Daftar 10 Saham LQ45 dengan PER Terendah dan Tertinggi (18 Januari 2019)

Minggu, 20 Januari 2019 | 08:35 WIB
Daftar 10 Saham LQ45 dengan PER Terendah dan Tertinggi (18 Januari 2019)
[]
Reporter: Hasbi Maulana | Editor: Hasbi Maulana

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Berikut daftar 10 saham LQ45 dengan price earning ratio (PER) terendah dan terkecil pada 18 Januari 2019.

Secara umum ada anggapan bahwa semakin kecil PER saham, semakin murah saham itu dibanding saham-saham dalam sektor sejenis. Sebaliknya, semakin tinggi PER suatu saham, secara relatif semakin mahal pula saham tersebut dibanding saham lain dalam sektor yang sama.

Namun, tentu saja, masih banyak faktor lain yang patut diperhitungkan selain PER sebelum seorang investor mengambil keputusan investasi. 

10 Saham LQ45 dengan PER Terendah (18/1)
No. Kode Harga (17/1) Harga (18/1) PBV (kali) PER (kali)
1 SRIL 342 342 0,94 4,96
2 INDY 2.090 2.180 0,64 5,08
3 WSKT 2.040 2.070 1,04 5,66
4 INKP 12.650 12.300 1,22 6,55
5 ITMG 22.425 23.100 1,74 6,58
6 ADRO 1.460 1.485 0,74 7,62
7 UNTR 26.850 26.925 1,84 8,3
8 WSBP 394 394 1,39 8,76
9 LPPF 5.900 6.000 7,03 8,78
10 ELSA 370 366 0,82 9,15

 

10 Saham LQ45 dengan PER Tertinggi (18/1)
No. Kode Harga (17/1) Harga (18/1) PBV (kali) PER (Kali)
1 BKSL 121 120 0,65 120
2 INTP 18.500 18.800 3,06 83,93
3 UNVR 48.875 48.925 41,6 38,34
4 HMSP 3.790 3.730 13,81 33,6
5 BSDE 1.400 1.400 0,9 33,33
6 INCO 3.640 3.700 1,31 33,33
7 KLBF 1.610 1.615 5,19 31,67
8 BRPT 2.300 2.370 1,04 30
9 TPIA 5.550 5.450 3,64 27,95
10 BBCA 26.650 27.125 4,65 27,1

Sumber: RTI

Disclaimer: Informasi ini bukan dimaksudkan sebagai rekomendasi, melainkan bertujuan edukasi semata. Investasi/trading saham merupakan investasi berisiko yang menuntut keahlian analisis fundamental maupun teknikal. Segala risiko yang timbul berkaitan dengan penggunaan informasi ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab investor/trader sendiri.

Bagikan

Berita Terbaru

HRTA Membayar Loyalitas Para Pekerja dengan Debu Emas
| Minggu, 07 Juni 2026 | 06:15 WIB

HRTA Membayar Loyalitas Para Pekerja dengan Debu Emas

PT Hartadinata Abadi Tbk (HRTA) mengolah debu di pabrik yang mengandung emas untuk membiayai puluhan pekerja berangkat wisata religi.

 
Mencegah Bom Waktu
| Minggu, 07 Juni 2026 | 06:10 WIB

Mencegah Bom Waktu

Indonesia sempat terjebak dalam krisis multi dimensi pada akhir milenium lalu, satu dolar AS dihargai di rentang Rp 16.500-Rp 16.900.

Cuan Melukis Cantik dari Jasa Face Painting
| Minggu, 07 Juni 2026 | 06:10 WIB

Cuan Melukis Cantik dari Jasa Face Painting

Dari pesta ulang tahun hingga promosi produk, jasa lukis wajah bisa menjadi bisnis kreatif yang menghasilkan omzet menggiurkan.

 
 <
Kiat Minimarket Menghadapi Warung Madura dan KDMP
| Minggu, 07 Juni 2026 | 05:30 WIB

Kiat Minimarket Menghadapi Warung Madura dan KDMP

Gejolak ekonomi mulai memberi tekanan bagi pelaku bisnis minimarket. Simak bagaimana strategi peritel.

 
Tahun The Black Swan Bursa Saham Indonesia
| Minggu, 07 Juni 2026 | 05:25 WIB

Tahun The Black Swan Bursa Saham Indonesia

Walaupun angka kerugian di atas terlihat mengerikan, investor saham tetap perlu melihat horizon investasi jangka panjang.

Indonesia Kantongi Tarif Amerika 10%
| Sabtu, 06 Juni 2026 | 08:45 WIB

Indonesia Kantongi Tarif Amerika 10%

Indonesia memperoleh tarif perdagangan sebesar 10% untuk ekspor ke Amerika Serikat (AS) berdasarkan hasil investigasi Pasal 301 UU Perdagangan AS

Setoran Pajak Moncer, Alarm Tetap Menyala
| Sabtu, 06 Juni 2026 | 08:31 WIB

Setoran Pajak Moncer, Alarm Tetap Menyala

Kementerian Keuangan mencatat realisasi penerimaan pajak Januari-Mei sebesar Rp 834 triliun​        

Hobi Unik Bos Logisticsplus International (LOPI): Mencuci Mobil Sendiri Saat Weekend
| Sabtu, 06 Juni 2026 | 08:28 WIB

Hobi Unik Bos Logisticsplus International (LOPI): Mencuci Mobil Sendiri Saat Weekend

Presiden Komisaris LOPI Arfindi Batubara punya hobi tak terduga: mencuci mobil sendiri. Ada pesan penting dari ayahnya di balik kebiasaan ini.

Rupiah Anjlok dan Kemasan Mahal, Peritel Mengerek Harga Jual Produk
| Sabtu, 06 Juni 2026 | 08:26 WIB

Rupiah Anjlok dan Kemasan Mahal, Peritel Mengerek Harga Jual Produk

Tekanan biaya produksi ini memaksa pelaku industri pangan, UMKM, hingga peritel mengerek harga jual produk agar bisa bertahan.

Pemerintah Klaim Fiskal Aman, tapi Belum Mampu Redakan Kekhawatiran
| Sabtu, 06 Juni 2026 | 08:23 WIB

Pemerintah Klaim Fiskal Aman, tapi Belum Mampu Redakan Kekhawatiran

Realisasi anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN) per Mei 2026 mengalami defisit sebesar Rp 180,4 triliun

INDEKS BERITA