Digeser Jepang, China bukan lagi negara pemegang US treasury terbesar di dunia

Jumat, 16 Agustus 2019 | 10:04 WIB
Digeser Jepang, China bukan lagi negara pemegang US treasury terbesar di dunia
[ILUSTRASI. Bendera China dan Amerika Serikat]
Reporter: Tedy Gumilar | Editor: Tedy Gumilar

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Setelah lama bercokol sebagai pemegang US treasury terbesar, posisi China kini digeser oleh Jepang.

Jepang terakhir kali memegang status sebagai pemegang surat utang pemerintah Amerika Serikat (AS) pada Mei 2017. 

Posisinya kemudian digantikan oleh China hingga dua tahun tanpa tergoyahkan.

Perang dagang dengan AS yang belum berkesudahan, mendorong China untuk berangsur-angsur melepas kepemilikannya di surat utang pemerintah AS.

Kepemilikan US treasury yang dominan disebut-sebut sebagai senjata paling ampuh yang dimiliki China dalam menghadapi perang dagang dengan AS.

Baca Juga: Devaluasi Yuan Bukan Satu-satunya Senjata China Melawan Trump

Nah, data terbaru Kementerian Keuangan AS menunjukkan, per Juni 2019, Jepang menjadi pemegang US treasury sebanyak US$ 1,12 triliun.

Jepang menambah portofolio US treasury sebanyak US$ 21,9 miliar dibanding posisi bulan sebelumnya.

Sementara China ada di posisi kedua dengan kepemilikan sebanyak US$ 1,11 triliun.

Yang menarik, meski posisi China melorot, sejatinya negara itu telah menambah kepemilikan US treasury sekitar US 10,01 miliar dibanding bulan Mei 2019.

Secara keseluruhan, US treasury yang dipegang negara asing per Juni 2019 mencapai sekitar US$ 6,64 triliun. 

Bagikan

Berita Terbaru

TOWR Memacu Ekspansi Bisnis Infrastruktur Digital
| Rabu, 09 September 2026 | 08:02 WIB

TOWR Memacu Ekspansi Bisnis Infrastruktur Digital

TOWR akan mengembangkan bisnis menara, jaringan fiber optik, konektivitas, energi hingga layanan terkelola.

IHSG Berpeluang Melanjutkan Tren Positif
| Rabu, 09 September 2026 | 08:00 WIB

IHSG Berpeluang Melanjutkan Tren Positif

Pasar mencermati arah kebijakan moneter The Fed, inflasi Amerika Serikat (AS), pergerakan imbal hasil US Treasury, serta kenaikan harga minyak

Lautan Luas (LTLS) Mencari Mesin Pertumbuhan Baru
| Rabu, 09 September 2026 | 07:54 WIB

Lautan Luas (LTLS) Mencari Mesin Pertumbuhan Baru

Strategi PT Lautan Luas Tbk (LTLS) memperkuat bisnis kimia dan merancang pertumbuhan baru dari lini farmasi.

Saham BUMI Rally 17,7% di Awal September, Analis Wanti-Wanti Risiko Koreksi
| Rabu, 09 September 2026 | 07:38 WIB

Saham BUMI Rally 17,7% di Awal September, Analis Wanti-Wanti Risiko Koreksi

Kombinasi bisnis pertambangan emas hasil akuisisi dan segmen batubara menjadi penopang prospek PT Bumi Resources Tbk (BUMI).

Ekonomi Masih Tak Pasti, Emiten Kakap Tahan Ekspansi
| Rabu, 09 September 2026 | 07:31 WIB

Ekonomi Masih Tak Pasti, Emiten Kakap Tahan Ekspansi

Kondisi ekonomi yang masih lesu menyebabkan emiten masih menahan belanja modal atau capital expenditure (capex).​

Cari Pendanaan, MBMA Disebut Bakal Masuk ke Bursa Hong Kong
| Rabu, 09 September 2026 | 07:23 WIB

Cari Pendanaan, MBMA Disebut Bakal Masuk ke Bursa Hong Kong

Jika rencana ini terealisasi, MBMA akan menyusul sejumlah perusahaan tambang asal Indonesia lain yang mulai melirik pasar modal Hong Kong.

RAJA Tuntaskan Akuisisi Saham Layar Nusantara Gas
| Rabu, 09 September 2026 | 07:18 WIB

RAJA Tuntaskan Akuisisi Saham Layar Nusantara Gas

Transaksi ini didasarkan pada penandatanganan Akta Jual Beli Saham dengan Genting LNG Pte. Ltd yang telah dilakukan pada 29 April 2026.​

Saham TINS Diprediksi Lanjut Menguat, Ini Katalis dan Target Harganya
| Rabu, 09 September 2026 | 07:18 WIB

Saham TINS Diprediksi Lanjut Menguat, Ini Katalis dan Target Harganya

Harga timah masih bertahan di level tinggi sampai saat ini karena kombinasi faktor pasokan dan permintaan.

PSAB Mulai Rajin Bagi Dividen, Sudah Layak Jadi Dividend Stock?
| Rabu, 09 September 2026 | 07:16 WIB

PSAB Mulai Rajin Bagi Dividen, Sudah Layak Jadi Dividend Stock?

Setelah hampir 17 tahun tak membagikan dividen tunai, PSAB terpantau telah dua kali membagikan dividen dalam waktu setahun.

Geliat Data Center Memacu Bisnis Emiten EBT
| Rabu, 09 September 2026 | 07:13 WIB

Geliat Data Center Memacu Bisnis Emiten EBT

Emiten di sektor energi baru dan terbarukan (EBT) membidik permintaan baru dari industri data center.

INDEKS BERITA

Terpopuler