pelaku usaha adalah adanya revisi terhadap biaya pajak impor bahan baku plastik agar harga jual akhir produk tidak semakin mahal.

Outlook Negatif Membayangi Rupiah, Risiko Domestik tak Lagi bisa Diabaikan
| Selasa, 28 April 2026 | 10:05 WIB

Outlook Negatif Membayangi Rupiah, Risiko Domestik tak Lagi bisa Diabaikan

Dua jangkar penentu nasib rupiah: kepercayaan pasar terhadap kebijakan fiskal pemerintah dan kredibilitas otoritas moneter.

Harga Ayam Naik, Tapi Margin Pebisnis Unggas Tetap Tertekan
| Selasa, 28 April 2026 | 09:30 WIB

Harga Ayam Naik, Tapi Margin Pebisnis Unggas Tetap Tertekan

Analis menilai outlook sektor unggas masih positif, tetapi pertumbuhannya akan alami perlambatan dibandingkan tahun 2025.

Saham-Saham Bank di Luar KBMI IV Moncer, Simak Faktor Pendorongnya
| Selasa, 28 April 2026 | 09:28 WIB

Saham-Saham Bank di Luar KBMI IV Moncer, Simak Faktor Pendorongnya

Investor mesti tetap mewaspadai potensi membengkaknya pos cadangan kerugian pinjaman dan biaya dana.

Siapkan Insentif Industri Terdampak Harga Plastik
| Selasa, 28 April 2026 | 09:00 WIB

Siapkan Insentif Industri Terdampak Harga Plastik

Pemerintah akan segera membahas rencana pemberian stimulus bagi industri yang terdampak kenaikan harga plastik

INDEKS BERITA