Buana Finance Raih Fasilitas Kredit dari Bank Danamon

Sabtu, 02 Maret 2024 | 04:25 WIB
Buana Finance Raih Fasilitas Kredit dari Bank Danamon
[ILUSTRASI. Stan lembaga pembiayaan atau multifinance Buana Finance saat pameran pasar keuangan rakyat di Jakarta (21/12/2014). KONTAN/Daniel Prabowo/21/12/2014]
Reporter: Avanty Nurdiana | Editor: Avanty Nurdiana

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Buana Finance Tbk kembali mendapat fasilitas kredit dari Bank Danamon Indonesia Tbk. Fasilitas kredit yang diperoleh pada Kamis (29/2) ini senilai Rp 750 miliar. . 

Direktur Buana Finance, Mariana Setyadi mengatakan, pemberian fasilitas pinjaman term loan kepada Buana Finance ini berjangka waktu 48 bulan. Selain mendapat fasilitas term loan, emiten berkode saham BBLD ini juga mendapat fasilitas kredit rekening koran dengan nilai Rp 15 miliar bertenor 12 bulan. 

Baca Juga: Buana Finance Dapat Fasilitas Kredit Baru Senilai Rp 80 Miliar dari Bank DKI

"Fasilitas kredit ini merupakan tambahan dari rangkaian kredit yang didapat dari PT Bank Danamon Indonesia Tbk sehingga total pinjaman sampai saat ini sebesar Rp 1,8 triliun," jelas Mariana dalam keterbukaan informasi di BEI, Jumat (1/3). Pinjaman ini mencerminkan 113% dari total ekuitas per 30 Juni 2023. 

Buana Finance memaparkan pendanaan ini akan digunakan untuk keperluan modal kerja yaitu pemberian kredit consumer finance dan financial lease. "Tidak ada dampak material dan kejadian, informasi atau fakta material terhadap kondisi keuangan perusahaan kecuali adanya kewajinan pembayaran bunga dan pokok pinjaman secara periodik," tutur Mariana.  

Bagikan

Berita Terkait

Berita Terbaru

Rupiah & Lebaran
| Kamis, 22 Januari 2026 | 06:10 WIB

Rupiah & Lebaran

Pelemahan rupiah saat ini harus menjadi alarm dalam dua bulan ke depan, alarm kenaikan harga pangan.

Investor Panik, Duit Asing Kabur Rp 1,9 Triliun, Simak Proyeksi IHSG Hari Ini
| Kamis, 22 Januari 2026 | 05:48 WIB

Investor Panik, Duit Asing Kabur Rp 1,9 Triliun, Simak Proyeksi IHSG Hari Ini

Tekanan jual lintas sektor, dengan sektor industri, properti, dan transportasi menjadi penekan utama pergerakan indeks.

Pabrik Cat Baru di Cirebon Jadi Amunisi AVIA Tahun Ini
| Kamis, 22 Januari 2026 | 05:47 WIB

Pabrik Cat Baru di Cirebon Jadi Amunisi AVIA Tahun Ini

Emiten cat bangunan milik pengusaha Hermanto Tanoko, PT Avia Avian Tbk (AVIA) bersiap mengoperasikan pabrik cat baru pada pertengahan 2026. 

Reli Harga Emas Berlanjut, Ambil Untung Atau Beli Lagi?
| Kamis, 22 Januari 2026 | 05:45 WIB

Reli Harga Emas Berlanjut, Ambil Untung Atau Beli Lagi?

Reli harga emas ditopang sentimen global yang kuat. Investor perlu tetap disiplin mengelola investasi di tengah level harga yang sudah tinggi.

Pemerintah Bersiap Garap Tanggul Laut Raksasa
| Kamis, 22 Januari 2026 | 05:40 WIB

Pemerintah Bersiap Garap Tanggul Laut Raksasa

Pemerintah mulai membangun proyek tanggul laut raksasa yang dimulai dari wilayah pesisir Jakarta pada tahun ini. 

INCO Dibayangi Tantangan Pemangkasan Kuota Nikel, Simak Prospek Sahamnya
| Kamis, 22 Januari 2026 | 05:40 WIB

INCO Dibayangi Tantangan Pemangkasan Kuota Nikel, Simak Prospek Sahamnya

Keterbatasan kuota ini dikhawatirkan menghambat pasokan bijih nikel untuk tiga proyek hilirisasi utama INCO

Imbal JHT & JP Berhasil Bangkit di Tahun 2025
| Kamis, 22 Januari 2026 | 05:25 WIB

Imbal JHT & JP Berhasil Bangkit di Tahun 2025

BPJS Ketenagakerjaan mencetak yield program JHT sebesar 7,03% di tahun 2025, meningkat dari realisasi tahun 2024 yang sebesar 6,87%. 

Chitose Internasional (CINT) Pacu Segmen Pendidikan & Perkantoran
| Kamis, 22 Januari 2026 | 05:20 WIB

Chitose Internasional (CINT) Pacu Segmen Pendidikan & Perkantoran

CINT optimistis target kinerja yang ditetapkan sepanjang 2025 dapat tercapai dan menjadi pijakan untuk melanjutkan momentum pertumbuhan di 2026.​

Indonesia Sepakati Kerjasama Maritim dengan Inggris
| Kamis, 22 Januari 2026 | 05:10 WIB

Indonesia Sepakati Kerjasama Maritim dengan Inggris

Kerajaan Inggris bakal terlibat dalam pengadaan sebanyak 1.500 kapal yang diperuntukkan bagi nelayan Indonesia.

Target Masih Berat Meski Domestik Dinilai Kuat
| Kamis, 22 Januari 2026 | 05:10 WIB

Target Masih Berat Meski Domestik Dinilai Kuat

Bank Indonesia meramal pertumbuhan ekonomi kuartal IV-2025 dan kuartal I-2026 lebih tinggi          

INDEKS BERITA

Terpopuler