Defisit dan Ego

Senin, 09 Maret 2026 | 03:08 WIB
Defisit dan Ego
[ILUSTRASI. Tedy Gumilar (KONTAN/Indra Surya)]
Tedy Gumilar | Senior Editor

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Hanya dalam kurun waktu satu bulan, postur Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2026 menunjukkan gejala sakit parah. Per Februari 2026, defisit anggaran mencapai Rp 135,7 triliun, melompat dari posisi defisit per Januari 2026 yang Rp 54,6 triliun. 

Defisit yang sedemikian besar lantaran pasak negara ini memang jauh lebih besar ketimbang tiangnya. Betul, pendapatan negara tumbuh 12,8% YoY jadi Rp 358 triliun. Tapi pada saat yang sama, pos belanja menggelembung 41,9% YoY jadi Rp 493,8 triliun.

Repotnya, ke depan, target defisit tahunan APBN 2026 yang dipatok di Rp 638 triliun atau 2,48% dari PDB terasa seperti ilusi. Perang Iran versus AS-Israel bikin harga minyak mendidih. Akhir pekan lalu, 6 Maret 2026, harga minyak mentah Brent sempat mencapai US$ 91,89 per barel. Ini adalah level tertinggi sejak April 2024. 

Sebelum duo agresor AS-Israel menyerang Iran pada 28 Februari 2026, harga Brent masih di kisaran US$ 72,50 per barel. Level itu pun sebetulnya sudah di atas perkiraan pemerintah yang mengasumsikan harga minyak di APBN 2026 di US$ 70 per barel.

Simulasi yang dibikin Kementerian Keuangan menunjukkan, jika harga minyak rata-rata bertahan di US$ 92 per barel selama setahun, defisit bisa jebol hingga 3,6%. Ini sudah jauh di atas batas aman defisit yang ditetapkan 3% dari PDB.

Keuangan negara memang gampang goyang oleh fluktuasi harga minyak. Sensitivitasnya, setiap kenaikan harga minyak satu dolar AS berarti tambahan beban belanja subsidi dan kompensasi energi sebesar Rp 10,3 triliun.

Solusi tanpa harus menambah beban masyarakat dan dunia usaha sebetulnya ada di depan mata: pangkas anggaran program Makan Bergizi Gratis! Rezim Prabowo Subianto menyetel nilai anggaran MBG di APBN 2026 sebesar Rp 335 triliun, setara dengan membakar uang Rp 1,2 triliun setiap harinya.

Misalnya, jika distribusi MBG dihentikan selama bulan Ramadan saja, negara bisa berhemat setidaknya Rp 31,2 triliun. Puluhan triliun rupiah lagi bisa diselamatkan kalau MBG ditiadakan saat libur sekolah. 

Tapi usulan solusi ini pun tampaknya juga cuma ilusi. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memang bilang akan membuka opsi pemangkasan anggaran MBG. Tapi itu pun lebih ke belanja pendukung semisal pembelian motor dan komputer untuk SPPG. 

Remeh-temeh aja, yang penting ego penguasa tak disunat!

Bagikan
Topik Terkait

Berita Terkait

Berita Terbaru

Jelang Berakhirnya Gencatan Senjata AS-Iran, Ini Saham Migas yang Layak Dicermati
| Selasa, 21 April 2026 | 15:50 WIB

Jelang Berakhirnya Gencatan Senjata AS-Iran, Ini Saham Migas yang Layak Dicermati

Berakhirnya gencatan senjata antara AS dan Iran pada 22 April 2026 berpotensi menjadi game changer arah sektoral di pasar saham.

Asing Kabur Terus dari Pasar Saham, Mampukah Likuiditas Domestik Menyelamatkan IHSG?
| Selasa, 21 April 2026 | 09:35 WIB

Asing Kabur Terus dari Pasar Saham, Mampukah Likuiditas Domestik Menyelamatkan IHSG?

IHSG Belum berpijak pada fondasi yang kokoh, melainkan masih rentan karena sekadar bergantung pada perputaran likuiditas yang tersisa.

Menyelisik Jejak Pengendali Baru BIKE, Dimiliki Mantan Bendahara Umum Partai Demokrat
| Selasa, 21 April 2026 | 08:31 WIB

Menyelisik Jejak Pengendali Baru BIKE, Dimiliki Mantan Bendahara Umum Partai Demokrat

Pemegang saham mayoritas PT Sepeda Bersama Indonesia Tbk (BIKE) punya track record buruk di saham MENN.

Pendapatan Turun dan Rugi Bengkak Rp 5,4 T, Anak Usaha ADHI Kini Hadapi Gugatan PKPU!
| Selasa, 21 April 2026 | 08:05 WIB

Pendapatan Turun dan Rugi Bengkak Rp 5,4 T, Anak Usaha ADHI Kini Hadapi Gugatan PKPU!

Jerat PKPU yang membelit anak usaha ADHI merupakan manifestasi dari tekanan likuiditas sistemik yang menghantui BUMN Karya.

Indointernet (EDGE) Go Private, Pengendali Tawarkan Tender Sukarela
| Selasa, 21 April 2026 | 07:43 WIB

Indointernet (EDGE) Go Private, Pengendali Tawarkan Tender Sukarela

Harga penawaran tender sukarela Rp 11.500 per saham. Nilai ini mencerminkan premi 141,2%, di atas rata-rata harga tertinggi selama 90 hari.

Kantongi Restu RUPS, Wahana Interfood (COCO) Bakal Menggelar Rights Issue
| Selasa, 21 April 2026 | 07:38 WIB

Kantongi Restu RUPS, Wahana Interfood (COCO) Bakal Menggelar Rights Issue

Aksi rights issue akan digelar COCO usai mengantongi persetujuan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) pada Jumat, (17/4).​

Eksekusi Proyek Pembangkit, Kinerja PGEO bisa Terungkit
| Selasa, 21 April 2026 | 07:32 WIB

Eksekusi Proyek Pembangkit, Kinerja PGEO bisa Terungkit

PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGEO) mulai mengeksekusi Proyek Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) Lumut Balai Unit 4.

Tahun 2025, Kinerja Emiten Jasa Konstruksi Bervariasi
| Selasa, 21 April 2026 | 07:26 WIB

Tahun 2025, Kinerja Emiten Jasa Konstruksi Bervariasi

Jika ditelisik, kinerja emiten konstruksi swasta, baik dari sisi top line maupun bottom line lebih unggul dibandingkan emiten BUMN karya.

Ketika BEI Butuh Penyedia Likuiditas Agar Bursa Berkualitas
| Selasa, 21 April 2026 | 07:06 WIB

Ketika BEI Butuh Penyedia Likuiditas Agar Bursa Berkualitas

BEI mengklaim, liquidity provider dapat meningkatkan kualitas perdagangan melalui penyempitan bid-ask spread.

 Menakar Plus Minus Bila OJK Didanai APBN
| Selasa, 21 April 2026 | 07:05 WIB

Menakar Plus Minus Bila OJK Didanai APBN

​Wacana pendanaan OJK dari APBN menggantikan iuran industri menuai sorotan, dinilai berisiko memicu intervensi politik 

INDEKS BERITA

Terpopuler