KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Dana kelolaan atawa asset under management (AUM) reksadana saham syariah offshore turun paling dalam dibandingkan jenis reksadana lain bila dihitung dari awal tahun hingga Agustus. Kinerja instrumen investasi yang menjadi aset dasar reksadana offshore tertekan sentimen negatif tapering off Amerika Serikat (AS).
Berdasarkan data Otoritas Jasa Keuangan (OJK) di Agustus, AUM reksadana saham syariah offshore turun 6,78% secara bulanan menjadi sebesar Rp 15,58 triliun. Sementara, AUM reksadana saham berbasis saham lokal sudah kembali tumbuh.
