Depresiasi Rupiah dan Menyusutnya Cadangan Devisa, Sinyal Lampu Kuning Ekonomi RI
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Tekanan yang dialami rupiah membuat Bank Indonesia (BI) turun tangan melakukan intervensi di pasar. Namun, ruang intervensi tersebut mulai diuji seiring terkikisnya cadangan devisa dan melemahnya sumber pasokan dolar Amerika Serikat (AS) dari dalam negeri.
Lihat saja cadangan devisa Indonesia turun US$ 3,7 miliar secara bulanan menjadi US$ 148,2 miliar pada Maret 2026. Secara kuartalan (QoQ), penurunan mencapai US$ 8,3 miliar. Ini merupakan penurunan kuartalan terbesar dalam sejarah, melampaui penurunan selama pandemi Covid-19 (-US$ 8,2 miliar QoQ pada kuartal I-2020).
