Di 2023, Multifinance Tersisa 147 Perusahaan

Kamis, 21 Maret 2024 | 03:20 WIB
Di 2023, Multifinance Tersisa 147 Perusahaan
[ILUSTRASI. Pembiayaan Multiguna: Pelanggan memindai kode dari perusahaan pembiayaan di sebuah supermarket di Depok, JAwa Barat, Selasa (19/3/2024). OJK mencatat sebagian besar dari kegiatan usaha perusahaan pembiayaan atau multifinance ditujukan untuk pembiayaan multiguna dengan persentase mencapai 52,08%. KONTAN/Baihaki/19/3/2024]
Reporter: Ferry Saputra | Editor: Avanty Nurdiana

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat jumlah perusahaan pembiayaan menurun signifikan. Jika di tahun 2016, jumlah perusahaan pembiayaan sebanyak 200 perusahaan, pada Desember 2023, jumlah perusahaan pembiayaan tersisa 147 perusahaan. 

OJK memaparkan penurunan tersebut terjadi karena perusahaan pembiayaan yang dikenakan sanksi berupa pencabutan izin usaha bertambah. Sepanjang 2017 sampai 2023, OJK mencatat terdapat 46 perusahaan pembiayaan mendapat sanksi pencabutan izin usaha. 

Baca Juga: WOM Finance Targetkan Total Aset Tumbuh 12% Tahun Ini

Penyebabnya beragam, seperti hasil dari tindak lanjut pemeriksaan yang dilakukan OJK, pengembalian izin usaha karena tidak lagi beroperasi sebagai perusahaan pembiayaan, serta dampak dari merger. 

OJK menyebut pencabutan izin usaha juga dikenakan pada multifinance yang tidak mematuhi ketentuan permodalan. Per Desember 2023, ada enam multifinance yang masih belum memenuhi ketentuan ekuitas minimum.

Bagikan

Berita Terbaru

TOTL Sebar Dividen Interim Tahun 2026 Sebesar Rp 136,4 Miliar
| Sabtu, 07 November 2026 | 08:17 WIB

TOTL Sebar Dividen Interim Tahun 2026 Sebesar Rp 136,4 Miliar

Dasar pembagian dividen data keuangan per 30 September 2026. Di periode ini, TOTL mengantongi pendapatan usaha Rp 3,51 triliun, naik 26,10% YoY. ​

Penjualan Melejit Tiga Digit, AMMN Membalikkan Kerugian Menjadi Laba
| Sabtu, 07 November 2026 | 08:13 WIB

Penjualan Melejit Tiga Digit, AMMN Membalikkan Kerugian Menjadi Laba

Di periode Januari-September 2026, AMMN mencetak laba bersih sebesar US$ 880 juta, berbalik dari rugi US$175 juta di per September 2025.​

Kinerja Emiten Kawasan Industri Masih Bertaji
| Sabtu, 07 November 2026 | 08:08 WIB

Kinerja Emiten Kawasan Industri Masih Bertaji

Pertumbuhan kinerja emiten kawasan industri di sepanjang sembilan bulan tahun 2026 ditopang penjualan lahan ke sektor data center.

PT Timah (TINS) Mendulang Laba Bersih Lebih Banyak
| Sabtu, 07 November 2026 | 06:46 WIB

PT Timah (TINS) Mendulang Laba Bersih Lebih Banyak

Laba periode berjalan yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk atau laba bersih TINS mencapai Rp 4,12 triliun, meroket 584% secara tahunan.

Pilihan SBN Ritel Terbaru untuk Dana Dingin di Akhir Tahun
| Sabtu, 07 November 2026 | 06:30 WIB

Pilihan SBN Ritel Terbaru untuk Dana Dingin di Akhir Tahun

ST017 menawarkan kupon 6,95% untuk tenor dua tahun dan kupon 7,05% untuk tenor empat tahun di akhir tahun ini. 

Pergerakan Rupiah Sepekan Ini Tertopang Data PDB
| Sabtu, 07 November 2026 | 06:15 WIB

Pergerakan Rupiah Sepekan Ini Tertopang Data PDB

Rupiah di pasar spot tutup di level Rp 18.089 per dolar AS pada Jumat (6/11), turun tipis 0,04% secara harian, namun menguat 0,32% dalam sepekan

Jebakan Free Float
| Sabtu, 07 November 2026 | 06:10 WIB

Jebakan Free Float

Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI), per Oktober 2026 ada 328 emiten belum memenuhi ketentuan minimum free float 15%.

Obligasi ESG Tembus Rp 89,46 T, BEI Luncurkan Indeks Baru
| Sabtu, 07 November 2026 | 06:00 WIB

Obligasi ESG Tembus Rp 89,46 T, BEI Luncurkan Indeks Baru

 Ini adalah indeks  acuan bagi investor dalam memantau kinerja obligasi dan sukuk berwawasan lingkungan, sosial, dan ESG di pasar modal domestik. 

Sengatan MSCI Mengaburkan Fundamental Ekonomi
| Sabtu, 07 November 2026 | 05:30 WIB

Sengatan MSCI Mengaburkan Fundamental Ekonomi

Harga saham sering disebut indikator pendahulu ekonomi, ini mencerminkan perkiraan investor terhadap laba, suku bunga, inflasi, dan pertumbuhan.

Libur Nataru Jadi Ladang Premi Asuransi
| Sabtu, 07 November 2026 | 05:30 WIB

Libur Nataru Jadi Ladang Premi Asuransi

Momentum libur Natal dan tahun baru membuka peluang bagi industri asuransi perjalanan.                

INDEKS BERITA

Terpopuler