Darmi Bersaudara (KAYU) Bakal Gelar Rights Issue untuk Mendanai Akuisisi

Rabu, 12 Januari 2022 | 04:35 WIB
Darmi Bersaudara (KAYU) Bakal Gelar Rights Issue untuk Mendanai Akuisisi
[]
Reporter: Kenia Intan | Editor: Avanty Nurdiana

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Darmi Bersaudara Tbk (KAYU) berencana menerbitkan sejumlah saham baru dengan mekanisme hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD) atau rights issue. Rencananya, aksi korporasi yang sudah memiliki pembeli siaga ini akan digelar sekitar April atau Mei 2022. 

"Dana rights issue ini rencananya digunakan untuk mengambil alih sebuah usaha bisnis EMKL (Ekspedisi Muatan Kapal Laut) di Surabaya," jelas Direktur Utama PT Darmi Bersaudara Tbk Nanang Sumartono Hadiwidjojo dalam keterangan resmi, Selasa (11/1). Emiten yang sahamnya masuk dalam notasi khusus ini membutuhkan dana Rp 15 miliar hingga 25 miliar untuk mengambil alih EMKL. 

Langkah strategis ini diperlukan sebagai solusi mengatasi kelangkaan kontainer dan menjaga stabilisasi biaya sewa freight. Asal tahu saja, sepanjang tahun 2021, terjadi peningkatan luar biasa atas harga sewa kontainer, yang dipicu oleh kelangkaan jumlah kontainer pada pelabuhan keberangkatan dan pelabuhan tujuan. Adapun biaya-biaya freight yang melambung tinggi juga membebani perseroan.

Baca Juga: Kontainer Langka, KAYU Masih Yakin Penuhi Target Tahun Ini

Nanang menjelaskan, kondisi ini mengganggu kinerja KAYU. Sebab, pasar utama ekspor menjadi tidak mudah diakses dan mengalami perlambatan kinerja. Dengan kata lain, KAYU kehilangan mayoritas penjualan. Kehilangan penjualan ini berdampak pada penurunan pendapatan yang cukup signifikan, walau sebenarnya aktual penjualan masih terjadi. 

Karenanya KAYU berharap, aksi korporasi HMETD yang ditujukan untuk pengambilalihan perusahaan EMKL ini bisa membantu perusahaan mempertahankan keberlangsungan usaha ke depan. Di tahun ini, KAYU menargetkan bisa mengirimkan sebanyak 450 kontainer produk. 

Baca Juga: Darmi Bersaudara (KAYU) Targetkan 450 Kontainer Terkirim di 2022

Bagikan

Berita Terbaru

NPL KPR Komersial Mulai Naik
| Jumat, 17 April 2026 | 04:15 WIB

NPL KPR Komersial Mulai Naik

NPL KPR non-subsidi melonjak awal 2026, mencapai 3,24% secara keseluruhan. Kombinasi suku bunga tinggi dan daya beli melemah jadi pemicu utama.

Warna-warni Prospek Bisnis Cat di Tahun Ini
| Jumat, 17 April 2026 | 04:10 WIB

Warna-warni Prospek Bisnis Cat di Tahun Ini

Perusahaan cat dan pelapis asal Norwegia, Jotun, telah meresmikan pabrik cat  terbaru di Cikarang dengan nilai investasi mencapai Rp 1 triliun.

Pebisnis Terimpit Harga Solardan Pelemahan Rupiah
| Jumat, 17 April 2026 | 04:00 WIB

Pebisnis Terimpit Harga Solardan Pelemahan Rupiah

Proyeksi beban tambahan bagi pelaku usaha bisa mencapai Rp 76,5 triliun per tahun jika konsumsi solar nasional kurang lebih 15 juta kl. 

Outlook Negatif Tekan Rating Global, Biaya Dana Bank Berpotensi Naik
| Jumat, 17 April 2026 | 04:00 WIB

Outlook Negatif Tekan Rating Global, Biaya Dana Bank Berpotensi Naik

Outlook negatif surat utang RI menekan bank. Biaya dana global naik, namun ada peluang besar bagi investor cerdas. 

Membedah Diversifikasi Bisnis PGEO ke Data Center dan Hidrogen
| Kamis, 16 April 2026 | 18:38 WIB

Membedah Diversifikasi Bisnis PGEO ke Data Center dan Hidrogen

PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGEO) mengumumkan rencana menambah lini bisnis ke hidrogen dan data center.

Menakar Nasib Investasi BUMN di Saham Emiten Pailit yang Bakal Delisting
| Kamis, 16 April 2026 | 17:42 WIB

Menakar Nasib Investasi BUMN di Saham Emiten Pailit yang Bakal Delisting

Dari sisi laporan keuangan, akan ada impairement yang signifikan karena perusahaan harus melakukan write-off atas nilai investasinya.

Kuota RKAB Disunat Pemerintah, INCO Kebut Revisi Demi Amankan Pasokan Smelter
| Kamis, 16 April 2026 | 09:46 WIB

Kuota RKAB Disunat Pemerintah, INCO Kebut Revisi Demi Amankan Pasokan Smelter

Kendati dibayangi pemangkasan kuota, para analis masih memandang positif prospek kinerja keuangan dan saham INCO.

Harga Timah Global Melesat, TINS Kebut Produksi dan Siap Eksekusi Proyek Tanah Jarang
| Kamis, 16 April 2026 | 09:25 WIB

Harga Timah Global Melesat, TINS Kebut Produksi dan Siap Eksekusi Proyek Tanah Jarang

TINS akan menyuplai bahan baku mineral tanah jarang dari Sisa Hasil Produksi timah ke fasilitas produksi bersama Perminas. 

Bidik Dana Rp 159,9 Miliar, Royaltama Mulia Kontraktorindo (RMKO) Gelar Rights Issue
| Kamis, 16 April 2026 | 08:57 WIB

Bidik Dana Rp 159,9 Miliar, Royaltama Mulia Kontraktorindo (RMKO) Gelar Rights Issue

Saham baru ini dipatok dengan harga Rp 350 per saham. Dus, dari rights issue, RMKO berpotensi meraup dana segar maksimal Rp 159,9 miliar.​

Berkah Blokade Hormuz, ADMR Siap Panen Cuan dari Smelter Aluminium Baru di Kaltara
| Kamis, 16 April 2026 | 08:55 WIB

Berkah Blokade Hormuz, ADMR Siap Panen Cuan dari Smelter Aluminium Baru di Kaltara

Letak geografis yang relatif aman dari zona konflik membuat ADMR dalam kondisi yang pas untuk menyuplai pasar Asia Timur.

INDEKS BERITA

Terpopuler