Demi Terlepas dari Label Kesulitan Keuangan PN17, AirAsia Digabung Dengan AirAsia X

Selasa, 29 November 2022 | 18:07 WIB
Demi Terlepas dari Label Kesulitan Keuangan PN17, AirAsia Digabung Dengan AirAsia X
[ILUSTRASI. CEO Tony Fernandes mengatakan penggabungan AirAsia dan AirAsia X sebagai bagian dari restrukturisasi Capital A yang dirancang untuk melepaskan statusnya sebagai perusahaan yang mengalami kesulitan keuangan. REUTERS/Hasnoor Hussain]
Reporter: Sumber: Reuters | Editor: Anastasia Lilin Yuliantina

KONTAN.CO.ID - Capital A Malaysia akan menggabungkan bisnis maskapai murah AirAsia dengan cabang penerbangan jarak jauh AirAsia X. CEO Tony Fernandes mengatakan langkah itu sebagai bagian dari restrukturisasi perusahaan yang dirancang untuk melepaskan statusnya sebagai perusahaan yang mengalami kesulitan keuangan.

Capital A yang dipimpin oleh Fernandes, akan mempertahankan bisnis digital, logistik dan layanan penerbangan. Sementara AirAsia X akan berganti nama menjadi AirAsia Aviation dan dipimpin oleh eksekutif lama Bo Lingam di bawah rencana tersebut. Capital A berharap dapat mengajukan persetujuan ke Bursa Malaysia Securities pada Bulan Februari.

Ini Artikel Spesial
Agar bisa lanjut membaca sampai tuntas artikel ini, pastikan Anda sudah berlangganan.
Sudah Berlangganan?
Berlangganan dengan Google
Gratis uji coba 7 hari pertama dan gunakan akun Google sebagai metode pembayaran.
Business Insight
Artikel pilihan editor Kontan yang menyajikan analisis mendalam, didukung data dan investigasi.
Kontan Digital Premium Access
Paket bundling Kontan berisi Business Insight, e-paper harian dan tabloid serta arsip e-paper selama 30 hari.
Masuk untuk Melanjutkan Proses Berlangganan
Bagikan

Berita Terbaru

Dapen Harus Lebih Cermat Atur Likuiditas
| Senin, 06 Juli 2026 | 05:35 WIB

Dapen Harus Lebih Cermat Atur Likuiditas

MK mengabulkan permohonan uji materi yang membuka ruang bagi peserta untuk mencairkan manfaat pensiun secara sekaligus.

Bersihkan BUMN, Hemat Rp 50 Triliun
| Senin, 06 Juli 2026 | 05:30 WIB

Bersihkan BUMN, Hemat Rp 50 Triliun

Efisiensi terbesar yang dilakukan oleh Danantara adalah dari pemangkasan transaksi berlapis alias layering transaction.

Koperasi Sawit Bisa Mengelola Lahan Milik Agrinas Palma
| Senin, 06 Juli 2026 | 05:20 WIB

Koperasi Sawit Bisa Mengelola Lahan Milik Agrinas Palma

Kementerian Koperasi (Kemenkop) menggandeng PT Agrinas Palma Nusantara untuk membangun ekosistem perkebunan sawit berbasis koperasi. 

Sudah 40% Proyek Listrik Masuk Tahap Eksekusi
| Senin, 06 Juli 2026 | 05:15 WIB

Sudah 40% Proyek Listrik Masuk Tahap Eksekusi

PLN tengah memacu proyek listrik untuk bisa mengejar target Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL).

Saham Energi Belum Mampu Unjuk Gigi
| Senin, 06 Juli 2026 | 05:07 WIB

Saham Energi Belum Mampu Unjuk Gigi

Risiko volatilitas saham energi diprediksi masih tinggi. Namun, peluang pemulihan selektif terbuka. Cek insisaham yang direkomendasikan analis.

Gelombang PHK Kembali Mengintai
| Senin, 06 Juli 2026 | 05:05 WIB

Gelombang PHK Kembali Mengintai

Kabar pemutusan hubungan kerja alias PHK yang kali ini terjadi pada Tokopedia kembali mencemaskan pasar tenaga kerja.

Dorong Pendapatan Berulang, AKRA Tekuni Bisnis LNG
| Senin, 06 Juli 2026 | 05:03 WIB

Dorong Pendapatan Berulang, AKRA Tekuni Bisnis LNG

Fasilitas FSRU LNG senilai US$ 319 juta akan memperkuat ekosistem JIIPE. Ketahui bagaimana AKRA mengamankan pertumbuhan jangka panjang.

IHSG Berpeluang Membaik, Simak Saham Blue Chip Pilihan di Semester Kedua
| Senin, 06 Juli 2026 | 05:01 WIB

IHSG Berpeluang Membaik, Simak Saham Blue Chip Pilihan di Semester Kedua

Di tengah tekanan pasar, saham bank dan komoditas diprediksi jadi motor penggerak. Pahami alasan dan saham pilihannya

IHSG Senin (6/7) Berpotensi Menguat Terbatas, Simak Sentimennya
| Senin, 06 Juli 2026 | 04:56 WIB

IHSG Senin (6/7) Berpotensi Menguat Terbatas, Simak Sentimennya

IHSG berpeluang naik awal pekan ini, namun analis peringatkan ruang terbatas. Sentimen global dan domestik membaik, tapi asing belum masuk.

Quo Vadis Pusat Finansial Internasional RI?
| Senin, 06 Juli 2026 | 04:36 WIB

Quo Vadis Pusat Finansial Internasional RI?

Pusat Finansial Internasional Indonesia (PFII) tidak boleh menjadi tempat hukum Indonesia disisihkan agar modal global merasa nyaman.

INDEKS BERITA

Terpopuler