Campina Ice Cream Industry (CAMP) Memperkuat Pemasaran di 25 Kota

Jumat, 09 Agustus 2019 | 06:57 WIB
Campina Ice Cream Industry (CAMP) Memperkuat Pemasaran di 25 Kota
[]
Reporter: Agung Hidayat | Editor: Yuwono Triatmodjo

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Campina Ice Cream Industry Tbk tak memungkiri adanya persaingan bisnis es krim yang ketat di dalam negeri. Namun potensi pasar yang besar menjadi bekal optimisme mereka membesarkan usaha.

Campina berpegang pada data konsumsi es krim nasional yang saat ini sekitar 0,7-0,8 liter per kapita per tahun. Tingkat konsumsi ini di bawah Malaysia dan Singapura yakni masing-masing sebesar 2 liter dan 5 liter.

Campina menduga, konsumsi es krim nasional masih rendah lantaran sebaran penjualannya belum merata. Maka dari itu, mereka memacu jangkauan pemasaran dan distribusi di 25 kota.

Manjemen Campina mengklaim sebagai penguasa 20%-25% pangsa pasar es krim di dalam negeri. "Kami masuk sejumlah wilayah di pelosok Indonesia untuk dapat memenuhi target pemasaran," kata Sagita Melati, Sekretaris Perusahaan PT Campina Ice Cream Industry Tbk kepada KONTAN, Kamis (8/8).

Secara bersamaan, Campina menambah variasi produk. Perusahaan berkode saham CAMP di Bursa Efek Indonesia (BEI) ini mengandalkan operasional pabrik dengan kapasitas terpasang sebesar 30 juta liter per tahun.

Meskipun sudah berupaya memacu pemasaran, tampaknya Campina masih harus bekerja lebih keras. Selama semester I-2019, penjualan bersihnya memang masih tumbuh 3,09% year on year (yoy) menjadi Rp 503,48 miliar. Namun laba bersih setelah pajak turun 2,29% yoy menjadi Rp 31,75 miliar.

Hingga akir 2019, Campina berharap bisa membukukan  penjualan bersih sebesar Rp 1 triliun. Sambil jalan, mereka menggalakkan efisiensi demi memperbaiki kinerja bottom line. "Secara operasional dengan konsisten kami terapkan green office yang dapat menurunkan penggunaan energi," kata Sagita.

Bagikan

Berita Terbaru

Beban Membengkak, Laba Plaza Indonesia (PLIN) Tergerus 35,9%
| Sabtu, 14 Maret 2026 | 06:21 WIB

Beban Membengkak, Laba Plaza Indonesia (PLIN) Tergerus 35,9%

Sejumlah pos beban jadi penekan laba bersih PT Plaza Indonesia Realty Tbk (PLIN) di sepanjang tahun 2025. 

Bukalapak (BUKA) Membalikkan Rugi Jadi Laba Rp 3,14 Triliun Pada 2025
| Sabtu, 14 Maret 2026 | 06:15 WIB

Bukalapak (BUKA) Membalikkan Rugi Jadi Laba Rp 3,14 Triliun Pada 2025

Realisasi laba bersih BUKA ditopang pertumbuhan pendapatan bersih 45,96% secara tahunan atau year on year (YoY) jadi Rp 6,51 triliun pada 2025.

Menjaga Integritas Sistem Perbankan
| Sabtu, 14 Maret 2026 | 06:05 WIB

Menjaga Integritas Sistem Perbankan

Pertahanan sistem perbankan yang ada saat ini justru sudah ditentukan ketahanannya sebelum krisis tiba.​

Melemah 3,22% Dalam Sepekan, IHSG Terdampak Sentimen Perang AS-Iran
| Sabtu, 14 Maret 2026 | 06:05 WIB

Melemah 3,22% Dalam Sepekan, IHSG Terdampak Sentimen Perang AS-Iran

Tekanan terhadap Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dipicu meningkatnya ketegangan geopolitik di Timur Tengah.

Strategi Meracik Saham Jelang Libur Lebaran
| Sabtu, 14 Maret 2026 | 05:59 WIB

Strategi Meracik Saham Jelang Libur Lebaran

Tips meracik strategi investasi saham di tengah minimnya sentimen positif IHSG dan menjelang libur Lebaran.

Penghematan
| Sabtu, 14 Maret 2026 | 05:35 WIB

Penghematan

Ditengah potensi defisit anggaran yang makin melebar imbas konflik Timur Tengah, pemerintah membuka opsi untuk melakukan penghematan.

Meracik Saham Jelang Libur Lebaran
| Sabtu, 14 Maret 2026 | 05:31 WIB

Meracik Saham Jelang Libur Lebaran

Tips meracik strategi investasi saham di tengah minimnya sentimen positif IHSG dan menjelang libur Lebaran.

Setelah Denpasar, Zhejiang Menang Lelang WtE Bogor
| Sabtu, 14 Maret 2026 | 05:16 WIB

Setelah Denpasar, Zhejiang Menang Lelang WtE Bogor

Sebelumnya, Zhejiang Weiming Environment Protection Co., Ltd.juga memenangkan tender untuk fasilitas PSEL di Denpasar.

Gerakan Roda Ekonomi Melalui Pendidikan Vokasi
| Sabtu, 14 Maret 2026 | 05:12 WIB

Gerakan Roda Ekonomi Melalui Pendidikan Vokasi

Program ini turut memperkuat pasokan tenaga kerja terampil yang dibutuhkan industri, serta membuka peluang peningkatan pendapatan masyarakat

Terdorong Harga Komoditas, Penjualan Kendaraan Niaga Laris Manis
| Sabtu, 14 Maret 2026 | 05:07 WIB

Terdorong Harga Komoditas, Penjualan Kendaraan Niaga Laris Manis

Salah satu kendaraan yang mencuri perhatian adalah Suzuki Carry Pick-Up, yang mencatatkan penjualan mengesankan mencapai 6.554 unit,

INDEKS BERITA

Terpopuler