Cegah Perang Harga, Diskon Tarif Ojek Online Akan Diatur

Sabtu, 25 Mei 2019 | 08:48 WIB
Cegah Perang Harga, Diskon Tarif Ojek Online Akan Diatur
[]
Reporter: Lidya Yuniartha | Editor: Thomas Hadiwinata

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Aturan tentang tarif ojek online bakal kian lengkap. Kementerian Perhubungan (Kemhub) berniat mencantumkan aturan mengenai diskon tarif ojek online dalam revisi Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 12 Tahun 2019.

Ketentuan itu tak cuma untuk melindungi pengemudi, tapi juga biar perusahaan aplikasi tidak saling mematikan. Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan, Kemhub sudah melakukan kajian atas aturan diskon tarif ojek daring. Namun, kajian ini belum bisa rampung sebelum Lebaran. "(Selesai) dua sampai tiga minggu lagi, setelah lebaran," ujar dia, Jumat (24/5).

Yang terang, Budi menegaskan, pengaturan diskon tarif ojek daring untuk menghindari perang harga. Dengan begitu, baik pengemudi, pengguna, maupun perusahaan aplikasi ojek online sama-sama diuntungkan.

Budi menambahkan, dirinya sudah menerima hasil survei dari Badan Penelitian dan Pengembangan Kemhub serta sebuah lembaga survei independen terkait kebijakan tarif baru ojek daring. Menurut Budi, hasil jajak pendapat tersebut juga sudah masuk dalam tim kajian aturan diskon tarif. Tapi, ia masih merahasiakan isi hasil survei itu. "Yang harus digarisbawahi, kami mau harga itu seimbang, menguntungkan semua pihak," tegas Budi.

Bagikan

Berita Terbaru

Saham IRSX Anjlok 29% dalam Sepekan, Momentum Piala Dunia 2026 Gagal Jadi Penyelamat
| Minggu, 24 Mei 2026 | 09:05 WIB

Saham IRSX Anjlok 29% dalam Sepekan, Momentum Piala Dunia 2026 Gagal Jadi Penyelamat

TVRI menggandeng PT Folago Global Nusantara Tbk (IRSX) sebagai platform resmi layanan streaming digital melalui aplikasi FolaPlay.

Cara CIMB Niaga Memangkas Jejak Karbon Lewat Layanan di Gawai
| Minggu, 24 Mei 2026 | 06:15 WIB

Cara CIMB Niaga Memangkas Jejak Karbon Lewat Layanan di Gawai

PT Bank CIMB Niaga Tbk menjadikan digitalisasi layanan sebagai strategi menekan biaya operasional dan jejak karbon. 

Rencana Lama Pembatasan BBM Subsidi yang Tak Pernah Terlaksana, Hidup Lagi
| Minggu, 24 Mei 2026 | 06:10 WIB

Rencana Lama Pembatasan BBM Subsidi yang Tak Pernah Terlaksana, Hidup Lagi

Pemerintah berencana membatasi pembelian BBM subsidi Biosolar dan Pertalite berdasarkan jenis dan kapasitas mesin kendaraan. Tahapnya?

Taruhan Integritas
| Minggu, 24 Mei 2026 | 06:10 WIB

Taruhan Integritas

Tantangan terbesar BUMN baru ini, bukan pada regulasi yang mendukung, tapi lebih pada integritas dan kompetensi mereka yang akan menjalankannya.

Strategi Melepas Ketergantungan dari LPG Impor, dari CNG sampai DME
| Minggu, 24 Mei 2026 | 06:05 WIB

Strategi Melepas Ketergantungan dari LPG Impor, dari CNG sampai DME

Pemerintah berencana memanfaatkan CNG sebagai substitusi LPG. Selain itu, ada proyek jargas rumahtangga dan DME batubara. Mana lebih baik?​

Penting! Jangan FOMO Investasi Kripto, Pelajari Fundamentalnya
| Minggu, 24 Mei 2026 | 06:00 WIB

Penting! Jangan FOMO Investasi Kripto, Pelajari Fundamentalnya

Membeli aset secara rutin dengan strategi DCA bisa jadi kunci. Pahami cara mengelola risiko volatilitas dan potensi pertumbuhan jangka panjang

Lepas Landas Menuju Penerbangan Berkelanjutan
| Minggu, 24 Mei 2026 | 06:00 WIB

Lepas Landas Menuju Penerbangan Berkelanjutan

Indonesia memasuki babak baru pengembangan bahan bakar penerbangan berkelanjutan. Mulai 2027, mandatori implementasi pencampuran SAF 1%.

Imbas Kurs Naik, Harga Produk Elektronik Ikutan Melejit
| Minggu, 24 Mei 2026 | 05:50 WIB

Imbas Kurs Naik, Harga Produk Elektronik Ikutan Melejit

Kenaikan harga bahan baku impor dan pelemahan rupiah memaksa produsen elektronik menaikkan harga jual saagt daya beli melemah.

Metrodata Electronics (MTDL) Catat Lonjakan Penjualan Ponsel Infinix
| Minggu, 24 Mei 2026 | 05:20 WIB

Metrodata Electronics (MTDL) Catat Lonjakan Penjualan Ponsel Infinix

Tren penjualan positif ponsel itu terjadi karena, ponsel Infinix memiliki target pasar untuk kalangan menengah ke bawah.

Ketika Duka Menjadi Ladang Usaha
| Minggu, 24 Mei 2026 | 05:05 WIB

Ketika Duka Menjadi Ladang Usaha

Ketika kabar duka datang, layanan jasa kedukaan hadir membantu keluarga yang kemalangan. Usaha ini mampu melayani semua kalangan masyarakat.

 
INDEKS BERITA

Terpopuler