BUMI dan CUAN Kompak Diburu, Sama-Sama Ekspansif Namun Bakrie Lebih Agresif
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pergerakan saham emiten terafiliasi dua konglomerat berbeda, yaitu Aburizal Bakrie pada PT Bumi Resources Tbk (BUMI) dan Prajogo Pangestu pada PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN), masih bergerak dalam zona hijau alias menguat di awal September ini.
Keduanya sempat tercatat sebagai emiten yang yang paling banyak diburu investor asing pada perdagangan Selasa (1/9) lalu. Berdasarkan data perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI), nilai net foreign buy pada saham BUMI mencapai Rp 172,3 miliar, sedangkan CUAN mencatatkan net foreign buy sebesar Rp 132,2 miliar.
Pergerakan sahamnya kemarin, Rabu (2/9), BUMI dan CUAN masih kompak ditutup menguat sama seperti posisinya kemarin. BUMI ditutup di level Rp 206 sedangkan CUAN di level Rp 905.
Tak hanya itu, kekompakan pergerakan BUMI dan CUAN juga terlihat pada data Bloomberg yang diakses Rabu (2/9). Ternyata, selain tak banyak, institusi yang mengakumulasi pun sama, yaitu State Street.
Baca Juga: Usai Kompak Menguat, Saham Grup Bakrie BRMS, BUMI, dan ENRG Masih Menarik Dikoleksi?
Pada 1 September 2026, State Street menambah kepemilikan sahamnya pada BUMI sebesar 7.500.000 saham, sehingga total yang dimilikinya adalah 48.850.00 saham.
State Street juga menambah kepemilikan sahamnya pada CUAN pada periode yang sama, yaitu sebesar 461.451 saham. Dengan begitu, jumlah kepemilikan saham CUAN yang digenggam State Street ada sebanyak 24.618.333 saham.
Selain aktivitas akumulasi dari State Street, tak ada lagi aksi penambahan saham BUMI dan CUAN yang dilakukan institusi asing. Sebaliknya, ada aksi melego yang juga dilakukan oleh institusi asing yang sama, yakni Dimensional FUnd Advisor LP pada periode yang sama pula.
DImensional Fund Advisor LP melepas sebanyak 298.410.711 saham BUMI pada 1 September 2026, sehingga saat ini kepemilikannya sebanyak 567.692.485 saham. Tak cuma Dimensional Fund Advisor LP, Manulife Financial Corp juga melepaskan kepemilikan saham BUMI sebanyak 118.660.354 alhasil saat ini total kepemilikannya ada sebanyak 141.301.441.
Dimensional Fund Advisor juga melego sebanyak 5.941.226 saham CUAN sehingga kepemilikannya kini sebanyak 110.764.745 saham.
Walau ada kesamaan ini, Head of Research Korea Investment & Sekuritas Indonesia (KISI) Muhammad Wafi menilai bahwa aksi akumulasi kedua emiten berangkat dari faktor yang berbeda.
