Didorong Vaksin Booster, Bisnis Rantai Dingin Berpotensi Tumbuh 25% Tahun Ini

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Proses distribusi vaksinasi korona (Covid-19) turut mendongkrak permintaan layaran rantai dingin atau cold chain di segmen industri farmasi. Tak ayal, bisnis cold chain memiliki prospek yang masih cerah.
Ketua Umum Asosiasi Rantai Pendingin Indonesia (ARPI) Hasanuddin Yasni mengungkapkan, prospek bisnis rantai dingin yang memasuki tahun ketiga pandemi Covid-19 terus meningkat walaupun sempat tertahan di tahun 2020 lalu.
Ini Artikel Spesial
Agar bisa lanjut membaca sampai tuntas artikel ini, pastikan Anda sudah berlangganan.
Sudah berlangganan? MasukBerlangganan dengan Google
Gratis uji coba 7 hari pertama. Anda dapat menggunakan akun Google sebagai metode pembayaran.
Kontan Digital Premium Access
Business Insight, Epaper Harian + Tabloid, Arsip Epaper 30 Hari
Rp 120.000
Business Insight
Hanya dengan 20rb/bulan Anda bisa mendapatkan berita serta analisis ekonomi bisnis dan investasi pilihan