DAZN Selangkah Lagi Mengakuisisi Pemegang Hak Siar Pertandingan Liga Premier

Kamis, 13 Januari 2022 | 13:03 WIB
DAZN Selangkah Lagi Mengakuisisi Pemegang Hak Siar Pertandingan Liga Premier
[]
Reporter: Sumber: Reuters | Editor: Thomas Hadiwinata

KONTAN.CO.ID - LOS ANGELES. Penyedia streaming olahraga, DAZN, selangkah lagi menuntaskan akuisisi BT Sport Inggris melalui transaksi bernilai sekitar US$ 800 juta. Pengambilalihan itu akan membuka akses DAZN ke hak siar pertandingan di Liga Premier Inggris dan Liga Champions UEFA, demikian penuturan empat sumber yang mengetahui masalah tersebut ke Reuters.

Setelah melakukan negosiasi yang berlarut-larut selama musim gugur lalu, kedua pihak diperkirakan mencapai kesepakatan paling cepat bulan ini, kata sumber tersebut. Namun, masih ada kemungkinan kesepakatan tersebut gagal tercapai, tambah mereka.

Perwakilan BT dan DAZN menolak berkomentar. Begitu pula Discovery INC, yang muncul sebagai pesaing DAZN pada bulan Desember lalu, ketika pembahasan antara BT dan DAZN terhenti.

Baca Juga: Twitter Akhirnya Dapat Diakses Lagi di Nigeria, Setelah 7 Bulan DIlarang

Discovery, yang memiliki jaringan olahraga di Eropa, Eurosport, menawarkan usul pembentukan perusahaan patungan dengan BT. Tawaran itu dipertimbangkan BT, konglomerasi telekomunikasi di Inggris, sebagai alternatif penjualan BT Sport, tutur sumber lain. Sunday Telegraph Inggris pertama kali melaporkan pembicaraan pembentukan usaha patungan itu.

BT dan Discovery masih dalam diskusi tentang rencana pembentukan joint venture, kendati tawaran dari DAZN tetap dibahas, menurut dua sumber lain.

Hambatan utama dari pembentukan usaha patungan itu adalah mengamankan kesepakatan dengan pemilik hak siar, serta dengan Comcast Corp's Sky dan Virgin Media, yang mendistribusikan program BT Sport di Irlandia dan Inggris, dua sumber mengatakan kepada Reuters.

Acara olahraga siaran langsung menarik banyak penonton. Penyedia TV berbayar serta layanan streaming bersedia membayar mahal untuk mendapatkan hak siar pertandingan. 

Baca Juga: Penjualan Mobil China Tahun 2021 Naik untuk Pertama Kalinya Sejak 2017

Di Amerika Serikat (AS), National Football League menandatangani kesepakatan hak dengan CBS, NBC, Fox, ESPN, dan Amazon secara kolektif senilai US$ 100 miliar selama 11 tahun ke depan.

Penyandang dana DAZN, investor miliarder Len Blavatnik, berusaha memanfaatkan popularitas siaran pertandingan olahraga yang awaet, dengan berupaya mendapatkan hak siar melalui layanan streaming ke seluruh dunia. DAZN sekarang memiliki 11 juta pelanggan, menurut satu orang yang mengetahui masalah tersebut.

BT Sport memiliki sekitar lima juta rumah tangga yang menonton siarannya, menurut Enders Analysis.

Penjualan akan menyuntikkan uang tunai ke BT Group, induk BT Sport, untuk membangun infrastruktur fiber broadband sekaligus jaringan seluler 5G yang membutuhkan investasi bernilai besar. Kesepakatan penjualan juga akan menghapus beban pembayaran hak menyiarkan pertandingan olahraga di masa depan dari bukunya. Seperti industri telekomunikasi di AS, BT berinvestasi besar-besaran, hingga miliaran pound, untuk menyiarkan pertandingan sepakbola, demi menarik dan mempertahankan pelanggan.

Tetapi para analis mengatakan kontribusi nilai BT Sport terhadap BT Group sulit untuk ditentukan. Dan beberapa investor menolak keras risiko membayar mahal untuk mempertahankan hak siar di masa mendatang. Situasi semacam ini yang menggiring BT Group untuk mempertimbangkan penjualan, menurut seorang sumber yang dekat dengan negosiasi.

Bagi DAZN, akuisisi BT Sport akan memperluas jangkauannya di Inggris dan Irlandia. Kendati, akuisisi itu akan membebani strategi ekspansinya di tingkat dunia. 

Pada tahun 2019, tahun terakhir di mana informasi tersedia, DAZN melaporkan kerugian setelah pajak sebesar $2,15 miliar, yang dikaitkan dengan investasi berkelanjutan di platformnya dan pengenalan layanan di pasar baru di Spanyol dan Brasil. Sekitar $ 1,7 miliar dari pengeluaran adalah untuk memperoleh hak olahraga, menurut keterbukaan informasi DAZN di Inggris.

Baca Juga: Omicron Ganggu Perekonomian Global

Seperti penyiar olahraga lainnya, DAZN dirugikan oleh pandemi, yang untuk sementara menghentikan kompetisi pada musim semi 2020. Access Industries, milik Blavatnik, turun tangan untuk memberikan lebih dari US$ 1 miliar dalam bentuk pinjaman dan investasi lain untuk mendanai operasi DAZN, menurut keterbukaan informasi. Perusahaan Blavatnik juga berjanji untuk memastikan DAZN dapat memenuhi komitmen keuangannya hingga Januari, merujuk ke keterbukaan informasi.

Kesepakatan dengan BT Sport dapat mengatur panggung untuk penawaran saham publik perdana melalui bursa London. Bloomberg melaporkan tahun lalu bahwa DAZN sedang mempertimbangkan IPO untuk menggalang dana, sebuah strategi yang dikonfirmasi oleh dua orang dalam ke Reuters.

IPO juga akan membuka jalan bagi Blavatnik untuk menikmati hasil dari investasinya di layanan streaming. Tahun lalu, Blavatnik menuai investasinya senilai US$ 3,3 miliar di Warner Music Group, setelah IPO label rekaman itu di tahun 2020 menghasilkan US$ 7,5 miliar.

Bagikan

Berita Terbaru

MSCI dan Perlunya Meninjau Ulang Resep Bursa Saham
| Senin, 19 Oktober 2026 | 10:30 WIB

MSCI dan Perlunya Meninjau Ulang Resep Bursa Saham

Reformasi berhasil bukan karena aturan semakin banyak, tetapi karena pasar Indonesia semakin transparan, likuid, adil, dan dipercaya.       

IHSG Anjlok 40,04% YtD, Terburuk di Dunia, Asing Net Sell Rp 88 Triliun
| Senin, 19 Oktober 2026 | 09:19 WIB

IHSG Anjlok 40,04% YtD, Terburuk di Dunia, Asing Net Sell Rp 88 Triliun

Kinerja Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menjadi yang terburuk di antara bursa saham global yang diperbandingkan BEI sepanjang 2026.

Tak Lagi Repot-Repot Urus Administrasi di Rumahsakit
| Senin, 19 Oktober 2026 | 09:07 WIB

Tak Lagi Repot-Repot Urus Administrasi di Rumahsakit

Platform kesehatan kini tidak hanya menawarkan layanan janji temu dengan dokter, tapi juga mendampingi pasien di rumahsakit.

Kenaikan Suku Bunga Acuan Semakin Dekat
| Senin, 19 Oktober 2026 | 08:41 WIB

Kenaikan Suku Bunga Acuan Semakin Dekat

Gejolak pasar keuangan meningkatkan risiko perubahan arah kebijakan suku bunga acuan                

Mengawali Pekan, MSCI Masih Menghantui Pasar, Simak Rekomendasi Saham Hari Ini
| Senin, 19 Oktober 2026 | 08:34 WIB

Mengawali Pekan, MSCI Masih Menghantui Pasar, Simak Rekomendasi Saham Hari Ini

Pada Senin (19/10), volatilitas IHSG diprediksi masih cukup tinggi, meskipun peluang technical rebound tetap terbuka.

CNGR Incar 80% Saham GNI, PACK Berpotensi Kecipratan Sentimen Positif
| Senin, 19 Oktober 2026 | 08:29 WIB

CNGR Incar 80% Saham GNI, PACK Berpotensi Kecipratan Sentimen Positif

CNGR Advanced Material adalah pemilik PT Abadi Nusantara Hijau Investama Tbk (PACK) via PT Eco Energi Perkasa.

Dua Tahun Prabowo: Janji Ekonomi Tak Mampu Selamatkan IHSG dari Krisis Kepercayaan
| Senin, 19 Oktober 2026 | 08:05 WIB

Dua Tahun Prabowo: Janji Ekonomi Tak Mampu Selamatkan IHSG dari Krisis Kepercayaan

Koreksi IHSG yang lebih dalam dibandingkan sejumlah pasar lain menunjukkan adanya persoalan domestik yang turut membebani pasar.

Kelangkaan BBM dan Pemadaman Listrik Jadi Alarm Bagi Tata Kelola Energi Nasional
| Senin, 19 Oktober 2026 | 07:44 WIB

Kelangkaan BBM dan Pemadaman Listrik Jadi Alarm Bagi Tata Kelola Energi Nasional

Sejumlah pihak mendesak Presiden untuk segera melakukan evaluasi menyeluruh agar blackout listrik dan kelangkaan BBM tidak terus berulang​

Menagih Janji Penegakan Hukum Pasar Modal di Tengah Ancaman Turun Kelas MSCI
| Senin, 19 Oktober 2026 | 07:39 WIB

Menagih Janji Penegakan Hukum Pasar Modal di Tengah Ancaman Turun Kelas MSCI

Dukungan terhadap pasar modal tidak cukup melalui pernyataan, tetapi harus terlihat dalam pelaksanaan reformasi dan kepastian regulasi.

ITMG Bentuk Anak Usaha di Bisnis Mineral, Investor Perlu Cermati Realisasi Eksekusi
| Senin, 19 Oktober 2026 | 07:27 WIB

ITMG Bentuk Anak Usaha di Bisnis Mineral, Investor Perlu Cermati Realisasi Eksekusi

Proyek tambang atau pengolahan mineral umumnya butuh waktu bertahun-tahun (eksplorasi, perizinan, konstruksi) sebelum menghasilkan arus kas.

INDEKS BERITA

Terpopuler