Davos 2026: Dunia sebagai Multiplex
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Davos 2026 tampil sebagai penanda berakhirnya ilusi lama globalisasi. Di tengah pertemuan para pemimpin dunia pada 19-23 Januari, World Economic Forum (WEF) justru menyampaikan pesan yang sunyi namun tegas: dunia tidak lagi diikat oleh satu tatanan, satu pusat otoritas, atau satu visi bersama. Tema A Spirit of Dialogue seperti penanda zaman -- bahwa dialog kini hadir bukan karena harmoni global, melainkan sebagai respons atas fragmentasi dunia yang tak bisa disangkal.
Sepanjang forum berlangsung, hampir semua diskusi -- baik soal geopolitik, ekonomi global, transisi energi, teknologi hingga keamanan -- berujung pada tidak ada lagi konsensus besar. Yang ada adalah perbedaan kepentingan yang dikelola agar tidak menjadi konflik terbuka. Dialog di Davos 2026 bukan jalan menuju harmoni global, melainkan mekanisme untuk bertahan di tengah great power politics yang semakin terbuka.
