Bunga Kredit Fintech Mulai dari 16% Hingga 30%

Kamis, 31 Januari 2019 | 03:39 WIB
Bunga Kredit Fintech Mulai dari 16% Hingga 30%
[]
Reporter: Nur Qolbi | Editor: Yuwono Triatmodjo

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat peningkatan rasio kredit macet atau non performing lending (NPL) di atas 90 hari fintech lending per 2018 melesat menjadi 1,45% dari tahun 2017 di level 0,99%. Ketua Harian Asosiasi Fintech Pendanaan Bersama Indonesia (AFPI) Kuseryansyah mendaku, suku bunga pinjaman fintech mengikuti mekanisme pasar.

Kuseryansyah mengatakan, suku bunga pinjaman fintech berbeda-berbeda tergantung segmen bisnis. Saat ini suku bunga fintech lending dengan bisnis model yang menyasar pinjaman produktif antara 16%-30% per tahun.

Sementara itu, suku bunga fintech lending payday loan atau cash loan maksimum 0,8% per hari. Hal ini sesuai kesepakatan antar-penyelenggara fintech lending.

Fintech payday loan biasanya memiliki jangka waktu pinjaman harian dengan jumlah pinjaman yang relatif kecil, antara Rp 3 juta-Rp 4 juta. Saat ini suku bunga payday loan ada di kisaran tersebut. Ini untuk fintech legal, yang terdaftar di OJK, bukan ilegal, kata Kuseryansyah ke KONTAN Senin (29/1).

Sejauh ini, tingkat suku bunga fintech lending memang mengikuti mekanisme pasar, sebab tidak ada ketentuan dari regulator tentang batasan minimum maupun maksimum suku bunga fintech lending.

Meskipun begitu, menurut Kuseryansyah hal tersebut justru membuat prinsip kompetisi bermain dalam hal ini. Kalau penyelenggara menerapkan bunga lebih tinggi dari penyelenggara lain, kemungkinan tidak laku di pasar. Kecuali penyelenggara tersebut punya keunggulan khusus, kata Kuseryansyah.

Ia memproyeksi, peningkatan kompetisi serta bertambahnya jumlah penyelenggara fintech lending terdaftar bakal membawa suku bunga fintech lending ke kisaran yang lebih normal. Meskipun begitu, ia menilai, bunga yang ditawarkan fintech lending masih wajar.

Mengingat, pinjaman ini menyasar profil segmen risiko lebih tinggi, yaitu nasabah unbanked dengan jangka waktu lebih pendek. Selain itu, karakter produk fintech lending juga lebih fleksibel karena tanpa jaminan. Bunga pinjaman masih sesuai karakter peminjam.

Tapi industri fintech ini tetap harus waspada terhadap NPL. Percuma mengenakan bunga tinggi, jika rasio NPL naik.

Bagikan

Berita Terbaru

Biar Biaya Subscription Tak Bikin Dompet Jebol
| Minggu, 08 Februari 2026 | 10:00 WIB

Biar Biaya Subscription Tak Bikin Dompet Jebol

Meski kecil, biaya subscription rupanya bisa berdampak ke keuangan. Simak cara mengatasinya!        

Kinerja Obligasi Berisiko Volatil Jangka Pendek, Selektif Pilih Tenor SUN
| Minggu, 08 Februari 2026 | 09:00 WIB

Kinerja Obligasi Berisiko Volatil Jangka Pendek, Selektif Pilih Tenor SUN

Sikap Moody's Ratings mengubah prospek peringkat Pemerintah Indonesia, menambah sentimen negatif di pasar obligasi. Masih layak beli?

Susun Strategi Biar Botol Tak Mencemari Lingkungan
| Minggu, 08 Februari 2026 | 07:05 WIB

Susun Strategi Biar Botol Tak Mencemari Lingkungan

Kebijakan Bali yang membatasi ukuran botol AMDK menjadi ujian bagi industri, dan mendorong CLEO membuktikan komitmennya.

Laju Penjualan Sepeda Motor Listrik Tak Lagi Menderu
| Minggu, 08 Februari 2026 | 06:15 WIB

Laju Penjualan Sepeda Motor Listrik Tak Lagi Menderu

Kepastian absennya subsidi sepeda motor listrik membuat pasar bergerak tanpa insentif. Bagaimana strategi produsen?

 
Rupiah dalam Sepekan Tertekan Sentimen Domestik dan Global
| Minggu, 08 Februari 2026 | 06:10 WIB

Rupiah dalam Sepekan Tertekan Sentimen Domestik dan Global

Mengutip Bloomberg, rupiah di pasar spot melemah 0,20% secara harian ke Rp 16.876 per dolar AS. Dalam sepekan, rupiah melemah 0,53%. 

Tips Jordan Simanjuntak, CMO Triv untuk Investor Kripto Pemula
| Minggu, 08 Februari 2026 | 06:00 WIB

Tips Jordan Simanjuntak, CMO Triv untuk Investor Kripto Pemula

Perjalanan karier membawa Jordan Simanjuntak, Chief Marketing Officer Triv ini berinvestasi di aset kripto

Modal Jajanan Pasar: Rp3 Juta Hasilkan Omzet Menggiurkan!
| Minggu, 08 Februari 2026 | 05:15 WIB

Modal Jajanan Pasar: Rp3 Juta Hasilkan Omzet Menggiurkan!

Dengan harga terjangkau, cita rasa lokal, dan bisa dinikmati siapa saja, usaha jajanan pasar menawarkan peluang yang men

Menyoal Independensi BI
| Minggu, 08 Februari 2026 | 05:10 WIB

Menyoal Independensi BI

Dalam revisi UU P2SK, BI akan dibekali mandat tambahan; mendorong pertumbuhan ekonomi dan penciptaan lapangan pekerjaan.

IHSG Anjlok: Net Sell Asing Terjadi 3 Pekan Beruntun, SOHO & UNVR Malah Naik
| Sabtu, 07 Februari 2026 | 16:47 WIB

IHSG Anjlok: Net Sell Asing Terjadi 3 Pekan Beruntun, SOHO & UNVR Malah Naik

Pada periode 2-6 Februari 2026, IHSG tumbang 4,73% dan ditutup pada level 7.935,26. Pekan sebelumnya, IHSG telah turun 6,94%.

Anomali Pergerakan Saham BRIS, Diprediksi Nafasnya Kuat Hingga Tembus 3.000
| Sabtu, 07 Februari 2026 | 13:00 WIB

Anomali Pergerakan Saham BRIS, Diprediksi Nafasnya Kuat Hingga Tembus 3.000

Saham Bank Syariah Indonesia (BRIS) naik 5,78% dalam sepekan melebihi kinerja IHSG yang turun -4,47%, efek euforia pasca spin off dari BMRI.

INDEKS BERITA

Terpopuler